Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Kesepakatan batas darat Indonesia-Malaysia menghadirkan perubahan wilayah signifikan di Pulau Sebatik melalui jalur damai diplomasi.
Alfi SalamahAlfi Salamah15 April 2026 Nasional
Perbatasan Indonesia-Malaysia
Perbatasan Indonesia-Malaysia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti garis pasir yang digeser ombak perlahan namun pasti, batas negara di Pulau Sebatik kini berubah arah. Lewat jalur diplomasi yang tenang namun tegas, Indonesia berhasil “menarik pulang” sebagian wilayah yang sebelumnya berada di bawah administrasi Malaysia.

Perubahan ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Presiden (KSP) M Qodari dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa penegasan batas darat antara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik telah rampung dilakukan setelah melalui proses panjang. Hasilnya, wilayah seluas 127,3 hektare kini resmi menjadi bagian dari Indonesia. Sebelumnya, area tersebut termasuk dalam peta lama Malaysia.

“Percepatan penanganan dampak penyelesaian penegasan batas darat wilayah negara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik telah selesai dilakukan,” ujar Qodari.

Ia menambahkan bahwa kesepakatan ini merupakan bukti nyata keberhasilan diplomasi damai yang ditempuh kedua negara. Dalam konteks hubungan bilateral, langkah ini mencerminkan pendekatan dialog yang mengedepankan stabilitas kawasan tanpa konflik terbuka.

“Penyelesaian ini memperkuat kedaulatan teritorial Indonesia dengan disepakatinya garis batas baru. Wilayah 127,3 hektare yang sebelumnya masuk Malaysia kini sah menjadi bagian Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga:
  • Gempa Rusia M 8,7 Picu Peringatan Tsunami di Indonesia
  • Miss Papua Pegunungan Didepak Usai Kibarkan Bendera Israel
  • Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Roboh
  • Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Namun, perubahan garis batas tersebut tidak sepenuhnya menguntungkan satu pihak. Dalam proses penyesuaian, terdapat pula sebagian kecil wilayah Indonesia yang kini masuk ke dalam wilayah Malaysia. Luasnya jauh lebih kecil, yakni hanya sekitar 4,9 hektare.

“Hanya 4,9 hektar dari wilayah lama Indonesia yang kini menjadi bagian Malaysia,” kata Qodari.

Meski selisih wilayah cukup signifikan, pemerintah tetap memperhatikan dampak sosial yang muncul dari perubahan tersebut. Terutama bagi masyarakat yang terdampak langsung akibat bergesernya garis batas negara.

Beberapa warga Indonesia kini diketahui berada dalam wilayah administratif Malaysia sebagai konsekuensi dari penyesuaian tersebut.

Sebagai respons, Kementerian Dalam Negeri telah membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan serta menghitung nilai ganti rugi bagi masyarakat terdampak.

Artikel Terkait:
  • Masa WFA ASN Diperpanjang hingga 8 April 2025
  • Aryanto Misel Diremehkan, Inovasi Nikuba Mengguncang Negeri
  • 1.084 TNI-Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Wapres
  • Tips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa hak-hak warga tetap terlindungi, sekaligus meminimalkan gejolak sosial di kawasan perbatasan.

“Tim akan menghitung ganti rugi tanah dan lahan masyarakat yang terdampak dari penegasan batas wilayah di Pulau Sebatik,” jelas Qodari.

Pulau Sebatik sendiri selama ini dikenal sebagai wilayah unik yang terbagi antara dua negara, Indonesia dan Malaysia. Perubahan garis batas bukan hanya soal angka di peta, tetapi juga menyangkut identitas, administrasi, hingga kehidupan sehari-hari warga yang tinggal di sana.

Dengan selesainya penegasan batas ini, pemerintah berharap tidak ada lagi ketidakpastian hukum maupun sengketa di masa mendatang. Diplomasi yang ditempuh menjadi contoh bahwa pergeseran batas tidak selalu harus diwarnai konflik, melainkan bisa dicapai melalui kesepakatan yang saling menghormati.

Jangan Lewatkan:
  • Kapal Feri Tenggelam di Perairan PPU, Dua Penumpang Terjebak
  • Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei
  • Atasi Defisit Beras, Pemerintah Impor 3 Juta Ton Beras
  • Hari Pramuka Ke-63, Ma’ruf Amin: Pramuka Berjiwa Pancasila, Garda Terdepan NKRI

Pada akhirnya, perubahan ini menjadi pengingat bahwa batas negara bukanlah garis kaku, melainkan hasil dari kesepakatan yang terus diperbarui seiring waktu sebuah proses yang, seperti ombak, terus membentuk ulang daratan tanpa suara keras.

Batas Negara Diplomasi Indonesia Malaysia Kedaulatan Wilayah Nasional Indonesia Pulau Sebatik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBiaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya
Next Article Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

KTP dan Pajak yang Tak Sederhana

Editorial Udex Mundzir

Gubernur Bayangan di Tambang Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Hikmah Idul Qurban

Islami Syamril Al-Bugisyi

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka

Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi