Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Cegah Karhutla Berulang, PKS Kaltim Bergerak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Asosiasi Amal Hadiah Haji & Mu'tamer yang berbasis di Makkah bekerja sama dengan Perusahaan Kedana
Alfi SalamahAlfi Salamah4 Juli 2023 Islami
Jamaah Haji Laksanakan Lempar Jumrah
Ilustrasi Jamaah haji Indonesia melempar Jumrah Wusto di Jamarat, Mina (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Lempar jumrah merupakan salah satu ritual utama dalam pelaksanaan ibadah haji. Dalam ritual ini, jamaah haji melemparkan batu kerikil ke tiga pilar di Mina, yang melambangkan penolakan terhadap perbuatan jahat.

Di musim haji tahun ini terdapat lebih dari 1,84 juta peziarah yang berpartisipasi. Maka total ada lebih dari 100 juta kerikil yang digunakan dalam ritual tersebut. Lantas ke mana perginya semua kerikil ini setelah ritual selesai?

Lempar Jumrah Mulai Hari Raya Kurban

Karena lembah Mina dan jamarat kembali kosong setelah haji, jawaban atas pertanyaan terletak pada pengaturan yang cermat dan ilmiah yang Pemerintah Saudi lakukan.

Ritual lempar jumrah mulai pada Hari Raya Kurban, 10 Dzulhijjah, saat jamaah melempar kerikil ke salah satu pilar, Jamarat Al Aqaba. Selama dua atau tiga hari berikutnya, yang terkenal sebagai Ayyam Al Tashreeq, mereka melempar tujuh batu ke masing-masing dari tiga pilar.

Baca Juga:
  • Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji
  • Etika Digital dalam Islam
  • Harapan Terwujud: Jamaah Haji Tambahan Menyentuh Tanah Suci
  • Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Tiga itu ialah Jamarat Al Sugra (pilar kecil), Jamarat Al Wusta (pilar sedang), dan Jamarat Al Aqaba (pilar terbesar). Setiap peziarah menggunakan total 49 kerikil jika mereka melakukan ritual selama tiga hari, dan 70 kerikil jika mereka tinggal selama empat hari.

Asosiasi Amal Hadiah Haji dan Mu’tamer

Melansir Gulf News, Selasa (4/7/2023), setelah ritual selesai, kerikil yang terlemparkan ke tiga pilar itu jatuh vertikal ke bawah dan mengendap di ruang bawah tanah fasilitas Jamarat, yang memiliki kedalaman hingga 15 meter.

Artikel Terkait:
  • Sahabat Kecil Rasulullah
  • Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya
  • Senyum di Tengah Derita
  • Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Dengan menggunakan perangkat conveyor belt, batu-batu kerikil itu terkumpulkan. Kerikil ini menjalani proses penyaringan dan tersemprot dengan air untuk menghilangkan debu dan kotoran.

Asosiasi Amal Hadiah Haji & Mu’tamer yang berbasis di Makkah. Bekerja sama dengan Perusahaan Kedana, memainkan peran penting dalam melayani para peziarah.

Tahun lalu, organisasi tersebut memasok lebih dari 80 ribu kantong batu kerikil. Untuk pelemparan batu dan mendistribusikannya di lebih dari 300 titik kontak jamaah di Muzdalifah. Selain fasilitas Jembatan Jamarat di Mina.

Jangan Lewatkan:
  • Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA
  • Harta Melimpah, Hati Tetap Zuhud
  • Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih
  • Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Info Haji 2023 Jamarat Al Wusta Melempar Jumrah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenakjubkan! Program Haji Gratis Apresiasi Jamaah Gaza
Next Article Kisah Inspiratif Pria 39 Tahun Mengabdi di Pabrik Kiswah Ka’bah

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Garut–BCA via Politri Tasikmalaya 

Profil Adit Musthofa

Agar Generasi Z tidak Mencemaskan

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Nikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA

Travel Ericka

Ayi Mulyana: Membangun Pramuka yang Berkontribusi Nyata

Profil Silva

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi