Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Jawa Barat hingga 7 Februari

BMKG memprediksi curah hujan tinggi di Jawa Barat akibat bibit siklon tropis, La Nina, dan seruakan udara dingin dari Siberia.
SilvaSilva2 Februari 2025 Lingkungan
Peringatan Hujan Ekstrem Jawa Barat Februari 2025
Peringatan Hujan Ekstrem Jawa Barat Februari 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan ekstrem di Jawa Barat dalam periode 2-7 Februari 2025. Peningkatan curah hujan ini disebabkan oleh beberapa faktor meteorologi yang berkontribusi terhadap cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh fenomena angin muson Asia yang semakin kuat, La Nina lemah yang diperkirakan berlangsung hingga Maret-April, serta seruakan udara dingin dari dataran tinggi Siberia. Selain itu, pengaruh Madden-Julian Oscillation (MJO) yang bergerak ke Indonesia bagian tengah juga turut memperburuk situasi.

Menurut Dwikorita, BMKG mendeteksi adanya bibit siklon tropis di Samudera Hindia yang dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Bibit siklon ini meningkatkan risiko curah hujan tinggi dan angin kencang, terutama di daerah pesisir.

Baca Juga:
  • Kasus Radiasi Cikande Masuk Tahap Penyidikan, PT PMT Dianggap Lalai
  • KLH Segel 200 Hektare Lahan Terbakar di Kubu Raya
  • BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah
  • Galunggung Dilirik UNESCO, Warga Didorong Jadi Penjaga Alam

Selain Jawa Barat, BMKG juga memperingatkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah lain, seperti Papua, NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Jambi.

Dwikorita menambahkan bahwa selain hujan deras, wilayah pesisir juga perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi. BMKG memprediksi gelombang bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia, terutama di perairan dari Bengkulu hingga NTT.

Plt Sestama BMKG Guswanto juga mengungkapkan adanya pertumbuhan awan kumulonimbus dalam periode ini dengan cakupan luas di beberapa wilayah seperti Selat Malaka, Aceh, Laut Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Laut Banda, Papua Barat, dan Papua. Ia menegaskan bahwa awan kumulonimbus dengan cakupan lebih dari 75 persen dapat membahayakan jalur penerbangan dan aktivitas maritim.

Artikel Terkait:
  • Gen Z, Pilar Baru Gerakan Lingkungan Global
  • Gempa Poso M 5,8 Picu Tsunami Minor 4 Cm
  • Mahasiswa Geruduk Gedung Dewan, Tuntut Tambang Ilegal Ditutup
  • Seno Aji Kecam Penambang Nakal di Kaltim

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersiap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama jika melihat tanda-tanda alam seperti awan gelap di hulu sungai atau curah hujan yang berlangsung terus-menerus dalam waktu lama.

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan mengambil langkah mitigasi yang tepat guna mengurangi risiko bencana.

Jangan Lewatkan:
  • KLH Dorong Pembatasan Impor Plastik Virgin Demi Kurangi Sampah
  • Rano Karno: Inovasi Sampah Kunci Agar Jakarta Tak Tenggelam
  • Warga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat
  • Indonesia Dinilai Kurang Serius Atasi Polusi Plastik
Bencana Alam BMKG Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Jawa Barat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDampak Psikologis Nama Umum di Indonesia
Next Article Pedagang Kelontong Dukung Stiker Larangan Jual Rokok ke Anak

Informasi lainnya

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Opini Alfi Salamah

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Gagasan Udex Mundzir

Childfree dalam Pandangan Islam

Islami Alfi Salamah

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi