Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Konsumsi rumah tangga dan investasi menopang laju ekonomi nasional sepanjang 2025.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati5 Februari 2026 Ekonomi
BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen
Ilustrasi kegiatan ekonomi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Perekonomian Indonesia terus bergerak seperti mesin yang terkendali ritmenya dengan baik. Sepanjang 2025, ekonomi nasional mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,11 persen. Capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi domestik di tengah tekanan global dan fluktuasi ekonomi dunia yang belum sepenuhnya mereda.

Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (05/02/2026). Ia menjelaskan bahwa Produk Domestik Bruto Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp 23.821,1 triliun atas dasar harga berlaku dan Rp 13.580,5 triliun atas dasar harga konstan. Pada 2025, ekonomi Indonesia tumbuh lebih cepat dalam perbandingan tahun 2024, dari 5,03 persen menjadi 5,11 persen.

“Secara kumulatif, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh 5,11 persen,” ujar Amalia.
Ia menambahkan, kinerja ekonomi pada triwulan IV 2025 tumbuh 5,39 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi untuk periode triwulan IV sejak Indonesia melewati masa pandemi COVID-19. Dorongan utama berasal dari konsumsi masyarakat yang tetap kuat menjelang akhir tahun.

BPS mencatat peningkatan aktivitas belanja masyarakat melalui berbagai kanal. Transaksi ritel dan marketplace daring meningkat 12,2 persen secara kuartalan pada triwulan IV 2025. Selain itu, masyarakat juga meningkatkan penggunaan uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit. Pemerintah turut mendorong perputaran ekonomi melalui belanja bantuan sosial tunai yang meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca Juga:
  • Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025
  • Kericuhan Job Fair Bekasi, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Sistem Bursa Kerja
  • AHY Upayakan Penurunan Harga Tiket Pesawat Saat Lebaran 2025
  • Ekonomi Kurban 2025 Merosot ke Rp27,1 Triliun, Terendah Sejak Pandemi

Sektor produksi nasional juga menunjukkan performa solid. Aktivitas manufaktur berada di zona ekspansi, sementara produksi padi pada triwulan IV 2025 tumbuh 7,27 persen secara tahunan. Sepanjang 2025, produksi padi bahkan meningkat 13,29 persen. Di sektor energi, penjualan listrik tumbuh sekitar 3,5 persen secara tahunan pada triwulan IV, seiring meningkatnya aktivitas industri dan rumah tangga.

Investasi menjadi pilar penting lainnya. Realisasi penanaman modal dalam negeri dan asing pada triwulan IV 2025 tumbuh 9,74 persen secara tahunan dan 12,66 persen secara kumulatif. Konsumsi pemerintah dan Pembentukan Modal Tetap Bruto juga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, masing-masing menyumbang 0,43 persen dan 1,96 persen basis poin.

Dari sisi lapangan usaha, hampir seluruh sektor mencatat pertumbuhan positif. Industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan tetap menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi gabungan sebesar 63,09 persen terhadap PDB.

Sektor transportasi dan pergudangan tumbuh tinggi karena meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru serta kebijakan diskon tarif angkutan. Sementara itu, sektor informasi dan komunikasi tumbuh 8,09 persen seiring meningkatnya aktivitas pengguna internet dan lalu lintas data seluler.

Artikel Terkait:
  • Surplus Dagang Indonesia Bertahan 61 Bulan, Mei Tembus USD 4,3 Miliar
  • Kenaikan PPN 12% di Tahun 2025, Harga BBM Non-Subsidi Berpotensi Naik
  • Wacana Zakat Biayai Program MBG, DPR: Tetap Utamakan APBN
  • Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Peluang Percepatan EBT

Dalam konteks global, International Monetary Fund memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia 2025 berada di kisaran 3,3 persen, sementara negara berkembang tumbuh sekitar 4,4 persen. Indonesia mencatat kinerja ekonomi yang relatif stabil jika disandingkan sejumlah mitra dagang utama, meski ekonomi global menghadapi tekanan inflasi dan perlambatan.

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi 2025 menegaskan peran kuat konsumsi rumah tangga, investasi, dan kebijakan ekonomi yang menjaga stabilitas. Dengan fondasi tersebut, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk mempertahankan momentum pertumbuhan pada tahun-tahun berikutnya.

Jangan Lewatkan:
  • Brunch di Istana, Prabowo Gaet Komitmen Investasi Besar dari AS
  • Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global
  • 44 Emiten Terancam Delisting, Termasuk Bakrie Telecom & Waskita
  • Ekspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
BPS Ekonomi Indonesia 2025 Investasi Konsumsi Rumah Tangga Pertumbuhan Ekonomi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRebung Lebih Sehat dari Dugaan
Next Article Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Mengakhiri Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim

Islami Udex Mundzir

Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil di Bulan Ramadan

Islami Ericka

Hati-Hati Pilih Jurusan Kuliah, Ini 10 Paling Berisiko

Daily Tips Udex Mundzir

Menjaga Privasi: Kunci Hidup Damai dan Bebas Drama

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi