Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rakyat Tidak Punya Hak untuk Mendapat Keadilan di Negara Hukum

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Jangankan Membuktikan Ijazah Asli?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 17 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AI dan Kearifan Lokal, Kunci Pendidikan Tanggap Bencana

Strategi mitigasi bencana nasional soroti sinergi teknologi dan kearifan lokal pasca gempa Bengkulu.
Lina MarlinaLina Marlina24 Mei 2025 Pendidikan
Muhamad Hidayat, Kepala Pusat Studi Krisis dan Ketahanan LSPR
Muhamad Hidayat, Kepala Pusat Studi Krisis dan Ketahanan LSPR.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tanggerang – Guncangan bumi bermagnitudo 6,3 yang memporak-porandakan 197 rumah di Bengkulu pada Jumat (23/5/2025) dini hari menjadi peringatan keras akan pentingnya kesiapsiagaan.

Dalam konferensi bertajuk Edukasi dan Teknologi Penanggulangan Bencana di Hotel Santika, Kamis (23/5/2025), pakar kebencanaan Muhamad Hidayat menegaskan pentingnya integrasi antara kecanggihan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan kearifan lokal dalam sistem mitigasi bencana Indonesia.

Hidayat, selaku Kepala Pusat Studi Krisis dan Ketahanan LSPR, menyoroti bahwa AI telah mulai diadopsi oleh BMKG untuk prediksi cuaca dan gempa. Namun, penerapannya belum optimal untuk tanggap darurat secara holistik.

“AI bukan hanya prediksi, tapi juga alat evakuasi, logistik, dan respon cepat,” ujarnya menekankan.

Ia menambahkan pentingnya Pusat Data Nasional AI yang mampu mengalirkan informasi hingga ke pelosok desa. Menurutnya, desa tangguh bencana tak boleh sekadar menjadi slogan.

Baca Juga:
  • Inovasi Santri Tasikmalaya Siap Bersaing di Final Kreasi Nasional
  • Ferdiansyah Komisi X DPR Beri Kenangan Berharga 5 Perguruan Tinggi Tasikmalaya
  • Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat
  • Kemah Ramadhan Kwaran Bataguh 2025 Siap Digelar

“Teknologinya harus nyampe. Investasi awal mitigasi cuma $5 per orang, jauh lebih murah dari kerugian pasca bencana,” kutipnya merujuk pada data World Bank.

Konferensi itu juga menekankan kekuatan kearifan lokal sebagai pelengkap teknologi. Rumah Gadang di Sumatera Barat dan rumah panggung di Jawa Barat, menurut Hidayat, adalah contoh desain arsitektur adaptif terhadap bencana. Ia juga menyinggung kebiasaan masyarakat tradisional yang memperhatikan perilaku hewan sebagai sinyal alamiah bahaya.

Model sinergi lima unsur – pemerintah, akademisi, masyarakat, media, dan bisnis – atau dikenal sebagai model pentahelix, turut dipaparkan Hidayat.

“Edukasi bencana gak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Harus barengan, harus masif,” tegasnya.

Program SPAB (Sekolah Aman Bencana) dan PAB (Pendidikan Aman Bencana) disebutnya sangat vital. Sekolah menurutnya bukan hanya tempat belajar, tapi juga pusat evakuasi komunitas.

Artikel Terkait:
  • Pramuka Kwarcab Kutim Jambore Dunia di Korea Selatan
  • Unisba Gelar Pelatihan Desain Eksperimen untuk Dosen Tekstil
  • Kemensos-Kemenag Kolaborasi, Sekolah Rakyat Siap Didirikan
  • Tonggak Kontribusi Besar Politeknik Triguna ke-15 Untuk Bangsa

“Sekolah itu pusat gempa, bukan cuma kurikulum. Humas dan PR sekolah harus aktif kampanye kesiapsiagaan,” katanya.

Hidayat juga menyarankan edukasi berbasis rumah tangga seperti penerapan sumur resapan dan biopori. Ia menegaskan bahwa banjir bisa dicegah, bukan dianggap takdir. Namun, ia mengkritik lemahnya komunikasi publik soal gempa besar yang berpotensi melanda.

“Banyak informasi penting ketahan di elite, padahal warga yang harusnya siap. Ini soal kepercayaan,” pungkasnya, sambil menyarankan peran influencer sebagai agen penyebar informasi mitigasi.

Jangan Lewatkan:
  • Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun
  • Mendikdasmen Ajak Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu
  • Mendikdasmen Kaji Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis
  • Mahasiswa Unisba Kenalkan Produk Zero Waste Olahan Kopi Mekarmanik

Peristiwa gempa di Bengkulu menambah urgensi dari pesan-pesan tersebut. Dengan 197 rumah rusak, termasuk delapan unit rusak berat, kesiapsiagaan tak bisa ditunda. Sinergi antara teknologi canggih dan kearifan lokal kini bukan pilihan, melainkan kebutuhan.

AI dalam kebencanaan Kearifan Lokal mitigasi bencana Pendidikan Aman Bencana SPAB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKementan Tegaskan Sapi Aman dari PMK Jelang Idul Adha
Next Article UKW Banten Tekankan Profesionalisme Jurnalis sebagai Pilar Demokrasi

Informasi lainnya

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pergi Haji atau Umroh Dulu? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Islami Alfi Salamah

Kreasi Lezat dari Tape Bandung yang Bikin Nagih

Food Ericka

Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian

Daily Tips Alfi Salamah

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah

Temukan 3 Jam Produktif dalam Seharimu!

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi