Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun

Kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan picu kerugian ekonomi nasional tiap tahun.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati22 November 2025 Nasional
Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun
Evakuasi jenazah korban longsor Cibeunying, Cilacap, hari kesembilan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bogor – “Rp22 triliun lenyap setiap tahun karena bencana alam.” Kalimat itu dilontarkan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, sebagai peringatan keras atas dampak nyata yang ditimbulkan oleh bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Angka kerugian tersebut diungkapkan saat kegiatan penanaman pohon di kawasan Eiger Adventure Land, Puncak, Kabupaten Bogor, pada Jumat (21/11). Menurut Medrilzam, kerusakan akibat tanah longsor, banjir, angin kencang, dan puting beliung menyumbang beban berat terhadap perekonomian nasional, infrastruktur, serta kehidupan sosial masyarakat.

“Kerugiannya fantastis, ada Rp22 triliun per tahun. Ini bukan angka kecil. Dampaknya sangat luas,” ujarnya dalam kegiatan yang juga digelar untuk memperingati Hari Pohon Sedunia.

Ia menyebutkan, tanah longsor menjadi jenis bencana paling sering terjadi, mencapai hampir 34 persen dari total bencana di Indonesia. Disusul puting beliung (32 persen), angin kencang (12 persen), dan banjir (10 persen).

Baca Juga:
  • Presiden Resmikan Pembangunan Bandar Udara IKN, Jamin Lahan Tersedia
  • Kepala BKPSDM Temukan Fakta Mengejutkan: Guru Lapor Pungli Gagal
  • KAI Gunakan Metode Ini Agar LRT Palembang Tak Jadi ‘Kereta Hantu’
  • Kemenag Rilis Panduan Takbiran di Bali Saat Nyepi

Menurut Medrilzam, maraknya bencana tak lepas dari kerusakan ekosistem dan alih fungsi lahan yang merajalela. Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, sekitar 12,3 juta hektar lahan di Indonesia dalam kondisi kritis. Sebanyak 811 ribu hektar di antaranya berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.

“Kita ini sedang berdiri di elevasi 930 meter, sedangkan Jakarta berada di permukaan laut. Kalau air dari atas ini tidak dikelola, potensi bencana di bawah sangat tinggi,” ungkapnya lagi.

Langkah mitigasi bencana dilakukan dengan menanam pohon di kawasan hulu DAS Ciliwung yang kini semakin terdegradasi akibat peralihan fungsi dari hutan dan kebun teh menjadi kawasan wisata. Eiger Adventure Land dipilih sebagai titik sentral kegiatan karena posisinya yang strategis sebagai penyokong ekologi untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyambut baik kegiatan ini, mengingat banjir dan longsor telah menjadi masalah rutin di Kabupaten Bogor. Ia mengatakan, penanaman pohon juga dilakukan di sembilan lokasi lain seperti Giri Pangrango, Pancawati, dan Sukaraja sebagai bagian dari penanganan banjir.

Artikel Terkait:
  • Alasan Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1446 H pada 1 Maret 2025
  • Hasil Sidang Isbat: Awal Ramadan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025
  • Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan
  • 400 Ribu Tiket Mudik Terjual di Hari Pertama Puasa

Direktur Utama Eiger Adventure Land, Imanuel Wirajaya, menambahkan bahwa kawasan ini tengah diubah menjadi ekowisata berbasis restorasi alam.

“Kami ingin EAL menjadi contoh bahwa konservasi bisa berdampingan dengan pariwisata dan edukasi,” ucapnya. Ia berharap kolaborasi lintas sektor mampu mengembalikan keseimbangan ekologi dan memberi kontribusi nyata bagi upaya mitigasi bencana.

Mitigasi melalui penghijauan ini menjadi langkah konkret yang harus diikuti oleh daerah lain, mengingat dampak kerusakan lingkungan telah merambah ke sendi-sendi ekonomi dan sosial masyarakat secara luas.

Jangan Lewatkan:
  • Seminar Pra Sidang Isbat 1 Ramadan 1446 H: Mencari Titik Temu Hisab dan Rukyat
  • Ahli Gizi: Rp10 Ribu Bisa Buat Anak Makan Bergizi!
  • Menaker Kutuk Pelecehan Seksual di Tempat Kerja
  • Menag: Lebaran Tahun Ini Serentak Jadi Keberkahan Nasional
Bencana Alam Indonesia DAS Ciliwung Eiger Adventure Land Kerusakan Lingkungan Mitigasi Banjir
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTol Jakarta-Tangerang KM25 Rampung Akhir 2025 Meski Tersendat Material
Next Article Guncangan M5,2 Halmahera Timur, BMKG Pastikan Tak Ada Ancaman Tsunami

Informasi lainnya

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

27 Oktober 2026

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

26 Oktober 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

19 Oktober 2026

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

17 Oktober 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Dulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram

Editorial Udex Mundzir

Perisai Kehidupan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Kades Wunut Klaten Bagikan THR Rp200 Ribu per Warga

Happy Ericka

Jamaah Laksanakan Safari Wukuf, Puskes Haji akan Skrining

Islami Alfi Salamah

Ijazah Jokowi, Ada Atau Tidak?

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi