Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

Kebakaran genset Sound Horeg di Pati memicu perdebatan dan beragam reaksi publik.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati16 Juni 2026 Daerah
Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka
Kobaran api melalap perangkat sound horeg saat sesi cek sound di Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pati – Kobaran api yang melahap sebuah genset penggerak Sound Horeg di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin malam, menghadirkan ironi tersendiri. Di media sosial, kabar kebakaran itu bukan hanya menjadi informasi peristiwa, tetapi juga memunculkan gelombang respons yang mencerminkan perdebatan panjang mengenai keberadaan Sound Horeg di tengah masyarakat.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.30 WIB saat perangkat Sound Horeg sedang beroperasi menggunakan genset sebagai sumber listrik utama. Berdasarkan keterangan yang beredar, sebelum kebakaran terjadi sejumlah saksi mendengar percikan dari instalasi kabel yang terhubung ke genset.

Tak lama kemudian terdengar ledakan yang disusul munculnya api dari bagian mesin genset. Kobaran api dengan cepat membakar perangkat tersebut beserta kabel-kabel penyalur daya yang digunakan untuk mengoperasikan sistem suara berdaya besar itu.

Kru yang berada di lokasi sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menyelamatkan kendaraan dan perlengkapan lain di sekitar lokasi. Namun besarnya kobaran membuat bantuan pemadam kebakaran tetap dibutuhkan.

Dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas berhasil mengendalikan api sebelum merambat ke area yang lebih luas dan mengancam permukiman warga di sekitar lokasi acara.

Baca Juga:
  • Kaltim Siapkan 1000 Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM
  • Rendi Solihin Berikan Alsintan untuk Meningkatkan Pertanian dan Kesejahteraan Petani
  • Mojokerto Fokus Pada Pertumbuhan Anak Melalui Program Inovatif Sehati
  • Ali Hamdi Maknai Kemerdekaan Sebuah Anugerah untuk Disyukuri dan Dijaga

Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro menjelaskan operator sempat diminta mematikan perangkat suara setelah terdengar percikan listrik dari instalasi yang terhubung ke genset. Namun beberapa saat kemudian ledakan terjadi dan memicu kebakaran. (Pati, 15/6/26)

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material masih dalam proses pendataan, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan awal mengarah pada gangguan instalasi listrik yang terhubung dengan sumber daya genset.

Peristiwa ini kembali menempatkan Sound Horeg dalam ruang perdebatan publik. Dalam beberapa bulan terakhir, keberadaan sistem audio berdaya sangat besar tersebut menjadi pembahasan di berbagai daerah, terutama terkait tingkat kebisingan, gangguan terhadap aktivitas masyarakat, hingga persoalan keselamatan penggunaan peralatan berkapasitas tinggi.

Menariknya, reaksi yang muncul di media sosial justru lebih banyak membahas fenomena Sound Horeg dibanding kebakaran itu sendiri. Sejumlah komentar yang terlihat pada unggahan media sosial memperlihatkan ekspresi syukur, sindiran, hingga dukungan terhadap berkurangnya aktivitas Sound Horeg di lingkungan mereka.

Beberapa akun menuliskan komentar seperti “Alhamdulillah”, “Lagi, lagi, lagi,” hingga “Ada doa orang teraniaya yang terkabul?”. Komentar lain menyebut bahwa sebagian warga merasa terganggu oleh suara keras yang selama ini dihasilkan perangkat tersebut.

Artikel Terkait:
  • Duta Pelajar Sadar Hukum Kubar 2023, Meretas Jalur Keadilan dari Sekolah
  • Pencopotan CB Staf Ahli Gubernur Terkait Kasus Izin PT Sendawar Jaya
  • Ancaman Karhutla Kembali Muncul di Kaltim: BMKG Deteksi Sembilan Titik Panas
  • Revitalisasi SD Negeri 020 di Kalimantan Timur oleh YPA-MDR

Di sisi lain, terdapat pula pengguna media sosial yang mengingatkan agar peristiwa kebakaran tidak dijadikan bahan perayaan. Mereka menilai keselamatan manusia dan potensi kerugian yang ditimbulkan tetap harus menjadi perhatian utama, terlepas dari perdebatan mengenai Sound Horeg.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa Sound Horeg kini tidak lagi sekadar perangkat hiburan keliling. Ia telah berkembang menjadi isu sosial dan budaya yang memunculkan beragam pandangan di masyarakat. Sebagian kelompok melihatnya sebagai ekspresi kreativitas dan hiburan rakyat, sementara kelompok lain menganggapnya mengganggu ketertiban lingkungan.

Bagi masyarakat, kejadian di Pati menjadi pengingat penting mengenai aspek keselamatan dalam penggunaan perangkat listrik berdaya besar. Instalasi kabel, kapasitas genset, serta standar keamanan operasional menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan ketika acara melibatkan sistem suara berkapasitas tinggi.

Kebakaran genset Sound Horeg di Desa Pasucen akhirnya berhasil diatasi tanpa menimbulkan korban. Namun peristiwa itu meninggalkan dua cerita sekaligus: soal pentingnya keselamatan teknis dalam penyelenggaraan hiburan masyarakat dan tentang perdebatan yang masih berlangsung mengenai posisi Sound Horeg di ruang publik. Di tengah berkembangnya budaya hiburan berbasis audio berdaya besar, tantangan berikutnya adalah menemukan titik temu antara kreativitas, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan di Penajam
  • 11 Serdik Sespimmen Angkatan 63 Belajar Art Policing di Mojokerto
  • 33 Kasus Dihentikan dengan Pendekatan Restorative Justice di Kaltim
  • Atasi Kahutla, Pemkab Kukar Serahkan Mobil Damkar Canggih

Budaya Masyarakat Desa Pasucen Kebakaran Genset Pati Sound Horeg
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami
Next Article Rakyat Tidak Punya Hak untuk Mendapat Keadilan di Negara Hukum

Informasi lainnya

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Cara Efektif Menghitung Dana Pensiun di Indonesia

Daily Tips Assyifa

Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis

Bisnis Assyifa

Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri

Editorial Udex Mundzir

Tren Makanan Sehat di 2024

Food Alfi Salamah

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi