Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 17 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Nabi Muhammad dan para sahabatnya berinisiatif membuat parit-parit (khandaq). Setiap 10 kaum Muslim membuat parit sepanjang 40 kilometer dengan tinggi 3 meter.
Alfi SalamahAlfi Salamah22 Juli 2023 Islami
Masjid Qiblatain Madinah
Ilustrasi Masjid Qiblatain di Madinah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kota Madinah memiliki jejak sejarah yang kaya dalam peradaban Islam, sehingga tidak mengherankan jika banyak peninggalan bersejarah yang dapat tertemuikan di kota ini, yang sebelumnya terkenal sebagai Yastrib.

Salah satunya adalah Masjid Tujuh. Demikian masyhur disebut deretan enam masjid di tempat terjadinya perang Khandaq di Madinah. Tempat bersejarah ini ramai dikunjungi jemaah haji dari berbagai negara, termasuk jemaah haji Indonesia. Lokasinya hanya sekitar 2,5 kilometer arah barat dari Masjid Nabawi.

Kunjungi Saksi Sejarah Perang Khandaq

Tim Media Center Haji (MCH) Madinah berkesempatan mengunjungi saksi sejarah perang Khandaq tersebut, pada pertengahan Juli lalu. Pantauan di lapangan, jumlah masjid-masjid kecil yang menjadi pos para sahabat inti ketika perang Khandaq itu hanya berjumlah enam, bukan tujuh sebagaimana namanya.

Melansir dari arabic.rt.com, nama “tujuh masjid” itu mewakili sekelompok masjid yang jumlah sebenarnya hanya enam. Namun lebih terkenal dengan masjid tujuh karena mencakup satu masjid lain yaitu Masjid Qiblatain, yang terletak sekitar 1 kilometer dari lokasi enam masjid itu.

Baca Juga:
  • Empat Inovasi Baru Pelayanan Haji di Arafah dan Mina
  • Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya
  • Hikmah Idul Qurban
  • Hijrah itu Move On

Pantauan di lapangan, di tengah deretan enam masjid kecil di lokasi Khandaq membangun masjid besar berwarna putih dengan nama Masjid Khandaq, yang berdiri pada 1928 H. Di masjid tersebutlah lokasi tepat parit-parit yang para sahabat Nabi bangun untuk membentengi serangan kafir Quraisy Makkah.

Tentara Quraisy dan Suku Sekutu Menyerang Madinah

Lokasi masjid tujuh ini berada di sisi barat Gunung Sila. Khandaq atau parit yang terletak di bagian barat itu para sahabat Nabi gali melalui inisiator Salman Al-Farisi ketika tentara Quraisy dan suku-suku sekutu hendak menyerang Madinah pada tahun kelima hijriah.

Keenam masjid yang terletak di sekitaran Masjid Khandaq itu memiliki nama sesuai dengan nama penjaga pos-pos peperangan saat itu, kecuali Masjid Al-Fath. Nama-nama tersebut yaitu Masjid Salman Al Farisi, Masjid Abu Bakar, Masjid Umar, Masjid Ali, Masjid Fatimah, dan Masjid Al Fath.

Sebab awal terjadinya perang Khandaq karena para pemimpin Bani Nadir yang merupakan kaum Yahudi yang sebelumnya terevakuasi di Madinah, yaitu Huyay bin Akhtab, Salam dan Al-Rabee bin Abi Al-Haqeeq dan Kinana bin Al-Rabee’ mencari perlindungan ke kaum kafir Quraisy Makkah dengan berperang melawan Nabi Muhammad.

Artikel Terkait:
  • Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya
  • Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan
  • Tiga Kelompok Wanita bagi Laki-laki dalam Islam: Mahram, Azwaj, dan Ajnabi
  • Madinah Menjadi Tempat Percetakan Alquran Terbesar di Dunia

Nabi dan Para Sahabat Berinisiatif Membuat Parit-Parit

Singkatnya, mengetahui hal itu Nabi Muhammad dan para sahabatnya berinisiatif membuat parit-parit (khandaq). Setiap 10 kaum Muslim membuat parit sepanjang 40 kilometer dengan tinggi 3 meter. Kaum kafir Quraisy terus mencoba menyerang kota Madinah.

Di satu sisi Nabi dan para sahabatnya juga melakukan beberapa serangan kecil. Untuk memperlemah pasukan Quraisy yang terus mencoba masuk melewati parit-parit tersebut.

Setelah 20 hari berada di luar kota Madinah dan mereka tidak bisa menembus pertahanan parit. Mereka pun mundur dari medan peperangan. Perang Khandaq berakhir dengan kemenangan pasukan Muslim. Nabi dan para sahabatnya pun berhasil mempertahankan kota Madinah dari serangan-serangan musuh.

Jangan Lewatkan:
  • Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?
  • Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel
  • Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim
  • Ribuan Jamaah Haji Terjangkit ISPA, KKHI Mendorong Kepatuhan Prokes
Info Haji 2023 Masjid Salman Al Farisi Perang Khandak Tim MCH
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG: Hujan Sedang Berpotensi Melanda Wilayah Barat Kaltim pada Akhir Juli
Next Article Industri Penerbangan Bangkit, Kilang Pertamina Balikpapan Lampaui 2,6 Juta Barrel Avtur

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Politik Sengketa, Demokrasi yang Tercederai

Editorial Udex Mundzir

Adam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook

Profil Ericka

Kesenjangan di Balik Ketentuan Gaji Dosen PTS

Editorial Udex Mundzir

Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia

Happy Silva

Taksi Terbang IKN: Mimpi yang Terbang Terlalu Tinggi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi