Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 24 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Program konversi kendaraan di Yogyakarta menghadirkan becak listrik sebagai pengganti bentor yang ditarik dari peredaran.
Alfi SalamahAlfi Salamah4 Juni 2026 Daerah
Bentor
Pemusnahan Bentor di Yogyakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yogyakarta – Suasana emosional mewarnai penyerahan becak listrik kepada para pengemudi becak di Yogyakarta. Sebanyak 50 becak motor (bentor) yang selama bertahun-tahun menjadi alat mencari nafkah para pengemudi resmi ditarik dan dimusnahkan sebagai bagian dari program penataan transportasi di kawasan Malioboro.

Program tersebut dilakukan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan DIY dengan mengganti armada bentor berbahan bakar minyak menjadi becak listrik yang lebih ramah lingkungan. Para pengemudi yang selama ini mengandalkan kendaraan hasil modifikasi itu kini mulai beralih ke moda transportasi rendah emisi yang diharapkan dapat mendukung wajah baru kawasan wisata Yogyakarta.

Bagi sebagian pengemudi, keputusan melepas bentor bukan perkara mudah. Kendaraan yang memadukan becak kayuh dengan mesin sepeda motor tersebut telah menjadi sumber penghidupan mereka selama bertahun-tahun, termasuk untuk melayani wisatawan maupun warga yang beraktivitas di pusat kota.

“Dulunya ini becak kayu, terus ada rezeki saya pasangi mesin. Waktu itu hampir Rp5 juta untuk beli mesinnya,” ujar Wasiyatno, pengemudi bentor yang telah mengoperasikan kendaraannya selama sekitar satu dekade.

Pria tersebut mengaku berat harus berpisah dengan kendaraan yang selama ini menjadi teman bekerja. Namun, ia menyadari perkembangan teknologi dan kebutuhan transportasi yang lebih bersih menuntut adanya perubahan.

Baca Juga:
  • Aulia-Rendi Terima Memori Jabatan, Siap Lanjutkan Program Kukar Idaman
  • Satpol-PP Gelap Operasi Gabungan Gempur Rokok Ilegal, Ribuan Rokok Ilegal Diamankan
  • Penumpang Bandara Soetta Tembus 168 Ribu Saat Arus Balik
  • Pemkab Kukar Ingin BBM SKK Migas Disuplai Lokal

“Kalau sudah ada yang baru, kenapa harus pakai yang lama,” katanya.

Menurut Wasiyatno, penggunaan becak listrik berpotensi menekan biaya operasional karena tidak lagi bergantung pada bahan bakar minyak. Meski demikian, ia masih memiliki kekhawatiran terkait perawatan kendaraan listrik yang dinilai membutuhkan kemampuan teknis khusus.

“Kalau bentor kan hampir semua mekanik bisa memperbaiki. Kalau listrik belum tentu semua menguasai,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Setyowati, menjelaskan pemusnahan bentor dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan transportasi sekaligus menjaga karakter kawasan Malioboro yang lebih tertib dan ramah lingkungan. Pemerintah tidak memberikan kompensasi dalam bentuk uang tunai kepada para pemilik bentor yang mengikuti program konversi tersebut.

Artikel Terkait:
  • 36 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, BMKG Ingatkan Warga Waspada
  • Bukan Sembunyi atau Lari, Gus Barra Temui Pendemo
  • Bupati Tasikmalaya Pimpin Apel Hari Anti Korupsi
  • Bupati Subandi Sidak ke SMPN 3 Porong, Respon Kerusakan Atap Kelas Janji Segera Perbaikan

“Bagian rangka dan komponen kendaraan yang masih memiliki nilai ekonomi nantinya akan dikelola oleh koperasi pengemudi becak,” kata Chrestina.

Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pengurangan emisi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Keberadaan becak listrik juga menjadi bagian dari transformasi transportasi tradisional agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan peran para pengemudinya.

Sejumlah pengemudi berharap program konversi serupa dapat diperluas sehingga semakin banyak rekan mereka yang memperoleh armada baru. Selain menawarkan biaya operasional yang lebih hemat, penggunaan becak listrik dinilai mampu memberikan citra transportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan di kawasan wisata andalan Kota Yogyakarta.

Jangan Lewatkan:
  • KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone
  • BPSDM Kaltim Kembangkan CorpU untuk Perkuat SDM ASN
  • Gubernur Kaltim Isran Noor Industri Kelapa Sawit Bukan Penyebab Kerusakan Hutan
  • Polres Penajam Paser Utara Gelar Operasi Patuh 2023

Dengan dimulainya penggantian 50 bentor menjadi becak listrik, Yogyakarta memasuki babak baru dalam penataan transportasi tradisional. Di tengah rasa haru para pengemudi, harapan terhadap masa depan yang lebih bersih dan efisien pun mulai tumbuh.

Becak Listrik Dishub DIY Malioboro Transportasi Ramah Lingkungan Yogyakarta
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFokus Berlebih yang Tak Disadari
Next Article Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Informasi lainnya

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

15 Agustus 2026

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan

Editorial Udex Mundzir

Prabowo Akan Kehilangan Kesempatan Emas

Editorial Udex Mundzir

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Islami Assyifa

Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru

Travel Alfi Salamah

Urban Farming: Mandiri di Kota

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi