Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Produk Luar Dominasi Destinasi, Wisata Lokal Tergerus di Rumah Sendiri

Ketimpangan produk, lemahnya branding daerah, dan praktik wisata ilegal dinilai menghambat kekuatan wisata lokal.
Udex MundzirUdex Mundzir22 Mei 2025 Pendidikan
Menikmati kopi Gayo di Jogja (.gdn)
Menikmati kopi Gayo di Jogja (.gdn)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Harapan memperkuat wisata lokal di Indonesia masih dihadang tantangan besar. Mulai dari dominasi produk luar daerah di pusat wisata hingga praktik liar yang merusak citra destinasi, persoalan ini menjadi sorotan dalam diskusi publik yang digelar Kamis (22/5/2025).

Farahiyah Inarah Putri, dosen desain produk, menyoroti ketimpangan yang terjadi di pusat belanja wisata seperti Teras Malioboro, Yogyakarta. Ia mencatat banyak oleh-oleh khas yang justru diproduksi di luar daerah.

“Souvenir batik Solo dan bakpia dari Sidoarjo banyak dijual di Jogja. Apakah ini membuka peluang, atau justru menghambat pertumbuhan UMKM lokal?” tanyanya.

Putri Ayu Pratami menggarisbawahi belum optimalnya pemberdayaan ekonomi lokal dalam industri pariwisata. Ia mempertanyakan apakah strategi wisata nasional sudah berpihak pada kekuatan konsumsi dalam negeri.

Baca Juga:
  • Cucu Sri Sultan Hamengkubuwono Siap Menjadi Ketua Kwarnas
  • Inovasi Santri Tasikmalaya Siap Bersaing di Final Kreasi Nasional
  • Amien Rais hingga Roy Suryo Desak UGM Buka Kejelasan Ijazah Jokowi
  • Pesantren Pramuka Khalifa, Wadah Menempa Karakter Lewat Hikmah

“Dengan 280 juta penduduk, kenapa wisata lokal tidak dijadikan poros utama pembangunan sektor ini?” ujarnya.

Bryant Juan Darran menyoroti sisi etika dan keamanan. Ia menilai praktik pungli berkedok jasa keamanan di sejumlah destinasi telah menimbulkan stigma buruk terhadap Indonesia.

“Banyak wisatawan asing merasa tidak aman, padahal pariwisata seharusnya jadi wajah diplomasi Indonesia ke dunia,” katanya.

Cardo Hadun turut menyoroti lemahnya strategi branding lokal. Ia menilai daerah-daerah kaya budaya justru kerap kesulitan mengangkat citra produknya sendiri karena minimnya kolaborasi dan kemasan yang kurang menarik.

Artikel Terkait:
  • Sidang Senat Mengawali Perjalanan MABA Politeknik Triguna
  • Universitas Cipasung Tasikmalaya Cetak Guru Inovatif Lewat STEAM
  • Syafruddin Bawa Rektor Al-Azhar Kairo ke Indonesia, Jalin Kerja Sama Pendidikan Islam
  • Pelantikan Pramuka Pandega Warnai Semangat Baru di Cisayong

“Potensi ada, tapi jika tidak dikelola dengan baik, tetap kalah dengan produk luar,” tegasnya.

Diskusi ini menyoroti perlunya kebijakan afirmatif untuk memberdayakan UMKM daerah, memperbaiki etika pelayanan wisata, serta menata ulang arah industri agar benar-benar berpihak pada kekuatan lokal.

Forum ini diselenggarakan oleh Universitas Paramadina dalam tajuk “Penguatan Kearifan Lokal dalam Industri Pariwisata.”

Jangan Lewatkan:
  • Beasiswa Prestasi Unggul QSBS Al Kautsar 561, Gratis SPP Hingga Rp120 Juta!
  • Perdana, Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya Lantik Penggalang Ramu
  • Perayaan Hari Guru di Davao: Guru Hebat, Indonesia Kuat
  • Indonesia Siapkan Langkah Antisipatif Penangguhan Visa Pelajar ke AS
Branding Pariwisata Etika Pelayanan Wisata Kearifan Lokal UMKM Daerah Wisata Lokal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePJS Imbau Wartawan Hadapi UKW Tanpa Andalkan AI
Next Article Liburan Hemat ke Jepang untuk Pemula

Informasi lainnya

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026

Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

14 April 2026

Kwaran Ponre Matangkan KMD untuk Pembina Pramuka

8 April 2026

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

25 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Negara Diam, Judi Online Merajalela

Editorial Udex Mundzir

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

Biografi Alfi Salamah

Hukum dan Tata Cara Distribusi Kulit Hewan Qurban dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Idulfitri Momen Kembali Kepada Kesucian dan Memperkuat Toleransi

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi