Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tidur cukup itu sehat, tapi tidur berlebihan justru berisiko membahayakan tubuh.
Alfi SalamahAlfi Salamah4 Agustus 2025 Kesehatan
Bahaya Tidur Terlalu Lama
Bahaya Tidur Terlalu Lama
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Durasi tidur berlebihan kerap dianggap sebagai bentuk istirahat maksimal. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tidur terlalu lama justru bisa memicu sejumlah gangguan kesehatan serius. Tidur dengan durasi lebih dari 9 jam per malam secara konsisten telah dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit kronis, bahkan kematian dini.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai bahaya dari tidur terlalu lama berdasarkan informasi kesehatan yang valid dan didukung data ilmiah dari sejumlah studi internasional.

Risiko Depresi Meningkat

Tidur berlebihan ternyata memiliki kaitan erat dengan kondisi psikologis seseorang. Salah satu risiko utama adalah meningkatnya kemungkinan mengalami depresi. Orang yang tidur lebih dari 9 jam per hari cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih rendah, mengalami penurunan energi, dan kesulitan dalam mengatur emosi. Pola ini juga sering kali muncul sebagai gejala awal gangguan suasana hati.

Kelebihan tidur dapat memengaruhi keseimbangan neurotransmitter di otak seperti serotonin dan dopamin. Kedua zat ini berperan penting dalam menjaga suasana hati tetap stabil. Ketika produksinya terganggu, maka kemungkinan munculnya gejala depresi pun meningkat.

Masalah pada Jantung

Durasi tidur yang terlalu panjang juga berisiko menyebabkan gangguan pada sistem kardiovaskular. Dalam berbagai studi, ditemukan bahwa orang yang tidur lebih dari 9 jam setiap malam memiliki risiko dua kali lipat lebih besar terkena penyakit arteri koroner dibanding mereka yang tidur 7–8 jam.

Hal ini bisa terjadi karena tidur berlebihan kerap dikaitkan dengan gangguan metabolik, tekanan darah yang tidak stabil, serta peradangan kronis dalam tubuh. Semua faktor tersebut dapat memperburuk kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Baca Juga:
  • Inilah Gaya Hidup yang Memengaruhi Kesehatan Mata
  • Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
  • Self Love, Kunci Kesehatan Mental dan Kebahagiaan Diri
  • Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Fungsi Otak Menurun

Tidur yang terlalu lama juga berdampak negatif pada fungsi otak. Berdasarkan hasil pemindaian otak pada orang yang tidur lebih dari 9 jam per hari, ditemukan bahwa otak mereka mengalami perubahan struktur yang menyerupai proses penuaan dini. Kondisi ini sama buruknya dengan mereka yang tidurnya terlalu singkat (kurang dari 5 jam).

Secara umum, tidur berlebihan dapat menyebabkan gangguan memori, penurunan konsentrasi, serta mempercepat penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia. Otak yang tidak mendapatkan stimulasi cukup saat tidur berkepanjangan cenderung lebih cepat mengalami penurunan performa.

Risiko Diabetes Tipe 2

Durasi tidur yang melebihi 9 jam per hari juga meningkatkan kemungkinan seseorang terkena diabetes tipe 2. Hal ini berkaitan dengan penurunan sensitivitas insulin serta gangguan pada toleransi glukosa. Dalam studi epidemiologi, ditemukan bahwa orang dengan waktu tidur berlebihan dua kali lebih berisiko mengalami gangguan metabolisme dibandingkan mereka yang tidur 7–8 jam.

Faktor ini menjadi penting karena diabetes tipe 2 merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit jantung, stroke, kerusakan saraf, dan gagal ginjal. Mengatur pola tidur yang sehat menjadi langkah preventif sederhana untuk menghindari komplikasi tersebut.

Gangguan Kesuburan

Bagi perempuan yang sedang menjalani program kehamilan, tidur terlalu lama juga bisa menjadi kendala tersendiri. Dalam beberapa studi mengenai efektivitas program bayi tabung (IVF), diketahui bahwa perempuan yang tidur 9–11 jam per malam memiliki tingkat keberhasilan kehamilan yang paling rendah dibandingkan kelompok lain.

Hal ini diyakini terjadi karena tidur berlebihan dapat memengaruhi kadar hormon reproduksi seperti estrogen dan progesteron, yang sangat penting dalam proses pembuahan. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan durasi tidur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan reproduksi.

Artikel Terkait:
  • Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 53,8 Juta Siswa Mulai 4 Agustus
  • Daun Kelor, Superfood Alami dengan Beragam Manfaat Kesehatan
  • Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat
  • Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Meningkatkan Berat Badan

Tidur dalam durasi 9–10 jam secara rutin juga dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan. Mereka yang tidur terlalu lama cenderung memiliki metabolisme yang lebih lambat dan aktivitas fisik yang lebih sedikit. Akibatnya, kalori yang dikonsumsi tidak terbakar secara optimal dan tersimpan sebagai lemak tubuh.

Dalam beberapa temuan, orang yang tidur terlalu lama memiliki risiko 25% lebih besar mengalami penambahan berat badan minimal 5 kg, meskipun sudah memperhitungkan pola makan dan olahraga. Ini menunjukkan bahwa durasi tidur yang berlebihan sendiri dapat menjadi pemicu obesitas.

Risiko Kematian Dini

Salah satu fakta paling mengejutkan dari tidur berlebihan adalah kaitannya dengan kematian dini. Berdasarkan studi yang melibatkan lebih dari 1,3 juta partisipan, ditemukan bahwa mereka yang tidur lebih dari 8 jam per malam memiliki risiko kematian dua kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidur dalam kisaran ideal 7–8 jam.

Peningkatan risiko ini bukan disebabkan langsung oleh tidur itu sendiri, melainkan karena tidur berlebihan sering kali menjadi gejala dari berbagai kondisi medis kronis seperti penyakit jantung, gangguan tiroid, dan gangguan mental. Oleh karena itu, tidur yang terlalu lama bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang tidak dalam kondisi optimal.

Tidur Cukup adalah Kunci

Tidur memang penting, namun durasinya harus tetap dijaga agar tidak berlebihan. Tidur ideal untuk orang dewasa berkisar antara 7 hingga 8 jam per malam. Kualitas tidur juga harus diperhatikan, termasuk menjaga konsistensi waktu tidur, suasana kamar tidur yang nyaman, dan menghindari penggunaan gawai sebelum tidur.

Jangan Lewatkan:
  • Kelas 1-3 Dihapus, Iuran BPJS Kesehatan Berubah Juli 2025
  • Dinas Kesehatan Jakarta Catat 79 Kasus Virus HMPV Selama 2025
  • Gedung Imdaad Hamid RSKD Balikpapan Siap Tangani Penyakit Infeksius dan Stroke
  • Jalan Kaki Sehat, Tubuh jadi Kuat

Mengatur durasi tidur yang tepat tidak hanya membuat tubuh lebih segar, tetapi juga menjaga kesehatan mental, metabolisme tubuh, dan memperpanjang harapan hidup. Jika merasa membutuhkan tidur berlebih secara terus-menerus, sebaiknya periksakan kondisi tubuh ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Bahaya Tidur Panjang Durasi Tidur Ideal Kesehatan Jantung Kesehatan Mental Tidur Berlebihan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo Dinilai Berhasil Main Halus, PDIP Tak Jadi Oposisi
Next Article Waspadai Tanda Masalah Usus Sejak Dini

Informasi lainnya

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

9 Juli 2026

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

4 Juni 2026

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

4 Juni 2026

Mengapa Banyak Pikiran Bikin Lapar?

3 Juni 2026

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Pedagang Kelontong Dukung Stiker Larangan Jual Rokok ke Anak

Bisnis Silva

Senyum di Tengah Derita

Islami Alfi Salamah

Etika Menemukan Barang di Jalan

Islami Ericka

Ketika Dilempari Batu, Bangunlah Istana: Pelajaran Bijak Menghadapi Kritik

Perspektif Udex Mundzir

Bahaya Riba dalam Islam dan Cara Menghindarinya

Islami Ericka
Berita Lainnya
Nasional
Alfi Salamah15 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi