Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Kesepakatan batas darat Indonesia-Malaysia menghadirkan perubahan wilayah signifikan di Pulau Sebatik melalui jalur damai diplomasi.
Alfi SalamahAlfi Salamah15 April 2026 Nasional
Perbatasan Indonesia-Malaysia
Perbatasan Indonesia-Malaysia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti garis pasir yang digeser ombak perlahan namun pasti, batas negara di Pulau Sebatik kini berubah arah. Lewat jalur diplomasi yang tenang namun tegas, Indonesia berhasil “menarik pulang” sebagian wilayah yang sebelumnya berada di bawah administrasi Malaysia.

Perubahan ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Presiden (KSP) M Qodari dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa penegasan batas darat antara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik telah rampung dilakukan setelah melalui proses panjang. Hasilnya, wilayah seluas 127,3 hektare kini resmi menjadi bagian dari Indonesia. Sebelumnya, area tersebut termasuk dalam peta lama Malaysia.

“Percepatan penanganan dampak penyelesaian penegasan batas darat wilayah negara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik telah selesai dilakukan,” ujar Qodari.

Ia menambahkan bahwa kesepakatan ini merupakan bukti nyata keberhasilan diplomasi damai yang ditempuh kedua negara. Dalam konteks hubungan bilateral, langkah ini mencerminkan pendekatan dialog yang mengedepankan stabilitas kawasan tanpa konflik terbuka.

“Penyelesaian ini memperkuat kedaulatan teritorial Indonesia dengan disepakatinya garis batas baru. Wilayah 127,3 hektare yang sebelumnya masuk Malaysia kini sah menjadi bagian Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga:
  • Menag Laporkan Tas Cokelat Diduga Gratifikasi ke KPK
  • KRL Merak Dibatasi hingga Cilegon Saat Mudik Lebaran
  • Debat Cawapres, LFP dan Krisis Iklim Jadi Sorotan
  • Mushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak

Namun, perubahan garis batas tersebut tidak sepenuhnya menguntungkan satu pihak. Dalam proses penyesuaian, terdapat pula sebagian kecil wilayah Indonesia yang kini masuk ke dalam wilayah Malaysia. Luasnya jauh lebih kecil, yakni hanya sekitar 4,9 hektare.

“Hanya 4,9 hektar dari wilayah lama Indonesia yang kini menjadi bagian Malaysia,” kata Qodari.

Meski selisih wilayah cukup signifikan, pemerintah tetap memperhatikan dampak sosial yang muncul dari perubahan tersebut. Terutama bagi masyarakat yang terdampak langsung akibat bergesernya garis batas negara.

Beberapa warga Indonesia kini diketahui berada dalam wilayah administratif Malaysia sebagai konsekuensi dari penyesuaian tersebut.

Sebagai respons, Kementerian Dalam Negeri telah membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan serta menghitung nilai ganti rugi bagi masyarakat terdampak.

Artikel Terkait:
  • Pelepasan Kontingen Peserta KPN 2023 Kwarcab Tasikmalaya
  • Peringatan Darurat Trending Lagi dengan Istilah PENTOL, Apa Saja Tuntutannya?
  • Gas Air Mata Mengenai Siswa Sekolah, Alek PKS Minta Polri Tanggung Jawab dan Evaluasi Aparat
  • Kaltim Jadi Tuan Rumah, 38 Daerah Siap Ikuti MTQ Nasional Ke-30

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa hak-hak warga tetap terlindungi, sekaligus meminimalkan gejolak sosial di kawasan perbatasan.

“Tim akan menghitung ganti rugi tanah dan lahan masyarakat yang terdampak dari penegasan batas wilayah di Pulau Sebatik,” jelas Qodari.

Pulau Sebatik sendiri selama ini dikenal sebagai wilayah unik yang terbagi antara dua negara, Indonesia dan Malaysia. Perubahan garis batas bukan hanya soal angka di peta, tetapi juga menyangkut identitas, administrasi, hingga kehidupan sehari-hari warga yang tinggal di sana.

Dengan selesainya penegasan batas ini, pemerintah berharap tidak ada lagi ketidakpastian hukum maupun sengketa di masa mendatang. Diplomasi yang ditempuh menjadi contoh bahwa pergeseran batas tidak selalu harus diwarnai konflik, melainkan bisa dicapai melalui kesepakatan yang saling menghormati.

Jangan Lewatkan:
  • UGM Tegaskan Jokowi Lulusan Fakultas Kehutanan Tahun 1985
  • Polri Ungkap Alasan Kembali Menerapkan Tilang Manual
  • Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret
  • Mensesneg Tanggapi Aksi ‘Indonesia Gelap’ yang Viral

Pada akhirnya, perubahan ini menjadi pengingat bahwa batas negara bukanlah garis kaku, melainkan hasil dari kesepakatan yang terus diperbarui seiring waktu sebuah proses yang, seperti ombak, terus membentuk ulang daratan tanpa suara keras.

Batas Negara Diplomasi Indonesia Malaysia Kedaulatan Wilayah Nasional Indonesia Pulau Sebatik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBiaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya
Next Article Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

Informasi lainnya

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

31 Oktober 2026

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

27 Oktober 2026

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

26 Oktober 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

19 Oktober 2026

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

17 Oktober 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Menunda Panggilan Haji: Benarkah Kehendak atau Keragu-raguan

Islami Alfi Salamah

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Ephesus: Kota Legendaris yang Tak Pernah Mati

Travel Alfi Salamah

Federal Oil Gelar Acara Pasca Peluncuran Gresini Racing MotoGP

Bisnis Alfi Salamah

Belajar Efektif, Hasil Maksimal

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi