Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Aturan nasional mengarahkan masjid menjaga syiar Ramadan tanpa mengusik ketenangan lingkungan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati5 Februari 2026 Nasional
Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid
Ilustrasi Masjid
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menjelang Ramadan 2026, suara azan dan lantunan ayat suci kembali menggema di berbagai penjuru. Namun, gema itu tak boleh berubah menjadi riuh yang mengganggu. Kementerian Agama menegaskan aturan penggunaan pengeras suara masjid dan musala agar syiar Islam tetap hidup seiring terjaganya harmoni sosial. Aturan ini menempatkan ketertiban sebagai irama yang mengiringi kekhusyukan ibadah.

Kemenag merujuk pada Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE 05 Tahun 2022 yang berlaku nasional, termasuk selama Ramadan 2026. Melalui pedoman tersebut, Kemenag mengatur pemisahan fungsi pengeras suara luar dan dalam, menetapkan batas volume maksimal 100 desibel, serta mengarahkan durasi penggunaan pada momen tertentu. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara kepentingan ibadah dan kenyamanan warga sekitar masjid.

“Tidak ada larangan menggunakan pengeras suara. Kemenag justru mendukung syiar Islam. Kami mengatur agar penggunaannya tertib, terukur, dan tidak memicu gangguan,” ujar Juru Bicara Kemenag Anna Hasbie dalam keterangan resminya. Ia menekankan pentingnya pengurus masjid memahami pedoman tersebut agar pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan lancar.

Dalam ketentuannya, Kemenag menetapkan azan sebagai aktivitas yang menggunakan pengeras suara luar. Menjelang azan Subuh, masjid boleh memutar bacaan Al-Qur’an atau selawat menggunakan pengeras suara luar dengan durasi maksimal 10 menit. Untuk azan Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya, durasi pengantar sebelum azan dibatasi maksimal 5 menit. Setelah azan berkumandang, pengurus masjid mengalihkan seluruh rangkaian ibadah ke pengeras suara dalam.

Baca Juga:
  • UGM: Jokowi Sah Lulusan Kehutanan, Ijazah Asli di Tangannya
  • Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan
  • Aryanto Misel Diremehkan, Inovasi Nikuba Mengguncang Negeri
  • Sultan Bojong Koneng Memimpin 113 Orang dalam Umrah

Kemenag juga mengarahkan kegiatan seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, ceramah, dan kajian Ramadan agar menggunakan pengeras suara dalam. Dengan cara ini, masjid tetap menyemarakkan Ramadan tanpa memicu keluhan dari warga yang tinggal di sekitar area ibadah, terutama di kawasan permukiman padat.

Selain mengatur volume dan durasi, Kemenag mendorong takmir masjid melakukan penataan akustik. Pengurus masjid perlu memastikan arah speaker tepat, kualitas suara jernih, dan rekaman audio layak putar. Kemenag menilai pengaturan teknis ini sama pentingnya dengan kepatuhan pada jadwal, karena suara yang terlalu nyaring atau pecah justru mengurangi kekhidmatan ibadah.

Di berbagai daerah, pedoman ini juga berfungsi sebagai rujukan dialog antara pengurus masjid dan masyarakat. Dengan aturan yang jelas, pengurus masjid memiliki pegangan saat menyusun agenda Ramadan, sementara warga memahami batas-batas yang disepakati bersama.

Artikel Terkait:
  • Siapkan Persyaratan CPNS 2023: Format Dokumen Lengkap
  • Potensi Zakat Capai 400 Triliun, Tasikmalaya Terima Penghargaan Kota Wakaf 2024
  • 5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi
  • Rakernas JMSI: Kawal Asta Cita Menuju Indonesia Emas

Melalui penegasan aturan ini, Kemenag berharap Ramadan 2026 menghadirkan suasana ibadah yang khusyuk, tertib, dan saling menghormati. Syiar Islam tetap bergema, sementara ketenangan lingkungan tetap terjaga dalam satu harmoni.

Jangan Lewatkan:
  • Optimalkan Distribusi Kuota Haji Tambahan untuk Mengurangi Antrian
  • Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik
  • Mendagri Tito: Rp10 Miliar Anggaran Stunting, Rakyat Hanya Terima Rp2 Miliar
  • Kaltim Jadi Tuan Rumah, 38 Daerah Siap Ikuti MTQ Nasional Ke-30
Aturan Pengeras Suara Kemenag Kerukunan Sosial Ramadan 2026 Toa Masjid
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen
Next Article Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Pramuka Indonesia: Dukungan Solidaritas untuk Palestina

Refleksi Ericka

Bela Negara atau Bela Penguasa?

Perspektif Udex Mundzir

Sepertinya Prabowo Tak Akan Berani Pecat Bahlil

Editorial Udex Mundzir

10 Situs Legal dan Terpercaya untuk Nonton Film Gratis dengan Kualitas HD

Happy Dexpert Corp

Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi