Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 21 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan demonstrasi mahasiswa di Jakarta Pusat.
Alfi SalamahAlfi Salamah12 Juni 2026 Nasional
Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: Antara/Ilham)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Jalan-jalan utama di pusat ibu kota kembali menjadi ruang penyampaian aspirasi publik. Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Monumen Nasional, hingga Patung Kuda pada Jumat (12/6/2026), sementara aparat keamanan menyiapkan pengamanan dalam skala besar.

Polda Metro Jaya mengerahkan 4.151 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri dan TNI untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Pengamanan dilakukan guna memastikan aksi berlangsung tertib, aman, dan tidak menimbulkan gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Ribuan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang menjadi lokasi konsentrasi massa. Selain mengawal jalannya aksi, aparat juga bertugas mengatur lalu lintas, menjaga fasilitas publik, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Demonstrasi yang digelar mahasiswa kali ini membawa sejumlah tuntutan terkait kondisi ekonomi nasional, penggunaan anggaran negara, hingga isu demokrasi dan tata kelola pemerintahan. Aksi tersebut diperkirakan melibatkan peserta dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan perguruan tinggi.

“Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Dari total kekuatan yang diterjunkan, sebanyak 3.651 personel berasal dari jajaran Polri, sedangkan 500 personel lainnya berasal dari unsur TNI. Jumlah tersebut menunjukkan skala pengamanan yang cukup besar mengingat lokasi aksi berada di pusat aktivitas pemerintahan dan bisnis nasional.

Baca Juga:
  • Rakernas JMSI: Kawal Asta Cita Menuju Indonesia Emas
  • Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Minta THR Lebaran
  • Menag Siapkan Lembaga Dana Umat, Target Hilangkan Kemiskinan
  • Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan

Kawasan Bundaran HI, Jalan Medan Merdeka, dan Patung Kuda merupakan jalur yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan. Ketika demonstrasi berlangsung, kepadatan lalu lintas hampir selalu menjadi konsekuensi yang harus diantisipasi oleh aparat maupun masyarakat pengguna jalan.

Karena itu, kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan apabila terjadi penumpukan kendaraan atau perubahan dinamika massa di lapangan.

“Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan,” kata Budi Hermanto di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Pengamanan demonstrasi tidak hanya berkaitan dengan pengendalian massa. Aparat juga dituntut menjaga keseimbangan antara perlindungan hak berdemokrasi dan kepentingan masyarakat umum yang tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam sistem demokrasi, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin undang-undang. Demonstrasi menjadi salah satu sarana yang kerap digunakan mahasiswa untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun tuntutan terhadap kebijakan pemerintah.

Sejarah Indonesia mencatat bahwa gerakan mahasiswa memiliki peran penting dalam berbagai momentum perubahan sosial dan politik. Dari masa reformasi hingga saat ini, kampus tetap menjadi salah satu ruang yang aktif menyuarakan berbagai persoalan publik yang dianggap memerlukan perhatian pemerintah.

Artikel Terkait:
  • PHK Naik 30 Persen di 2025, Pemerintah Soroti 7 Faktor Utama
  • Hari Batik Pola Megah dari Jawa Barat
  • Selimiye Peninggalan Emperium Usmaniyah menjadi Masjid Bersejarah di Turki
  • Meta Jadi Platform Utama Penyebaran Konten Judol di Indonesia

Karena itu, pengamanan demonstrasi tidak hanya dimaknai sebagai upaya menjaga ketertiban, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap ruang demokrasi. Ketika aksi berlangsung aman dan tertib, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa rasa takut, sementara aktivitas publik tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan mematuhi ketentuan yang berlaku selama demonstrasi berlangsung. Massa diminta menghindari tindakan yang dapat memicu kericuhan maupun merusak fasilitas umum.

“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Budi Hermanto saat menjelaskan kesiapan pengamanan demonstrasi mahasiswa di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Bagi masyarakat Jakarta, demonstrasi berskala besar hampir selalu berdampak pada mobilitas perkotaan. Namun di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kehidupan demokrasi yang memungkinkan berbagai kelompok masyarakat menyampaikan pandangan mereka secara terbuka.

Keberhasilan pengamanan aksi kali ini akan sangat ditentukan oleh kerja sama seluruh pihak, baik peserta demonstrasi, aparat keamanan, maupun masyarakat pengguna ruang publik. Ketertiban menjadi kunci agar aspirasi dapat tersampaikan tanpa menimbulkan gangguan yang lebih luas.

Jangan Lewatkan:
  • Kemeriahan Tahun Baru di Bundaran HI Sisakan Penyesalan Warga
  • Prabowo Ingin Ubah Desain Gedung Legislatif dan Yudikatif di IKN
  • Terjebak di Gedung Terra Drone, 22 Orang Kehilangan Nyawa
  • Wamentan Ajak Penyuluh Pertanian Rapatkan Barisan Kawal Swasembada

Pada akhirnya, demonstrasi mahasiswa dan pengamanan yang menyertainya merupakan dua bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan demokrasi. Aspirasi publik perlu mendapatkan ruang yang memadai, sementara keamanan dan ketertiban tetap harus terjaga demi kepentingan bersama.

Demokrasi Demonstrasi Mahasiswa Jakarta Pengamanan Aksi Polda Metro Jaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePose Jari V Saat Selfie Disebut Simpan Risiko Siber
Next Article Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0

Informasi lainnya

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Jangan Menabung di Mandiri, Blokir Bisa Dilakukan atas Permintaan Misterius

24 Agustus 2026

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

23 Juni 2026

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

22 Juni 2026

Negeri yang Tak Kekurangan Lembaga, Tapi Kekurangan Kejelasan

21 Juni 2026

Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur

20 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Sahabat AI dan Ilusi Kedaulatan Digital

Editorial Udex Mundzir

Tips Hindari FOMO Agar Tetap Kalem dan Bahagia

Daily Tips Ericka

Asal-Usul Shalat Tarawih 20 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Calon Kalah Kolom Kosong, Maju Lagi?

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi