Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 16 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun

Kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan picu kerugian ekonomi nasional tiap tahun.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati22 November 2025 Nasional
Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun
Evakuasi jenazah korban longsor Cibeunying, Cilacap, hari kesembilan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bogor – “Rp22 triliun lenyap setiap tahun karena bencana alam.” Kalimat itu dilontarkan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, sebagai peringatan keras atas dampak nyata yang ditimbulkan oleh bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Angka kerugian tersebut diungkapkan saat kegiatan penanaman pohon di kawasan Eiger Adventure Land, Puncak, Kabupaten Bogor, pada Jumat (21/11). Menurut Medrilzam, kerusakan akibat tanah longsor, banjir, angin kencang, dan puting beliung menyumbang beban berat terhadap perekonomian nasional, infrastruktur, serta kehidupan sosial masyarakat.

“Kerugiannya fantastis, ada Rp22 triliun per tahun. Ini bukan angka kecil. Dampaknya sangat luas,” ujarnya dalam kegiatan yang juga digelar untuk memperingati Hari Pohon Sedunia.

Ia menyebutkan, tanah longsor menjadi jenis bencana paling sering terjadi, mencapai hampir 34 persen dari total bencana di Indonesia. Disusul puting beliung (32 persen), angin kencang (12 persen), dan banjir (10 persen).

Baca Juga:
  • Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026
  • Optimalkan Distribusi Kuota Haji Tambahan untuk Mengurangi Antrian
  • Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai, Target Jangkau 15 Juta Penerima
  • Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Menurut Medrilzam, maraknya bencana tak lepas dari kerusakan ekosistem dan alih fungsi lahan yang merajalela. Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, sekitar 12,3 juta hektar lahan di Indonesia dalam kondisi kritis. Sebanyak 811 ribu hektar di antaranya berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.

“Kita ini sedang berdiri di elevasi 930 meter, sedangkan Jakarta berada di permukaan laut. Kalau air dari atas ini tidak dikelola, potensi bencana di bawah sangat tinggi,” ungkapnya lagi.

Langkah mitigasi bencana dilakukan dengan menanam pohon di kawasan hulu DAS Ciliwung yang kini semakin terdegradasi akibat peralihan fungsi dari hutan dan kebun teh menjadi kawasan wisata. Eiger Adventure Land dipilih sebagai titik sentral kegiatan karena posisinya yang strategis sebagai penyokong ekologi untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyambut baik kegiatan ini, mengingat banjir dan longsor telah menjadi masalah rutin di Kabupaten Bogor. Ia mengatakan, penanaman pohon juga dilakukan di sembilan lokasi lain seperti Giri Pangrango, Pancawati, dan Sukaraja sebagai bagian dari penanganan banjir.

Artikel Terkait:
  • Pertunjukan Seni dan Budaya Kalimantan Timur Memukau Delegasi OIC-CA 2023
  • Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film
  • Mirati Dewaningsih Soroti Perlunya Kesetaraan Akses Pendidikan
  • 4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

Direktur Utama Eiger Adventure Land, Imanuel Wirajaya, menambahkan bahwa kawasan ini tengah diubah menjadi ekowisata berbasis restorasi alam.

“Kami ingin EAL menjadi contoh bahwa konservasi bisa berdampingan dengan pariwisata dan edukasi,” ucapnya. Ia berharap kolaborasi lintas sektor mampu mengembalikan keseimbangan ekologi dan memberi kontribusi nyata bagi upaya mitigasi bencana.

Mitigasi melalui penghijauan ini menjadi langkah konkret yang harus diikuti oleh daerah lain, mengingat dampak kerusakan lingkungan telah merambah ke sendi-sendi ekonomi dan sosial masyarakat secara luas.

Jangan Lewatkan:
  • Inovasi Tampilan Baru dan Dampaknya di Google Indonesia
  • Apmalis 2023, AJI Kediri ‘Buka Gerbang’ Jurnalistik Masa Depan
  • Investasi Swasta IKN Kalimantan Timur Minim Meski Banyak Surat Minat
  • Libur Lebaran 2025 Selama 11 Hari, Simak Jadwalnya!
Bencana Alam Indonesia DAS Ciliwung Eiger Adventure Land Kerusakan Lingkungan Mitigasi Banjir
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTol Jakarta-Tangerang KM25 Rampung Akhir 2025 Meski Tersendat Material
Next Article Guncangan M5,2 Halmahera Timur, BMKG Pastikan Tak Ada Ancaman Tsunami

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Suara Moral yang Tersisa

Editorial Udex Mundzir

Vasektomi Bukan Jawaban Kemiskinan

Perspektif Udex Mundzir

Kisah Inspiratif dari Medan Pertempuran Uhud: Pelajaran Berharga

Islami Alfi Salamah

Keindahan Ranu Kumbolo, Surga Tersembunyi di Punggung Semeru

Travel Alfi Salamah

Keberkahan Jamaah Haji Merasa Senang Dekat Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi