Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 9 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Masa depan pembangunan Cianjur dinilai sangat ditentukan oleh kualitas serta keterlibatan generasi mudanya.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati29 Mei 2026 Figur
Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur
Yeni Nuraeni Direktur Utama PT. Aruna Evara Utama
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Cianjur – Di tengah derasnya perubahan zaman, generasi muda kerap diibaratkan sebagai “api yang menentukan terang atau redupnya masa depan.” Bagi Kabupaten Cianjur, keberadaan anak muda bukan sekadar pelengkap pembangunan, melainkan fondasi penting yang akan menentukan arah kemajuan daerah dalam beberapa dekade mendatang.

Pandangan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Aruna Evara Utama, Yeni Nuraeni, yang menilai Cianjur sesungguhnya memiliki modal sosial besar melalui jumlah penduduk usia muda yang dominan. Menurutnya, bonus demografi yang saat ini terjadi harus menjadi momentum memperkuat pembangunan sumber daya manusia agar dapat mendorong kemajuan ekonomi, sosial, dan budaya di daerah.

“Generasi muda Cianjur bukanlah generasi yang lemah. Mereka hanya membutuhkan kesempatan, dukungan, dan kepercayaan,” ujar Yeni Nuraeni.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi anak muda Cianjur saat ini bukan hanya soal lapangan pekerjaan, tetapi juga rendahnya ruang aktualisasi diri. Keterbatasan akses pendidikan berkualitas, literasi digital yang belum merata, hingga minimnya ruang kreatif membuat sebagian generasi muda kesulitan mengembangkan potensi mereka.

Yeni menilai, kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya rasa percaya diri generasi muda terhadap masa depan daerahnya sendiri. Tidak sedikit anak muda yang lebih mengenal tren luar dibanding potensi lokal, aktif di ruang digital tetapi belum terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat.

Baca Juga:
  • Suwandi Firdaus Apresiasi Relawan Pengamanan Idulfitri 1444 H
  • Wakil Rektor II UMJ Raih Guru Besar, Dorong Kemajuan Akademik
  • Ali Hamdi Tolak Wacana Pemilu Legistatif dengan Sistem Tertutup
  • Zena: Harus Komitmen Bebas Asap Rokok Demi Sekolah Ramah Anak

“Kesadaran generasi muda tidak bisa dibentuk hanya melalui slogan atau motivasi sesaat. Harus ada pengalaman nyata, pendidikan relevan, keteladanan, dan ruang untuk terlibat langsung dalam pembangunan,” katanya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk mengubah cara pandang terhadap anak muda. Menurut Yeni, generasi muda harus ditempatkan sebagai mitra pembangunan, bukan hanya sebagai objek kebijakan. Pelibatan anak muda dalam proses perencanaan pembangunan dinilai penting untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah.

Salah satu langkah strategis yang dinilai perlu dilakukan adalah memperbanyak ruang kreativitas dan inovasi pemuda. Kehadiran pusat pelatihan digital, ruang kerja kreatif, inkubator usaha UMKM muda, hingga studio pengembangan konten diyakini dapat membuka peluang ekonomi baru bagi anak muda di Cianjur.

Selain itu, pendidikan berbasis keterampilan juga dinilai harus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan industri modern. Pelatihan di bidang pemasaran digital, kecerdasan buatan (AI), desain grafis, pertanian modern, pengelolaan usaha mikro, hingga kemampuan bahasa asing disebut perlu diperluas hingga tingkat desa dan kecamatan.

“Ketika anak muda merasa didengar, mereka akan merasa memiliki daerahnya. Dari sana akan tumbuh kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk membangun Cianjur,” ucapnya.

Artikel Terkait:
  • Politik di Balik Lensa: Perjalanan Fotografer Kartiyono, Dari Studio Keliling Hingga Panggung DPRD Jombang
  • Sarkowi Dorong Digitalisasi DPRD Kaltim
  • Ihsan Jaya Faturrohman Juara Lomba Esai Pharmacy UI 2024
  • Suharno Maknai Kemerdekaan Indonesia ke-78 dengan Syukur dan Semangat Perjuangan

Di sisi lain, Yeni juga menyoroti pentingnya menjaga identitas budaya di tengah derasnya perkembangan teknologi. Menurutnya, nilai-nilai budaya Sunda seperti gotong royong, kesopanan, religiusitas, dan kepedulian sosial harus tetap diwariskan melalui kegiatan komunitas, pendidikan karakter, hingga festival budaya yang melibatkan generasi muda.

Sebagai putri daerah asal Desa Nagrak, Cianjur, Yeni mengaku memiliki panggilan moral untuk ikut berkontribusi dalam pembentukan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing. Ia berharap pemerintah daerah memperkuat dukungan melalui anggaran pemberdayaan pemuda, pelatihan kepemimpinan, beasiswa, perluasan akses internet di pedesaan, hingga kemudahan birokrasi bagi anak muda yang ingin memulai usaha.

Pada akhirnya, masa depan Cianjur bukan hanya ditentukan oleh pembangunan fisik atau kebijakan pemerintah semata, melainkan oleh sejauh mana generasi mudanya diberi ruang untuk tumbuh, berani bermimpi, dan dipercaya menjadi bagian dari perubahan.

Jangan Lewatkan:
  • Sani Beberkan Makna dan Hikmah Idulfitri 1444 H
  • Dedi Mulyadi Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Stafsus Tanpa Gaji
  • Kae Asakura, Mantan Bintang Film Dewasa yang Menjadi Mualaf
  • Udin, Anak Tambah Ban, DPRD Paling Lantang Tolak Tambang Ilegal di Kaltim

Bonus Demografi Generasi Muda Cianjur Kepemimpinan Pemuda Pembangunan Daerah Pemuda Cianjur
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah
Next Article Api Pancasila dari Cisayong

Informasi lainnya

Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka

24 November 2025

PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

3 November 2025

SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal

2 Juli 2025

Tiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor

25 Juni 2025

Kaltim Luncurkan Gratispol dan Jospol untuk Wujudkan Generasi Emas

28 Mei 2025

Kaltim Prioritaskan Perbaikan Jalan Antar-Kabupaten Tahun Ini

20 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Obsesi IQ yang Keliru Arah

Editorial Udex Mundzir

Minuman Viral, Benarkah Sehat?

Food Alfi Salamah

Guru Hebat

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Menyesap Filosofi di Balik Secangkir Teh Jepang

Travel Alfi Salamah

Dulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi