Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jakarta Peringkat 45 Kota Paling Berpolusi di Dunia

Polusi udara di kota-kota ASEAN menunjukkan tren mengkhawatirkan, Jakarta masuk posisi ketujuh di ASEAN.
SilvaSilva24 Januari 2025 Lingkungan
Polusi Udara di Jakarta
Polusi Udara di Jakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Sejumlah kota di Asia Tenggara, termasuk Jakarta, masuk dalam daftar kota paling berpolusi di dunia berdasarkan pantauan IQAir pada Jumat (24/01/2025). Hanoi, Vietnam, menjadi kota paling berpolusi di ASEAN dan keenam dunia, dengan indeks kualitas udara (AQI) sebesar 171, yang dikategorikan tidak sehat.

Sementara itu, Bangkok berada di peringkat sembilan dunia. Kabut asap tebal menyelimuti cakrawala kota, memaksa otoritas setempat mengambil langkah darurat. Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, bahkan mengimbau perusahaan untuk mengizinkan staf bekerja dari rumah guna mengurangi lalu lintas.

“Mereka harus mengambil tindakan lebih banyak, bukan hanya mengumumkan tingkat debu yang tinggi dan menutup sekolah,” ujar Khwannapat Intarit, warga Bangkok yang mengeluhkan dampak polusi pada aktivitas sehari-harinya.

Baca Juga:
  • BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah
  • Kebun Mini Super Kilat di Rumah
  • Bima Arya Curhat Kemacetan Bogor pada Heru Budi di Balai Kota DKI
  • Empat Wisata di Puncak Bogor Disegel, Dedi Mulyadi: Penyebab Banjir dari Sini

Di posisi ketiga belas dunia, Phnom Penh mencatatkan AQI 155. Adapun Jakarta menempati peringkat ke-45 dunia dan ketujuh di ASEAN, dengan skor AQI 78 yang masih masuk kategori normal.

Kondisi polusi udara di Jakarta kerap dikaitkan dengan kombinasi faktor seperti emisi kendaraan bermotor, aktivitas industri, dan pembakaran sampah. Namun, upaya mitigasi masih belum signifikan dalam memperbaiki kualitas udara ibu kota.

Artikel Terkait:
  • Pj Gubernur DKI dan Dishub Bahas Jam Kerja 2 Sesi untuk Redakan Kemacetan
  • UI Edukasi Bahaya Limbah Minyak Jelantah kepada Siswa SD
  • Bendung Katulampa Siaga 3, Banjir Ancam Jakarta di Musim Hujan
  • BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga

Para pakar lingkungan mendesak pemerintah untuk segera melakukan langkah strategis guna mengurangi emisi. Salah satu langkah yang dianggap perlu adalah memperbanyak ruang hijau dan mendorong penggunaan transportasi umum ramah lingkungan.

Sebagai perbandingan, beberapa kota besar lainnya seperti New Delhi, India, mencatatkan indeks lebih buruk dengan AQI di atas 200. Kondisi ini menunjukkan bahwa polusi udara masih menjadi tantangan global yang membutuhkan solusi kolektif lintas negara.

Jangan Lewatkan:
  • Koalisi Papua Kecam Intervensi Pejabat Terkait Tambang Raja Ampat
  • Normalisasi Sungai di Bontang Atasi Banjir Rob,Pemprov Kaltim-TNI
  • Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir
  • Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni
ASEAN Jakarta Kualitas Udara Lingkungan Polusi Udara
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBGN Usulkan Tambahan Rp 100 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis
Next Article PPDB 2025 Alami Perubahan, Zonasi Tetap Jadi Perdebatan

Informasi lainnya

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026

Ekoenzim Lawan Limbah Binatu

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Travel Alfi Salamah

Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor

Techno Dexpert Corp

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Islami Lisda Lisdiawati

Mengukir Adab Haji dan Sunnah Wasiat Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi