Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun

Kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan picu kerugian ekonomi nasional tiap tahun.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati22 November 2025 Nasional
Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun
Evakuasi jenazah korban longsor Cibeunying, Cilacap, hari kesembilan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bogor – “Rp22 triliun lenyap setiap tahun karena bencana alam.” Kalimat itu dilontarkan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, sebagai peringatan keras atas dampak nyata yang ditimbulkan oleh bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Angka kerugian tersebut diungkapkan saat kegiatan penanaman pohon di kawasan Eiger Adventure Land, Puncak, Kabupaten Bogor, pada Jumat (21/11). Menurut Medrilzam, kerusakan akibat tanah longsor, banjir, angin kencang, dan puting beliung menyumbang beban berat terhadap perekonomian nasional, infrastruktur, serta kehidupan sosial masyarakat.

“Kerugiannya fantastis, ada Rp22 triliun per tahun. Ini bukan angka kecil. Dampaknya sangat luas,” ujarnya dalam kegiatan yang juga digelar untuk memperingati Hari Pohon Sedunia.

Ia menyebutkan, tanah longsor menjadi jenis bencana paling sering terjadi, mencapai hampir 34 persen dari total bencana di Indonesia. Disusul puting beliung (32 persen), angin kencang (12 persen), dan banjir (10 persen).

Baca Juga:
  • Diskon Tarif Tol Diberlakukan di 10 Ruas Selama Libur Iduladha
  • Logo Hari Santri 2025 ‘Pita Cakrawala’ Resmi Dirilis Kemenag
  • Saldo e-Toll Minim, Polisi Ingatkan Pemudik Cegah Kemacetan
  • Kejaksaan RI Membangun Komunikasi Publik dengan Beragam Platform Media

Menurut Medrilzam, maraknya bencana tak lepas dari kerusakan ekosistem dan alih fungsi lahan yang merajalela. Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, sekitar 12,3 juta hektar lahan di Indonesia dalam kondisi kritis. Sebanyak 811 ribu hektar di antaranya berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.

“Kita ini sedang berdiri di elevasi 930 meter, sedangkan Jakarta berada di permukaan laut. Kalau air dari atas ini tidak dikelola, potensi bencana di bawah sangat tinggi,” ungkapnya lagi.

Langkah mitigasi bencana dilakukan dengan menanam pohon di kawasan hulu DAS Ciliwung yang kini semakin terdegradasi akibat peralihan fungsi dari hutan dan kebun teh menjadi kawasan wisata. Eiger Adventure Land dipilih sebagai titik sentral kegiatan karena posisinya yang strategis sebagai penyokong ekologi untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyambut baik kegiatan ini, mengingat banjir dan longsor telah menjadi masalah rutin di Kabupaten Bogor. Ia mengatakan, penanaman pohon juga dilakukan di sembilan lokasi lain seperti Giri Pangrango, Pancawati, dan Sukaraja sebagai bagian dari penanganan banjir.

Artikel Terkait:
  • Arus Mudik Naik 7 Persen, Kapolri Cek Rest Area Tol
  • DPR Sahkan UU Haji dan Umrah, BP Haji Berubah Jadi Kementerian
  • Mahfud MD Tolak Pertanyaan Gibran Tentang Greenflation
  • Wakil Ketua DPR Nilai Aksi ‘Indonesia Gelap’ Bagian Demokrasi

Direktur Utama Eiger Adventure Land, Imanuel Wirajaya, menambahkan bahwa kawasan ini tengah diubah menjadi ekowisata berbasis restorasi alam.

“Kami ingin EAL menjadi contoh bahwa konservasi bisa berdampingan dengan pariwisata dan edukasi,” ucapnya. Ia berharap kolaborasi lintas sektor mampu mengembalikan keseimbangan ekologi dan memberi kontribusi nyata bagi upaya mitigasi bencana.

Mitigasi melalui penghijauan ini menjadi langkah konkret yang harus diikuti oleh daerah lain, mengingat dampak kerusakan lingkungan telah merambah ke sendi-sendi ekonomi dan sosial masyarakat secara luas.

Jangan Lewatkan:
  • Nusron Wahid Jamin Keamanan Sertifikat Elektronik, Data Center Anti Bobol
  • Selimiye Peninggalan Emperium Usmaniyah menjadi Masjid Bersejarah di Turki
  • Sejak 2005, LPS Tangani 137 Bank dan Bayarkan Klaim Rp 2,82 Triliun
  • Libur Lebaran 2025 Selama 11 Hari, Simak Jadwalnya!
Bencana Alam Indonesia DAS Ciliwung Eiger Adventure Land Kerusakan Lingkungan Mitigasi Banjir
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTol Jakarta-Tangerang KM25 Rampung Akhir 2025 Meski Tersendat Material
Next Article Guncangan M5,2 Halmahera Timur, BMKG Pastikan Tak Ada Ancaman Tsunami

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Jangan Mencari Tumbal demi Kemenangan Pilkada di Sampang

Editorial Udex Mundzir

Gunung Galunggung Tetap Tenang dan Menawan

Travel Alfi Salamah

5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Cek Sebelum Berobat

Daily Tips Assyifa

Jangankan Membuktikan Ijazah Asli?

Opini Udex Mundzir

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

Bisnis Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi