Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hati-Hati Pilih Jurusan Kuliah, Ini 10 Paling Berisiko

Memilih jurusan kuliah adalah investasi masa depan, tetapi tidak semua berbuah manis bagi karier.
Udex MundzirUdex Mundzir14 Desember 2024 Daily Tips
Jurusan kuliah tingkat pengangguran tinggi
10 Program Studi dengan Tingkat Pengangguran Tinggi, Waspadai Saat Memilih Jurusan!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jurusan kuliah yang salah bisa menjadi penghambat kesuksesan karier. Beberapa jurusan memiliki tingkat pengangguran tinggi karena tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja atau kurangnya peluang di industri terkait. Berdasarkan data terbaru, berikut adalah 10 jurusan kuliah yang paling berisiko:

  1. Pengajaran Pendidikan Jasmani
    Tingkat pengangguran: 56,4%.
    Meskipun ilmu olahraga penting, keterbatasan kebutuhan tenaga pengajar dan perubahan kebijakan pendidikan menjadi tantangan besar.
  2. Layanan Manusia atau HR
    Tingkat pengangguran: 55,6%.
    Persaingan ketat dan kebutuhan pengalaman menjadi kendala utama. “Banyak perusahaan mencari kandidat dengan jam terbang lebih tinggi,” kata seorang pakar SDM yang tidak ingin disebutkan namanya.
  3. Ilustrasi
    Tingkat pengangguran: 54,7%.
    Lulusan seni visual sering menghadapi tantangan dalam mencari pekerjaan tetap di tengah dominasi tren digitalisasi dan outsourcing.
  4. Peradilan Pidana
    Tingkat pengangguran: 53%.
    Sistem hukum yang stabil tetapi lamban dalam menciptakan lapangan kerja baru menjadi faktor utama.
  5. Manajemen Proyek
    Tingkat pengangguran: 52,8%.
    Perusahaan sering kali mengutamakan pekerja berpengalaman dibandingkan lulusan baru, meskipun keahlian ini banyak dibutuhkan.
  6. Produksi Radio, Televisi, dan Film
    Tingkat pengangguran: 52,6%.
    Industri ini bergantung pada jaringan profesional dan pengalaman, yang sulit dimiliki lulusan baru.
  7. Bidang Seni Studio
    Tingkat pengangguran: 52%.
    Banyak lulusan kesulitan mendapatkan pendapatan tetap karena sifat pekerjaan yang sering kali freelance.
  8. Administrasi Layanan Kesehatan
    Tingkat pengangguran: 51,8%.
    Persaingan dengan lulusan dari bidang medis yang lebih spesifik menjadi salah satu alasannya.
  9. Pendidikan
    Tingkat pengangguran: 51,8%.
    Keterbatasan lapangan kerja, terutama di daerah tertentu, memaksa lulusan bersaing ketat.
  10. Pengembangan Manusia dan Keluarga
    Tingkat pengangguran: 51,5%.
    Meski fokusnya menarik, pasar kerja tidak menawarkan peluang yang memadai untuk lulusan ini.

Penting untuk mencocokkan pilihan jurusan dengan minat, kemampuan, dan tren pasar kerja saat ini. “Pemahaman tentang kebutuhan industri sangat penting untuk mengurangi risiko pengangguran,” ungkap seorang konsultan karier dari Jakarta.

Dengan memahami risiko dan prospek, mahasiswa dapat memilih jurusan yang lebih menjanjikan. Jika sudah terlanjur memilih, melatih keterampilan tambahan dan membangun jaringan bisa menjadi solusi untuk menembus dunia kerja.

Jurusan Kuliah Karier Mahasiswa Pasar Kerja Peluang Kerja Pengangguran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleShin Tae-yong Kritik Format Piala AFF 2024: Bebani Pemain!
Next Article DPR AS Desak Apple dan Google Hapus TikTok Januari 2025

Informasi lainnya

Meal Prep, Solusi Orang Sibuk

14 Februari 2026

5 Cara Atasi Overthinking

13 Februari 2026

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

20 Januari 2026

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

31 Desember 2025

Etika Toilet Umum, Cermin Kesadaran Sosial Sehari-hari

30 Desember 2025

Mau Upgrade Diri? Inilah 5 Buku yang Wajib Kamu Baca di Awal Tahun

24 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Dinasti Umayyah, Fondasi Kejayaan Islam yang Melintasi Zaman

Islami Alfi Salamah

Hindari Kata Kasar, Bisa Dipenjara 4 Bulan!

Daily Tips Udex Mundzir

Rindu Rasul

Islami Syamril Al-Bugisyi

Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi