Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Puasa 72 Jam, Sehatkah Menurut Islam dan Ilmu Kedokteran?

Menjaga kesehatan adalah amanah, tapi tetap harus dalam batas syariat yang bijak.
ErickaEricka27 Maret 2025 Daily Tips
Hukum puasa 72 jam dalam Islam
Ilustrasi Hukum puasa 72 jam dalam Islam
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Puasa panjang atau prolonged fasting hingga 72 jam mulai menarik perhatian publik, terutama karena manfaat kesehatannya yang diklaim mampu meregenerasi sistem kekebalan tubuh. Banyak yang penasaran, apakah ini aman, dan bagaimana Islam memandangnya?

Secara ilmiah, penelitian Dr. Valter Longo dari University of Southern California menunjukkan bahwa puasa 72 jam bisa memicu autophagy, yaitu proses alami tubuh dalam membersihkan sel-sel rusak. Selain itu, puasa ini dapat merangsang produksi stem cell yang berperan dalam peremajaan sistem imun.

Namun, praktik ini tidak untuk semua orang. Tubuh harus disiapkan secara medis agar tidak muncul risiko seperti dehidrasi, penurunan tekanan darah ekstrem, atau hipoglikemia. Konsultasi dokter sangat disarankan sebelum mencobanya.

Islam sendiri mengajarkan puasa sebagai ibadah sekaligus sarana menjaga kesehatan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Berpuasalah, niscaya kalian sehat” (HR. Thabrani). Tapi, beliau tidak pernah mencontohkan puasa 72 jam tanpa berbuka.

Bahkan, praktik puasa wisal (puasa terus tanpa berbuka) dilarang oleh Nabi. Ketika sahabat bertanya tentang puasa beliau yang seperti itu, Rasulullah menjawab, “Aku tidak seperti kalian, aku diberi makan dan minum oleh Allah” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jika ingin meneladani puasa terbaik, maka contoh Nabi Daud ‘alaihis salam lebih tepat: sehari puasa, sehari tidak. Rasulullah menyebutnya sebagai puasa paling adil dan seimbang (HR. Bukhari, Muslim).

Maka, puasa 72 jam secara ilmiah boleh jadi bermanfaat, tapi tidak boleh diniatkan sebagai ibadah syar’i. Sebaiknya dilakukan murni untuk tujuan medis atau detoksifikasi tubuh, tentu dengan bimbingan ahli gizi atau tenaga kesehatan.

Islam tidak melarang upaya menjaga kesehatan, tapi mengajarkan keseimbangan. Menjaga kesehatan itu penting, namun jangan sampai mengorbankan prinsip syariat atau membahayakan diri sendiri.

Hukum Puasa Wisal Kesehatan Menurut Islam Manfaat Puasa Puasa 72 Jam Puasa Nabi Daud
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAdam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook
Next Article Mar’ie Muhammad: Pejuang Integritas dan Kesederhanaan

Informasi lainnya

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

20 Januari 2026

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

31 Desember 2025

Etika Toilet Umum, Cermin Kesadaran Sosial Sehari-hari

30 Desember 2025

Mau Upgrade Diri? Inilah 5 Buku yang Wajib Kamu Baca di Awal Tahun

24 Desember 2025

Saat Bahasa Membentuk Hirarki: Ucapan ‘Mohon Izin’ dan ‘Siap’

24 Desember 2025

Tips Mengatur Waktu agar Gak Overwhelmed Tiap Hari

12 November 2025
Paling Sering Dibaca

Makan Siang Gratis, Solusi Nutrisi?

Opini Lina Marlina

Keindahan Ranu Kumbolo, Surga Tersembunyi di Punggung Semeru

Travel Alfi Salamah

Menjadi Kepala Daerah

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Samarinda ke Bontang: Di Atas Aspal Berliku, Menuju Kota di Ujung Timur

Travel Alfi Salamah

Kuliner Viral 2026, Sekadar Gaya?

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.