Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kiai Cholil: Pendidikan Agama Diperkuat Selama Ramadan

Wacana memperkuat pendidikan agama di sekolah selama Ramadan diusulkan oleh Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah.
AssyifaAssyifa12 Januari 2025 Pendidikan
Pendidikan Agama Selama Ramadan
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis (.madani)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menilai bulan Ramadan merupakan momen penting untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis agama di sekolah. Ia menyarankan agar waktu belajar dipersingkat, namun kegiatan pendidikan agama, seperti pesantren Ramadan, ditingkatkan untuk menanamkan nilai-nilai Islami pada generasi muda.

“Ramadan harus dimanfaatkan sebagai momen pendidikan karakter. Tidak tepat jika sekolah diliburkan sepenuhnya, terutama untuk sekolah umum di perkotaan,” ujar Kiai Cholil pada Sabtu (11/01/2025).

Ia menekankan perlunya program pesantren Ramadan yang dirancang untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mengajarkan nilai-nilai Islami yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini, menurutnya, bisa menjadi solusi agar Ramadan lebih produktif tanpa mengganggu aktivitas belajar.

Kiai Cholil juga menyoroti tingginya angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia, yang diperkirakan mencapai 65 persen. Menurutnya, bulan Ramadan adalah kesempatan ideal untuk mengadakan program khusus, seperti Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ), yang dapat diintegrasikan dalam kurikulum sekolah.

“Ramadan bisa menjadi waktu yang tepat untuk meluncurkan program seperti BBQ di sekolah-sekolah, agar anak-anak bisa belajar membaca dan memahami Al-Qur’an,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai puasa, seperti kejujuran dan kedisiplinan, perlu diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari siswa di sekolah. Dengan demikian, Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga pembelajaran karakter yang lebih mendalam.

Sebagai solusi agar siswa tetap bisa fokus pada pendidikan dan ibadah selama Ramadan, Kiai Cholil merekomendasikan pengurangan waktu belajar di sekolah. Namun, ia menegaskan pentingnya menambah porsi pendidikan agama Islam selama bulan suci tersebut.

“Waktu belajar bisa dipersingkat, tetapi pendidikan agama harus ditingkatkan. Dengan cara ini, siswa tetap mendapatkan nilai akademik dan spiritual secara seimbang,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah dan pihak sekolah dapat mengadopsi kebijakan yang tidak hanya mengedepankan pendidikan formal, tetapi juga membangun karakter Islami siswa selama Ramadan.

Melalui pendekatan ini, Kiai Cholil berharap Ramadan menjadi waktu untuk memperkuat pondasi spiritual dan moral generasi muda. Ia menegaskan bahwa pendidikan agama selama Ramadan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik nyata yang dapat membentuk kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan cara ini, Ramadan akan menjadi momentum kebangkitan spiritual sekaligus pendidikan karakter bagi siswa di Indonesia,” tutupnya.

KH Cholil Nafis Majelis Ulama Indonesia Pendidikan Agama Pendidikan Ramadan Pesantren Ramadan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMakan Siang Gratis, Solusi Nutrisi?
Next Article Hasto Kristiyanto: Program 3 Juta Rumah Senapas dengan PDIP

Informasi lainnya

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

12 Maret 2026

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

10 Maret 2026

Kemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal

9 Maret 2026

Ekspedisi Jejak Hewan dalam Al-Qur’an, Kelompok Bambu dan Semangat Tak Patah

27 Februari 2026

Jejak Hewan Al-Qur’an Warnai Ekspedisi Siswa

26 Februari 2026

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

4 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Kenapa Gen Z Cepat Bosan Ngobrol Langsung?

Daily Tips Lina Marlina

Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

Biografi Alfi Salamah

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Intip 5 Universitas Paling Bergengsi di Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Peran dan Pengaruh Kucing dalam Film, Buku, dan Musik

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi