Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Jawa Barat hingga 7 Februari

BMKG memprediksi curah hujan tinggi di Jawa Barat akibat bibit siklon tropis, La Nina, dan seruakan udara dingin dari Siberia.
SilvaSilva2 Februari 2025 Lingkungan
Peringatan Hujan Ekstrem Jawa Barat Februari 2025
Peringatan Hujan Ekstrem Jawa Barat Februari 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan ekstrem di Jawa Barat dalam periode 2-7 Februari 2025. Peningkatan curah hujan ini disebabkan oleh beberapa faktor meteorologi yang berkontribusi terhadap cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh fenomena angin muson Asia yang semakin kuat, La Nina lemah yang diperkirakan berlangsung hingga Maret-April, serta seruakan udara dingin dari dataran tinggi Siberia. Selain itu, pengaruh Madden-Julian Oscillation (MJO) yang bergerak ke Indonesia bagian tengah juga turut memperburuk situasi.

Menurut Dwikorita, BMKG mendeteksi adanya bibit siklon tropis di Samudera Hindia yang dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Bibit siklon ini meningkatkan risiko curah hujan tinggi dan angin kencang, terutama di daerah pesisir.

Baca Juga:
  • BPBD DKI Umumkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta 5-9 Mei 2023
  • UI Edukasi Bahaya Limbah Minyak Jelantah kepada Siswa SD
  • Laju Deforestasi Indonesia 2024 Tembus 175 Ribu Ha
  • Gubernur DKI Tuntut Pembatalan Izin Usaha Pemilik Truk Tinja, Didenda Rp 5 Juta

Selain Jawa Barat, BMKG juga memperingatkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah lain, seperti Papua, NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Jambi.

Dwikorita menambahkan bahwa selain hujan deras, wilayah pesisir juga perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi. BMKG memprediksi gelombang bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia, terutama di perairan dari Bengkulu hingga NTT.

Plt Sestama BMKG Guswanto juga mengungkapkan adanya pertumbuhan awan kumulonimbus dalam periode ini dengan cakupan luas di beberapa wilayah seperti Selat Malaka, Aceh, Laut Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Laut Banda, Papua Barat, dan Papua. Ia menegaskan bahwa awan kumulonimbus dengan cakupan lebih dari 75 persen dapat membahayakan jalur penerbangan dan aktivitas maritim.

Artikel Terkait:
  • DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini
  • Pemerintah Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat
  • Gubernur Elisa Sebut Warga Tolak Penutupan Tambang Nikel Gag
  • Menghindari Pelanggaran dan Mencegah Viralitas: Kapolda Metro Jaya Mengingatkan Jajarannya untuk Disiplin

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersiap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama jika melihat tanda-tanda alam seperti awan gelap di hulu sungai atau curah hujan yang berlangsung terus-menerus dalam waktu lama.

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan mengambil langkah mitigasi yang tepat guna mengurangi risiko bencana.

Jangan Lewatkan:
  • Kasus Radiasi Cikande Masuk Tahap Penyidikan, PT PMT Dianggap Lalai
  • Krisis Plastik Jadi Peluang Gaya Hidup Ramah Lingkungan
  • Pertamina Perluas Produksi Bioavtur Jelantah di Dua Kilang
  • Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir
Bencana Alam BMKG Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Jawa Barat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDampak Psikologis Nama Umum di Indonesia
Next Article Pedagang Kelontong Dukung Stiker Larangan Jual Rokok ke Anak

Informasi lainnya

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Memahami Kuasa Pengampunan Negara

Gagasan Ericka

Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia

Happy Silva

Liburan Seru Cuma Rp1 Juta?

Travel Alfi Salamah

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Langkah Skuad Muda yang Tertatih

Opini Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi