Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mahasiswa Disabilitas UT Penuh Semangat dalam Ujian Tatap Muka di SMAN 5 Tasikmalaya

Gilang dan Fadilah tunjukkan determinasi tinggi meski hadapi tantangan aksesibilitas
Alfi SalamahAlfi Salamah14 Juni 2025 Pendidikan
Mahasiswa UT Disabilitas
Mahasiswa UT Disabilitas
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Dengan tekad baja yang mengalir seperti sungai yang tetap deras meski terhalang batu, dua mahasiswa disabilitas Universitas Terbuka (UT) memantapkan langkah usai menyelesaikan ujian tatap muka di SMAN 5 Tasikmalaya. Gilang Ramadhan dan Fadilah Aulia, masing-masing dari Program Studi Sistem Informasi UT Bandung, berhasil melewati ujian yang penuh tantangan lokasi dan aksesibilitas.

Di hari yang sama, giliran Gilang Ramadhan menjalani ujian tatap muka kedua. Ia menceritakan bahwa fleksibilitas pembelajaran jarak jauh UT menjadi alasan utama ia memilih melanjutkan studi di sana. “Kuliah online dan jarak jauh sangat membantu kondisi saya,” kata Gilang.

Ia juga menjelaskan bahwa pengalaman belajar daring berjalan lancar, khususnya lewat modul UT yang dirancang mandiri sesuai kecepatan masing-masing. Namun, perasaan gugup tetap menyertai saat menjejakkan kaki di ruang ujian fisik.

“Ada rasa takut, tapi saya persiapkan dengan belajar intensif,” ujarnya.

Tantangan terbesar Gilang muncul saat mengetahui awalnya ruang ujian berada di lantai tiga gedung, yang berarti harus melewati tangga. Menyadari hal itu, panitia akhirnya memindahkan ruangan ke lantai dasar.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa menjalani ujian tanpa kesulitan akses,” tuturnya.

Di kesempatan lain, Fadilah Aulia juga berbagi pengalamannya usai menjalani ujian tatap muka semester dua. Ia memperkenalkan diri sebagai mahasiswa Sistem Informasi UT Bandung dan menyampaikan bahwa modul-modul UT sangat membantu persiapan ujian.

“Belajarnya lancar dan mandiri,” ungkap Fadilah yang sempat merasa gugup sebelum menghadapi ujian.

Ia menambahkan bahwa ketidaktahuan soal lokasi ruang ujian menjadi tantangan utama

“Kami tidak tahu akan ditempatkan di lantai berapa, jadi sempat bingung,” katanya.

Namun, berkat koordinasi dengan panitia dan pemberian informasi lebih dulu, kebingungan itu akhirnya teratasi.

Kedua mahasiswa memberikan apresiasi pada SMAN 5 Tasikmalaya karena fasilitas dan jalur aksesibilitas yang cukup mendukung kebutuhan pengguna kursi roda, seperti pintu yang ramah, jalur landai, dan toilet yang memadai. Selain itu, komunikasi awal dengan panitia terkait kebutuhan khusus sangat membantu kelancaran ujian.

“Saya berharap UT bisa lebih proaktif mengidentifikasi mahasiswa disabilitas sebelum ujian,” kata Gilang, menyoroti pentingnya penempatan ruang yang sesuai sejak awal.

Harapan serupa disampaikan Fadilah dan Gilang kepada UT serta semua lembaga pendidikan tinggi: agar lebih memperhatikan dan memfasilitasi mahasiswa penyandang disabilitas secara lebih sistematis.

“Tetap semangat dan jangan ragu untuk melanjutkan pendidikan. Walaupun ada hambatan, semua itu pasti bisa dilewati. Kejar cita-cita,” pungkas Gilang.

Aksesibilitas Pendidikan Mahasiswa Disabilitas Pendidikan Inklusif Ujian Tatap Muka UT Bandung
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBela Negara Bukan Membungkam Kritik
Next Article Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Informasi lainnya

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

28 Januari 2026

Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah

26 Januari 2026

Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

26 Januari 2026

Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal

26 Januari 2026

AI Bantu Guru, Tapi Hambat Murid?

23 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Polres Sampang Kecolongan

Editorial Udex Mundzir

1 Agustus, Hari Scarf Pramuka Se-Dunia: Ayo Tunjukkan Scarf-mu

Daily Tips Lina Marlina

Mengenal Kandungan Gizi Es Krim Vanila

Food Alfi Salamah

Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara

Profil Alfi Salamah

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.