Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kerja Sama Indonesia-Swedia, RS Dharmais Terima Hibah Rp15,3 Miliar

Empat MoU ditandatangani untuk transformasi layanan kesehatan dan riset penyakit tidak menular.
ErickaEricka27 Mei 2025 Kesehatan
Rumah Sakit Kanker Dharmais
Rumah Sakit Kanker Dharmais (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Swedia resmi menandatangani empat nota kesepahaman (MoU) di bidang kesehatan, mencakup kerja sama layanan umum, pengendalian resistensi antimikroba, pembangunan pusat radioterapi, serta pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Salah satu hasil konkret dari kerja sama ini adalah hibah sebesar Rp15,3 miliar untuk Rumah Sakit Kanker Dharmais.

MoU ditandatangani oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Kesehatan Swedia Acko Ankarberg Johansson dalam forum “Advancing Cooperation for a Healthier Future” di Jakarta, Selasa (27/5/2025). Bantuan Swedia ini diharapkan mendorong transformasi sistem kesehatan Indonesia melalui transfer teknologi, peningkatan keterampilan tenaga kesehatan, serta integrasi inovasi digital dan teknologi medis.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin melihat apakah solusi kesehatan modern Swedia bisa diaplikasikan di Indonesia, terutama untuk penyakit-penyakit kompleks seperti kanker dan diabetes,” ujar Budi Gunadi.

Baca Juga:
  • Rahasia Alami Membersihkan Usus Secara Efektif
  • Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan
  • Gedung Imdaad Hamid RSKD Balikpapan Siap Tangani Penyakit Infeksius dan Stroke
  • Rahasia Tingkatkan Daya Ingat dan Kesehatan Otak Melalui Nutrisi

Kerja sama juga mencakup kemitraan Kementerian Kesehatan dengan AstraZeneca untuk memperkuat pengendalian penyakit tidak menular dan kolaborasi dengan Essity dalam pengendalian resistensi antimikroba (AMR). Swedia juga mendorong proyek skrining anemia di tingkat komunitas bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan HemoCue.

Direktur Business Sweden Sri Kumala Chandra menjelaskan bahwa RS Dharmais akan menerima hibah sebesar 9 juta krona Swedia (setara Rp15,3 miliar) dari Swedfund untuk pengembangan fasilitas radioterapi. Dana tersebut diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu pasien yang selama ini bisa mencapai beberapa bulan.

“Dengan bantuan ini, akses terhadap layanan radioterapi di RS Dharmais bisa semakin luas dan cepat,” terang Kumala.

Artikel Terkait:
  • Mitos dan Fakta Seputar Vape yang Perlu Kamu Tahu
  • Kasus COVID-19 Naik, Kemenkes Imbau Warga Hindari Bepergian ke Luar Negeri
  • Menkes Pastikan Vaksin TBC Gates Foundation Bukan Uji Coba Sembarangan
  • Jalan Kaki Sehat, Tubuh jadi Kuat

Selain Dharmais, Swedia juga mempertimbangkan mendukung renovasi RS Fatmawati agar layanan rumah sakit lebih terpusat dan efisien. Proposal tahap awal telah diajukan, namun masih menunggu penilaian dari Kementerian Keuangan dan Bappenas.

Sementara itu, Menkes Swedia Acko Ankarberg Johansson menegaskan komitmennya untuk mendukung sistem kesehatan Indonesia yang tangguh dan modern. “Kami bangga menjadi mitra strategis Indonesia dalam membangun sistem kesehatan masa depan yang inklusif dan berdampak luas,” ujarnya.

Jangan Lewatkan:
  • Daun Kemangi Lebih dari Sekedar Pelengkap Hidangan
  • Inilah Gaya Hidup yang Memengaruhi Kesehatan Mata
  • Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh
  • 7 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Setelah Makan
Hibah Swedia Kemenkes RI Kerja Sama Indonesia Swedia MoU Kesehatan 2025 RS Dharmais
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePengolahan Sampah Jadi Listrik di Bali Dimulai Juli 2025
Next Article Ekonomi Kurban 2025 Merosot ke Rp27,1 Triliun, Terendah Sejak Pandemi

Informasi lainnya

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

14 Maret 2026

Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran

7 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Merdeka Jiwa

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir

Wartawan Garda Terdepan Bela Negara di Era Informasi

Daily Tips Assyifa

Menjelajahi Kuil Rubah Fushimi Inari

Travel Alfi Salamah

Ciri Orang Beriman: Sujud dan Ketundukan kepada Allah

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi