Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 29 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harga Plastik Melonjak, DPR Soroti Bank Sampah

Kenaikan drastis harga plastik memicu dorongan perubahan konsumsi sekaligus penguatan sistem daur ulang nasional.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati18 April 2026 Lainnya
Harga Plastik Melonjak, DPR Soroti Bank Sampah
Pekerja mengangkat botol plastik untuk daur ulang (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Lonjakan harga plastik yang melesat tajam bak “alarm keras” bagi ekonomi domestik, memaksa banyak pihak meninjau ulang ketergantungan terhadap material berbasis fosil. Kenaikan yang mencapai puluhan persen ini bukan sekadar gejolak pasar biasa, melainkan sinyal rapuhnya struktur pasokan nasional.

Fenomena ini disorot oleh anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, yang menilai kenaikan harga plastik hingga 30–80 persen sejak menjelang Lebaran pada Jumat (21/3/2026) berdampak luas pada sektor perdagangan dan konsumsi masyarakat. Ia menjelaskan, lonjakan tersebut dipicu gangguan rantai pasok global serta tingginya ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor yang mencapai sekitar 60 persen. Kondisi ini menyebabkan biaya produksi meningkat dan membebani pelaku usaha kecil hingga konsumen akhir.

“Harus diakui plastik sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat sehari-hari. Dan saat harga plastik melonjak, sektor domestik pun menjadi ikut terdampak besar,” ujar Daniel di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, situasi ini tidak boleh hanya dilihat sebagai tekanan ekonomi semata, tetapi juga sebagai momentum perubahan menuju pola konsumsi yang lebih berkelanjutan. Ia mendorong masyarakat mulai membiasakan penggunaan barang pakai ulang, seperti membawa kantong belanja sendiri atau wadah makanan pribadi untuk mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai.

Daniel juga menekankan pentingnya penguatan konsep ekonomi sirkular melalui optimalisasi bank sampah. Ia menilai, bank sampah harus diposisikan sebagai bagian dari infrastruktur ekonomi yang mampu menyediakan bahan baku sekunder bagi industri, bukan sekadar program lingkungan.

Baca Juga:
  • Piagam Penghargaan Jadi Penutup Ramadan Leadership Camp
  • Prabowo Hadiri May Day, Disebut Sejarah Sejak Era Bung Karno
  • Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman
  • Lemahnya Pengawasan Tambang, DPRD Kaltim Desak Penambahan Inspektur

“Bank sampah tidak lagi cukup diposisikan sebagai program lingkungan semata, tetapi harus dibaca sebagai bagian dari infrastruktur ekonomi bahan baku sekunder,” jelasnya.

Dorongan ini diperkuat oleh pandangan praktisi rantai pasok. Founder Supply Chain Indonesia, Setijadi, menyebut kenaikan harga plastik bahkan mencapai 50–100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku utama seperti nafta. Ia menilai kondisi ini merupakan indikasi awal krisis bahan baku yang lebih luas.

“Hal ini mencerminkan gangguan pasokan bahan baku impor yang menjadi input utama berbagai sektor manufaktur,” kata Setijadi pada Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku industri yang masih di atas 70 persen memperbesar risiko gangguan produksi. Tidak hanya plastik, sejumlah material lain seperti bahan kimia, logam, hingga gas industri juga terdampak, sehingga berpotensi menghambat kapasitas produksi dan meningkatkan harga barang di pasar.

Artikel Terkait:
  • Hardiknas 2025, Prabowo Umumkan Insentif Guru dan Renovasi 10.440 Sekolah
  • Rendi Solihin Buka Takjil War Perdana di Tenggarong
  • Open House Bupati Kukar, Rumah Jabatan Jadi Simbol Kebersamaan
  • Alam dan Ego Pembangunan

Dalam jangka pendek, kondisi ini memicu peningkatan waktu tunggu produksi (lead time), penurunan kapasitas industri, serta tekanan pada daya beli masyarakat. Jika tidak diantisipasi, krisis ini dapat mengganggu stabilitas konsumsi nasional dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah pun didorong untuk segera memperkuat kebijakan yang mendukung penggunaan material alternatif ramah lingkungan serta memberikan insentif bagi industri daur ulang. Selain itu, kepastian regulasi dinilai penting agar transformasi menuju ekonomi hijau dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, lonjakan harga plastik menjadi peringatan penting bahwa ketahanan industri nasional perlu diperkuat melalui diversifikasi bahan baku dan pengembangan sistem daur ulang yang terintegrasi.

Jangan Lewatkan:
  • Ramadan Leadership Camp 2025
  • Kwarnas Pramuka: Sertifikasi Tenaga Pendidik di Luar Pusdiklatnas Tidak Sah
  • Prabowo Ingin Naikkan Gaji Hakim demi Hapus Suap
  • WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

Bank Sampah Ekonomi Sirkular Harga Plastik Industri Nasional Rantai Pasok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian
Next Article Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

Informasi lainnya

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

9 Mei 2026

Xiaomi Smart Camera C400

22 April 2026

Ekoenzim Lawan Limbah Binatu

13 April 2026

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

11 April 2026

Gempa Susulan 5,2 Guncang Bitung, Total 484 Kali

3 April 2026
Paling Sering Dibaca

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Travel Alfi Salamah

Sahabat Kecil Rasulullah

Islami Alfi Salamah

Prabowo Masih Takut Bayang-Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Gelar Akademik dan Integritas Pejabat Publik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Assyifa8 Maret 2025

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi