Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 10 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan demonstrasi mahasiswa di Jakarta Pusat.
Alfi SalamahAlfi Salamah12 Juni 2026 Nasional
Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: Antara/Ilham)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Jalan-jalan utama di pusat ibu kota kembali menjadi ruang penyampaian aspirasi publik. Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Monumen Nasional, hingga Patung Kuda pada Jumat (12/6/2026), sementara aparat keamanan menyiapkan pengamanan dalam skala besar.

Polda Metro Jaya mengerahkan 4.151 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri dan TNI untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Pengamanan dilakukan guna memastikan aksi berlangsung tertib, aman, dan tidak menimbulkan gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Ribuan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang menjadi lokasi konsentrasi massa. Selain mengawal jalannya aksi, aparat juga bertugas mengatur lalu lintas, menjaga fasilitas publik, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Demonstrasi yang digelar mahasiswa kali ini membawa sejumlah tuntutan terkait kondisi ekonomi nasional, penggunaan anggaran negara, hingga isu demokrasi dan tata kelola pemerintahan. Aksi tersebut diperkirakan melibatkan peserta dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan perguruan tinggi.

“Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Dari total kekuatan yang diterjunkan, sebanyak 3.651 personel berasal dari jajaran Polri, sedangkan 500 personel lainnya berasal dari unsur TNI. Jumlah tersebut menunjukkan skala pengamanan yang cukup besar mengingat lokasi aksi berada di pusat aktivitas pemerintahan dan bisnis nasional.

Baca Juga:
  • Tanpa Rafaksi dan HPP Baru, Stok Beras Nasional Meningkat Tajam
  • Perlu Sinergi Pemerintah dan Ulama, MUI Gelar Mukernas IV
  • Lecehkan Perawat Wanita, Dokter di Saudi Dihukum Lima Tahun Penjara
  • MK Tegas Tolak Gugatan SIM Berlaku Seumur Hidup

Kawasan Bundaran HI, Jalan Medan Merdeka, dan Patung Kuda merupakan jalur yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan. Ketika demonstrasi berlangsung, kepadatan lalu lintas hampir selalu menjadi konsekuensi yang harus diantisipasi oleh aparat maupun masyarakat pengguna jalan.

Karena itu, kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan apabila terjadi penumpukan kendaraan atau perubahan dinamika massa di lapangan.

“Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan,” kata Budi Hermanto di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Pengamanan demonstrasi tidak hanya berkaitan dengan pengendalian massa. Aparat juga dituntut menjaga keseimbangan antara perlindungan hak berdemokrasi dan kepentingan masyarakat umum yang tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam sistem demokrasi, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin undang-undang. Demonstrasi menjadi salah satu sarana yang kerap digunakan mahasiswa untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun tuntutan terhadap kebijakan pemerintah.

Sejarah Indonesia mencatat bahwa gerakan mahasiswa memiliki peran penting dalam berbagai momentum perubahan sosial dan politik. Dari masa reformasi hingga saat ini, kampus tetap menjadi salah satu ruang yang aktif menyuarakan berbagai persoalan publik yang dianggap memerlukan perhatian pemerintah.

Artikel Terkait:
  • Kementan Sidak Gudang Daging Impor
  • Pramono: Banjir Jakarta 90 Persen Kiriman dari Hulu
  • UNESCO: Hari Lahir Pahlawan Indonesia Sebagai Perayaan Internasional
  • Wartawan Dilarang Liput Dapur MBG, Rekaman Dipaksa Hapus

Karena itu, pengamanan demonstrasi tidak hanya dimaknai sebagai upaya menjaga ketertiban, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap ruang demokrasi. Ketika aksi berlangsung aman dan tertib, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa rasa takut, sementara aktivitas publik tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan mematuhi ketentuan yang berlaku selama demonstrasi berlangsung. Massa diminta menghindari tindakan yang dapat memicu kericuhan maupun merusak fasilitas umum.

“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Budi Hermanto saat menjelaskan kesiapan pengamanan demonstrasi mahasiswa di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Bagi masyarakat Jakarta, demonstrasi berskala besar hampir selalu berdampak pada mobilitas perkotaan. Namun di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kehidupan demokrasi yang memungkinkan berbagai kelompok masyarakat menyampaikan pandangan mereka secara terbuka.

Keberhasilan pengamanan aksi kali ini akan sangat ditentukan oleh kerja sama seluruh pihak, baik peserta demonstrasi, aparat keamanan, maupun masyarakat pengguna ruang publik. Ketertiban menjadi kunci agar aspirasi dapat tersampaikan tanpa menimbulkan gangguan yang lebih luas.

Jangan Lewatkan:
  • 580 Ribu Rekening Bansos Gagal Salur Kini Sudah Cair
  • Program MBG Didesak Profesional, BGN Diminta Berbenah
  • Palti Hutabarat Sebar Rekaman Hoaks Dukung Capres 2 di UU ITE
  • Kebugaran Tubuh Lansia: Rahasia Menjaga Kesehatan Abadi

Pada akhirnya, demonstrasi mahasiswa dan pengamanan yang menyertainya merupakan dua bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan demokrasi. Aspirasi publik perlu mendapatkan ruang yang memadai, sementara keamanan dan ketertiban tetap harus terjaga demi kepentingan bersama.

Demokrasi Demonstrasi Mahasiswa Jakarta Pengamanan Aksi Polda Metro Jaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePose Jari V Saat Selfie Disebut Simpan Risiko Siber
Next Article Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0

Informasi lainnya

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

23 Juni 2026

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

22 Juni 2026

Negeri yang Tak Kekurangan Lembaga, Tapi Kekurangan Kejelasan

21 Juni 2026

Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur

20 Juni 2026

Negara Hukum yang Sistem Hukumnya Dibuat Ruwet

19 Juni 2026

Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan

18 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Indonesia dan Dua Periode Jokowi yang Memalukan

Editorial Udex Mundzir

Savoy Homann Hotel, Saksi Bisu Kejayaan Bandung

Travel Assyifa

Bayang Luhut di Tubuh Prabowo

Editorial Udex Mundzir

TikTok & Konten Viral

Opini Alfi Salamah

Menjelajah Dunia Digital di teamLab Planets Tokyo

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah15 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

120 Saksi dan 4 Ahli Jadi Bukti Jerat Nadiem Makarim

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi