Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 26 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wacana Dokter Umum Boleh Operasi Caesar Dikritik Keras

Pakar kesehatan menyebut kebijakan ini tidak relevan dengan sistem medis dan regulasi masa kini.
ErickaEricka14 Mei 2025 Kesehatan
penolakan dokter umum operasi caesar
Ilustrasi dokter umum operasi caesar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Rencana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melatih dokter umum, khususnya di daerah, agar bisa melakukan operasi caesar memicu penolakan dari sejumlah pihak. Wacana ini dianggap tidak sesuai dengan perkembangan sistem kesehatan modern dan justru berisiko jika diterapkan tanpa syarat ketat.

Salah satu yang menentang keras adalah pakar global health security dari Griffith University dan Yarsi University, Dicky Budiman. Ia menyebut bahwa meski praktik ini pernah dilakukan pada masa lalu, kondisi saat ini sudah sangat berbeda.

“Memang secara historis dokter umum dulu pernah melakukan operasi caesar, khususnya pada 1950–1980-an, tapi itu dilakukan dalam situasi darurat dan keterbatasan. Tidak ada pelatihan atau sistem formal saat itu,” kata Dicky dalam keterangannya, Rabu (14/5/2025).

Menurutnya, menjadikan sejarah sebagai dasar kebijakan saat ini tanpa mempertimbangkan kemajuan ilmu, regulasi, dan etika kedokteran sangat berbahaya. Ia menegaskan bahwa konteks masa lalu tidak bisa dijadikan justifikasi logis di era dengan sistem kesehatan yang jauh lebih kompleks dan teregulasi.

Baca Juga:
  • Pentingnya Mengonsumsi Sayuran untuk Kesehatan
  • WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar
  • Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya
  • Dugaan Pemotongan Anggaran MBG, Apakah Cukup untuk Gizi Anak?

“Sekarang sudah ada Undang-Undang Praktik Kedokteran dan mekanisme hukum terkait malpraktik. Jadi jika dokter umum diberi kewenangan operasi besar tanpa pelatihan dan sertifikasi resmi, risikonya besar secara medis dan hukum,” tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa saat ini sistem spesialisasi kedokteran sudah mapan dan tenaga ahli lebih tersedia. Dalam pandangannya, memberikan kewenangan operasi kepada dokter umum hanya bisa dibenarkan dalam kondisi darurat seperti perang atau bencana besar yang melumpuhkan layanan medis.

“Logika kebijakan ini tidak tepat. Regulasi yang melarang dokter umum melakukan operasi besar juga berasal dari Kemenkes sendiri. Maka perubahan besar seperti ini seharusnya melalui kajian ilmiah dan hukum yang matang,” tegas Dicky.

Artikel Terkait:
  • Tangisan Bakar Kalori: Fakta Ilmiah di Balik Air Mata
  • Ketika Langit Kelabu Mengubah Kehidupan
  • Kemendagri Pastikan Dukung Eliminasi Malaria di Wilayah Papua
  • Mitos dan Fakta Seputar Vape yang Perlu Kamu Tahu

Pernyataan Dicky mencerminkan kekhawatiran komunitas medis terhadap kebijakan yang tidak berdasarkan kondisi sistemik saat ini. Alih-alih memperbaiki distribusi tenaga kesehatan di daerah, kebijakan ini justru dinilai bisa menurunkan standar keselamatan pasien.

Isu ini juga mencuat saat Indonesia terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer di seluruh daerah. Namun, penyelesaian persoalan krisis tenaga spesialis seharusnya dilakukan melalui investasi pada pendidikan kedokteran, bukan dengan mengubah batas kewenangan profesi.

Jangan Lewatkan:
  • Mulai Juli 2025, Cek Kesehatan Gratis Diperluas ke Sekolah dan Pesantren
  • Mengenali Anjing Rabies: Ciri-Ciri dan Langkah Cegah Penularannya
  • Kemenkes Kirim Dokter Belajar Penanganan Jantung ke Luar Negeri
  • Lanny Mulqie: Pola Hidup Sehat Kunci Kelola Hipertensi
Dokter Umum Kesehatan Indonesia Kritik Kebijakan Kemenkes Operasi Caesar Profesi Kedokteran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAgusriansyah: Ilmu dan Akhlak Kunci Kepemimpinan Gen Z
Next Article Coretax Gangguan, Wamenkeu Akui Tak Tahu Kapan Selesai Diperbaiki

Informasi lainnya

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

25 September 2026

Ketika Langit Kelabu Mengubah Kehidupan

11 September 2026

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

9 Mei 2026

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional

Bisnis Alfi Salamah

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah

XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Bisnis Assyifa

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Refleksi Alfi Salamah

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi