Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 6 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bali Dimulai Juli 2025

Pemerintah targetkan perizinan rampung akhir tahun, pembangunan pembangkit mulai awal 2026.
ErickaEricka27 Mei 2025 Lingkungan
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik Bali 2025
Ilustrasi Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik Bali 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Denpasar – Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (LH) akan memulai proses persiapan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) di Bali pada Juli 2025. Proses ini diawali dengan pengurusan berbagai perizinan teknis dan lingkungan sebagai tahap awal pembangunan yang ditargetkan berlangsung mulai 2026.

Hal ini disampaikan Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq saat mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Denpasar, Selasa (27/5/2025). Menurutnya, pemerintah akan mengejar penyelesaian seluruh proses perizinan teknis, tata ruang, dan lingkungan hingga akhir tahun 2025.

“Mulai bulan Juli kami kejar penyiapan segala peraturan yang diperlukan. Harapan kami Desember akhir, 33 unit pengolahan sampah sesuai arahan presiden sudah rampung proses izinnya,” kata Hanif.

Ia menambahkan bahwa proses pembangunan pembangkit akan mulai digarap awal 2026 dan dikawal oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Pembangkit tersebut nantinya akan menyalurkan listrik ke jaringan PLN, dengan skema subsidi pembelian bagi wilayah Bali.

Baca Juga:
  • BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Jawa Barat hingga 7 Februari
  • Ekoenzim Lawan Limbah Binatu
  • Galunggung Dilirik UNESCO, Warga Didorong Jadi Penjaga Alam
  • Gempa Poso M 5,8 Picu Tsunami Minor 4 Cm

Untuk mendukung operasional pembangkit, Hanif meminta pemerintah daerah menjamin ketersediaan bahan baku sampah minimal 1.000 ton per hari dan menyiapkan lokasi fisik pengolahan.

“Kalau tidak siap bahan baku dan lahannya, pengolahan tidak bisa dilakukan optimal,” ujarnya.

Hanif juga menegaskan bahwa pembangunan ini akan menggunakan dana APBN dan teknologi yang teruji. Ia mengingatkan agar proyek ini tidak mengulang kegagalan di daerah lain seperti RDF Rorotan, yang tidak mampu berfungsi maksimal karena pengolahan sampah bercampur organik dan bau yang tidak tertangani.

Artikel Terkait:
  • Indonesia Miliki Potensi 59 GW PLTS dari Lahan Bekas Tambang
  • KLH Dorong Pembatasan Impor Plastik Virgin Demi Kurangi Sampah
  • Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla
  • Gubernur DKI Tuntut Pembatalan Izin Usaha Pemilik Truk Tinja, Didenda Rp 5 Juta

“RDF memang ditujukan untuk sampah yang sudah terpilah. Kalau masih campur, akan muncul bau dan dampaknya buruk ke lingkungan sekitar,” terangnya.

Karena itu, Hanif menekankan pentingnya penggunaan teknologi terbaik dan seleksi awal terhadap jenis sampah untuk memastikan keberhasilan program pengolahan energi berbasis limbah ini.

Pemerintah pusat juga akan bekerja sama dengan Pemprov Bali agar pembangunan pembangkit ini bisa segera terwujud dan menjadi model pengelolaan sampah modern yang dapat diterapkan di daerah lain.

Jangan Lewatkan:
  • Penajam: Desa-Desa Masuk IKN, Butuh Solusi Adil
  • Pj Gubernur DKI dan Dishub Bahas Jam Kerja 2 Sesi untuk Redakan Kemacetan
  • Udin Kecam Perusahan hanya Keruk Batubara, Salurkan Bantuan ke Luar Kaltim
  • Supermoon Akhir Mei Diprediksi Picu Rob di Pesisir Utara Jawa
Hanif Faisol Nurofiq Listrik dari Sampah Pengolahan Sampah Bali Proyek Waste to Energy TPA Suwung
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBantuan Subsidi Upah Pekerja dan Guru Honorer Cair Juni
Next Article Kerja Sama Indonesia-Swedia, RS Dharmais Terima Hibah Rp15,3 Miliar

Informasi lainnya

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

12 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Djibouti dan Politik Geografi

Perspektif Alfi Salamah

Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia

Perspektif Udex Mundzir

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir

Akar Rasa Nusantara yang Terlupakan di Dapur Modern

Food Alfi Salamah

Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi