Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wacana Dokter Umum Boleh Operasi Caesar Dikritik Keras

Pakar kesehatan menyebut kebijakan ini tidak relevan dengan sistem medis dan regulasi masa kini.
ErickaEricka14 Mei 2025 Kesehatan
penolakan dokter umum operasi caesar
Ilustrasi dokter umum operasi caesar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Rencana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melatih dokter umum, khususnya di daerah, agar bisa melakukan operasi caesar memicu penolakan dari sejumlah pihak. Wacana ini dianggap tidak sesuai dengan perkembangan sistem kesehatan modern dan justru berisiko jika diterapkan tanpa syarat ketat.

Salah satu yang menentang keras adalah pakar global health security dari Griffith University dan Yarsi University, Dicky Budiman. Ia menyebut bahwa meski praktik ini pernah dilakukan pada masa lalu, kondisi saat ini sudah sangat berbeda.

“Memang secara historis dokter umum dulu pernah melakukan operasi caesar, khususnya pada 1950–1980-an, tapi itu dilakukan dalam situasi darurat dan keterbatasan. Tidak ada pelatihan atau sistem formal saat itu,” kata Dicky dalam keterangannya, Rabu (14/5/2025).

Menurutnya, menjadikan sejarah sebagai dasar kebijakan saat ini tanpa mempertimbangkan kemajuan ilmu, regulasi, dan etika kedokteran sangat berbahaya. Ia menegaskan bahwa konteks masa lalu tidak bisa dijadikan justifikasi logis di era dengan sistem kesehatan yang jauh lebih kompleks dan teregulasi.

Baca Juga:
  • Bayi Tertahan di RS Karena Biaya, Jaminan Kesehatan Dipertanyakan
  • Dugaan Pemotongan Anggaran MBG, Apakah Cukup untuk Gizi Anak?
  • Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?
  • Inilah 5 Cara Terapkan Self Love di Kehidupan Sehari-hari

“Sekarang sudah ada Undang-Undang Praktik Kedokteran dan mekanisme hukum terkait malpraktik. Jadi jika dokter umum diberi kewenangan operasi besar tanpa pelatihan dan sertifikasi resmi, risikonya besar secara medis dan hukum,” tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa saat ini sistem spesialisasi kedokteran sudah mapan dan tenaga ahli lebih tersedia. Dalam pandangannya, memberikan kewenangan operasi kepada dokter umum hanya bisa dibenarkan dalam kondisi darurat seperti perang atau bencana besar yang melumpuhkan layanan medis.

“Logika kebijakan ini tidak tepat. Regulasi yang melarang dokter umum melakukan operasi besar juga berasal dari Kemenkes sendiri. Maka perubahan besar seperti ini seharusnya melalui kajian ilmiah dan hukum yang matang,” tegas Dicky.

Artikel Terkait:
  • Burnout Diam-Diam di Anak Muda
  • Sehat dengan Konsumsi Buah-buahan, Inilah Kunci Hidup Lebih Berkualitas
  • Kemendukbangga Luncurkan Akademi Keluarga di Harganas 2025
  • Deklarasi Sinergi Keuskupan Agung Samarinda Melawan Stunting

Pernyataan Dicky mencerminkan kekhawatiran komunitas medis terhadap kebijakan yang tidak berdasarkan kondisi sistemik saat ini. Alih-alih memperbaiki distribusi tenaga kesehatan di daerah, kebijakan ini justru dinilai bisa menurunkan standar keselamatan pasien.

Isu ini juga mencuat saat Indonesia terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer di seluruh daerah. Namun, penyelesaian persoalan krisis tenaga spesialis seharusnya dilakukan melalui investasi pada pendidikan kedokteran, bukan dengan mengubah batas kewenangan profesi.

Jangan Lewatkan:
  • Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
  • Inilah Gaya Hidup yang Memengaruhi Kesehatan Mata
  • IDAI Imbau Orang Tua: Vaksinasi Anak Sebelum Mudik Lebaran
  • Tetap Sehat saat Traveling
Dokter Umum Kesehatan Indonesia Kritik Kebijakan Kemenkes Operasi Caesar Profesi Kedokteran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAgusriansyah: Ilmu dan Akhlak Kunci Kepemimpinan Gen Z
Next Article Coretax Gangguan, Wamenkeu Akui Tak Tahu Kapan Selesai Diperbaiki

Informasi lainnya

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

25 September 2026

Ketika Langit Kelabu Mengubah Kehidupan

11 September 2026

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

9 Mei 2026

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir

Coba Vaksin? Wakil Rakyat Dulu!

Editorial Udex Mundzir

Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang

Profil Lisda Lisdiawati

Wisata Instagramable Jadi Pangsa Pasar Baru

Travel Alfi Salamah

Menjaga Amanah

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi