Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 24 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Kesepakatan batas darat Indonesia-Malaysia menghadirkan perubahan wilayah signifikan di Pulau Sebatik melalui jalur damai diplomasi.
Alfi SalamahAlfi Salamah15 April 2026 Nasional
Perbatasan Indonesia-Malaysia
Perbatasan Indonesia-Malaysia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti garis pasir yang digeser ombak perlahan namun pasti, batas negara di Pulau Sebatik kini berubah arah. Lewat jalur diplomasi yang tenang namun tegas, Indonesia berhasil “menarik pulang” sebagian wilayah yang sebelumnya berada di bawah administrasi Malaysia.

Perubahan ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Presiden (KSP) M Qodari dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa penegasan batas darat antara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik telah rampung dilakukan setelah melalui proses panjang. Hasilnya, wilayah seluas 127,3 hektare kini resmi menjadi bagian dari Indonesia. Sebelumnya, area tersebut termasuk dalam peta lama Malaysia.

“Percepatan penanganan dampak penyelesaian penegasan batas darat wilayah negara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik telah selesai dilakukan,” ujar Qodari.

Ia menambahkan bahwa kesepakatan ini merupakan bukti nyata keberhasilan diplomasi damai yang ditempuh kedua negara. Dalam konteks hubungan bilateral, langkah ini mencerminkan pendekatan dialog yang mengedepankan stabilitas kawasan tanpa konflik terbuka.

“Penyelesaian ini memperkuat kedaulatan teritorial Indonesia dengan disepakatinya garis batas baru. Wilayah 127,3 hektare yang sebelumnya masuk Malaysia kini sah menjadi bagian Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga:
  • Susu Ikan, Inovasi Baru dalam Program Makan Bergizi Gratis
  • Serakah-nomics, Presiden Prabowo Serahkan Hasil Sitaan Rp6,6 Triliun dan 4 Juta Hektar Lahan
  • Kemenag Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 6 Juni 2025
  • Karyawan Dipaksa Staycation dengan Bos, Partai Buruh Tegaskan Penolakan UU Cipta Kerja

Namun, perubahan garis batas tersebut tidak sepenuhnya menguntungkan satu pihak. Dalam proses penyesuaian, terdapat pula sebagian kecil wilayah Indonesia yang kini masuk ke dalam wilayah Malaysia. Luasnya jauh lebih kecil, yakni hanya sekitar 4,9 hektare.

“Hanya 4,9 hektar dari wilayah lama Indonesia yang kini menjadi bagian Malaysia,” kata Qodari.

Meski selisih wilayah cukup signifikan, pemerintah tetap memperhatikan dampak sosial yang muncul dari perubahan tersebut. Terutama bagi masyarakat yang terdampak langsung akibat bergesernya garis batas negara.

Beberapa warga Indonesia kini diketahui berada dalam wilayah administratif Malaysia sebagai konsekuensi dari penyesuaian tersebut.

Sebagai respons, Kementerian Dalam Negeri telah membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan serta menghitung nilai ganti rugi bagi masyarakat terdampak.

Artikel Terkait:
  • Index Keterbukaan Badan Publik Kaltim Diatas Rata-rata Nasional
  • Hijrah dari Superman atau Superwoman ke Superteam
  • Hotman Berikan Alasan Somasi Enam Perusahaan Soal Kecelakaan di Lift Kualanamu
  • Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa hak-hak warga tetap terlindungi, sekaligus meminimalkan gejolak sosial di kawasan perbatasan.

“Tim akan menghitung ganti rugi tanah dan lahan masyarakat yang terdampak dari penegasan batas wilayah di Pulau Sebatik,” jelas Qodari.

Pulau Sebatik sendiri selama ini dikenal sebagai wilayah unik yang terbagi antara dua negara, Indonesia dan Malaysia. Perubahan garis batas bukan hanya soal angka di peta, tetapi juga menyangkut identitas, administrasi, hingga kehidupan sehari-hari warga yang tinggal di sana.

Dengan selesainya penegasan batas ini, pemerintah berharap tidak ada lagi ketidakpastian hukum maupun sengketa di masa mendatang. Diplomasi yang ditempuh menjadi contoh bahwa pergeseran batas tidak selalu harus diwarnai konflik, melainkan bisa dicapai melalui kesepakatan yang saling menghormati.

Jangan Lewatkan:
  • Jumhur Hidayat: Pemerintahan Prabowo Gandrung Industri dan Pro Buruh
  • Antrean Haji Panjang Disorot, Sistem Dinilai Tak Adil Lagi
  • Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret
  • Hindari Konflik, Mahfud MD Mundur dari Menkopolhukam

Pada akhirnya, perubahan ini menjadi pengingat bahwa batas negara bukanlah garis kaku, melainkan hasil dari kesepakatan yang terus diperbarui seiring waktu sebuah proses yang, seperti ombak, terus membentuk ulang daratan tanpa suara keras.

Batas Negara Diplomasi Indonesia Malaysia Kedaulatan Wilayah Nasional Indonesia Pulau Sebatik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBiaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya
Next Article Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Nama-Nama Sumur Zamzam yang Tersembunyi dalam Misteri

Islami Alfi Salamah

Surah Al-Ma’un, Intisari dan Penjelasan Mendalam

Islami Udex Mundzir

Obsesi IQ yang Keliru Arah

Editorial Udex Mundzir

Waspadai, Purbaya Anak Buah Luhut

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi