Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Bencana Mengubah Cara Kita Bepergian

Wisata Gunung Api, Indah tapi Seberapa Aman?

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 13 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Penguatan Monsun Asia picu potensi hujan deras di banyak wilayah Indonesia pekan ini.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati15 Februari 2026 Lingkungan
BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari
Ilustrasi Hujan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Langit Nusantara kembali menebal. Seperti tirai kelabu yang ditarik perlahan, potensi hujan deras diprediksi menyelimuti sejumlah daerah di Indonesia pada pertengahan Februari ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak cuaca ekstrem yang dipicu penguatan Monsun Asia.

Peringatan tersebut berlaku untuk periode 15 hingga 21 Februari 2026. Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa analisis dinamika atmosfer menunjukkan dominasi angin baratan akibat menguatnya Monsun Asia.

Kondisi ini mempercepat pembentukan awan konvektif, khususnya di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan. Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada di fase Samudra Hindia turut memperkuat pertumbuhan awan hujan, diperparah dengan gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby yang memicu perlambatan serta belokan angin di sejumlah kawasan.

“Penguatan Monsun Asia yang disertai aktivitas gelombang atmosfer meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, bahkan berpeluang disertai petir dan angin kencang,” ujar Andri dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan, pada 15 -16 Februari, potensi hujan lebat diprakirakan terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.

Baca Juga:
  • 157 Paus Terdampar di Tasmania, Separuh Ditemukan Mati
  • Menteri ESDM Hentikan Tambang Nikel di Raja Ampat Milik Antam
  • Ekoenzim Lawan Limbah Binatu
  • Bima Arya Curhat Kemacetan Bogor pada Heru Budi di Balai Kota DKI

Memasuki 17 – 18 Februari, wilayah terdampak meliputi Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, serta Sulawesi Utara.

Sementara itu, pada 19 Februari, hujan deras berpotensi melanda Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Pegunungan. Adapun pada 20 – 21 Februari, potensi cuaca serupa diperkirakan masih berlangsung di Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Nusa Tenggara Timur.

Pelaksana harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menambahkan bahwa pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan memperkuat langkah mitigasi sesuai tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

“Koordinasi lintas sektor perlu ditingkatkan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” kata Ida.

Artikel Terkait:
  • Gubernur Jabar Menangis, Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor Disorot
  • Laju Deforestasi Indonesia 2024 Tembus 175 Ribu Ha
  • Larangan Baru di Bandara Terkenal Eropa Menjadi Sorotan!
  • Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir dan lereng curam agar lebih berhati-hati. Aktivitas di daerah aliran sungai disarankan untuk dibatasi saat intensitas hujan meningkat. Selain itu, warga yang hendak melakukan perjalanan darat, laut, maupun udara diminta rutin memantau pembaruan informasi cuaca.

Penguatan Monsun Asia kali ini terjadi di tengah tingginya curah hujan musiman pada awal tahun. Sejumlah daerah sebelumnya telah mengalami banjir dan longsor akibat hujan berkepanjangan. Dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dalam sepekan ke depan, kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan dampak kerugian material maupun korban jiwa.

Peringatan dini ini diharapkan menjadi rambu bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk lebih waspada. Cuaca ekstrem memang tak dapat dicegah, tetapi dampaknya bisa ditekan melalui langkah antisipatif dan kesiapan bersama.

Jangan Lewatkan:
  • Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?
  • Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya
  • Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli
  • Penajam: Desa-Desa Masuk IKN, Butuh Solusi Adil

Bencana Hidrometeorologi BMKG Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Monsun Asia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKetika Narkoba Dilindungi Oknum
Next Article Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Informasi lainnya

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Selamat Tinggal Agustus Kelabu: Tinggalkan Joget-joget di Istana

Editorial Udex Mundzir

Haji Ilegal, Iman yang Dimanfaatkan

Editorial Udex Mundzir

Langkah Skuad Muda yang Tertatih

Perspektif Assyifa

Sentralisasi Berkedok Nasionalisme

Editorial Udex Mundzir

5 Kota Dingin di Jawa Timur yang Cocok untuk Liburan

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Temaram di Khalifa

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi