Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 10 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Gempa dangkal di tenggara Palu memicu kepanikan, namun tidak berpotensi tsunami.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati16 Juni 2026 Nasional
Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami
Gempa M6,7 guncang Tenggara Palu Sulteng. (Dok. BMKG)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Palu – Guncangan kuat kembali mengingatkan warga Sulawesi Tengah pada pengalaman panjang hidup berdampingan dengan aktivitas sesar aktif. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Palu, Selasa pagi, membuat masyarakat berhamburan keluar rumah dan bangunan untuk mencari tempat aman.

Gempa terjadi pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB atau 11.27 Wita. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa berkategori dangkal dan hasil pemodelan menunjukkan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Kedalaman yang relatif dangkal membuat getaran terasa cukup kuat sehingga warga memilih keluar dari rumah dan perkantoran. Hingga beberapa waktu setelah kejadian, masyarakat masih memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

BMKG mencatat pusat gempa berada di daratan. Tiga menit setelah gempa utama, lembaga geologi Amerika Serikat (USGS) mendeteksi gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2 yang berlokasi sekitar 44 kilometer timur tenggara Palu dengan kedalaman yang sama.

Baca Juga:
  • Lewat Metode Air Drop, Kemhan Kirim 800 Ton Bantuan ke Gaza
  • Lagapurnagita 2023 Lansia Bernyanyi Bahagia
  • Logo Hari Santri 2025 ‘Pita Cakrawala’ Resmi Dirilis Kemenag
  • Dewan Pers Desak Polri Usut Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo

“Gempa bumi tersebut berkategori dangkal dengan kedalaman pusat gempa mencapai 10 kilometer, namun hasil pemodelan matematis menunjukkan aktivitas seismik ini tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami,” demikian keterangan BMKG yang dikutip dari Antara di Jakarta, Selasa (16/6/26). Penjelasan itu disampaikan setelah analisis terhadap lokasi episentrum dan karakteristik gempa dilakukan. (Jakarta, 16/6/26).

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. BPBD setempat masih melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan.

Bagi masyarakat Sulawesi Tengah, peristiwa ini memiliki arti lebih dari sekadar angka magnitudo. Palu pernah mengalami bencana besar pada 2018 ketika gempa berkekuatan 7,5 disertai tsunami dan likuefaksi menimbulkan kerusakan luas serta memaksa lebih dari 87 ribu warga mengungsi.

Kerugian dan kerusakan akibat bencana 2018 bahkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp13,82 triliun. Kota Palu menjadi wilayah dengan dampak ekonomi terbesar, disusul Kabupaten Sigi dan Donggala.

Artikel Terkait:
  • Kapal Feri Tenggelam di Perairan PPU, Dua Penumpang Terjebak
  • Jembatan Suramadu Didesak Dirubuhkan, Pemerintah Pusat Angkat Bicara
  • OJK Bebaskan Danacita dan ITB dari Pelanggaran
  • Jejak Kehidupan

Pengalaman tersebut membuat kewaspadaan masyarakat terhadap setiap guncangan gempa semakin tinggi. Respons cepat untuk keluar dari bangunan dan mencari informasi dari sumber resmi menjadi bagian dari budaya kesiapsiagaan yang terus dibangun di daerah rawan bencana.

BMKG juga mencatat aktivitas gempa susulan magnitudo 5,2 pada pukul 11.14 WIB atau sekitar 29 kilometer tenggara Palu dengan kedalaman 10 kilometer. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Gempa bumi memang tidak dapat diprediksi kapan terjadi, tetapi dampaknya dapat dikurangi melalui kesiapsiagaan, edukasi kebencanaan, serta kepatuhan terhadap informasi resmi. Peristiwa Selasa pagi ini kembali mengingatkan pentingnya budaya mitigasi di wilayah yang berada di jalur aktif gempa seperti Sulawesi Tengah.

Jangan Lewatkan:
  • Tarian Kolosal 100 Bantengan di Majafest 2023, Kental Nuansa Majapahit
  • Potensi Zakat Capai 400 Triliun, Tasikmalaya Terima Penghargaan Kota Wakaf 2024
  • Puan Maharani Ajak Perkuat Persaudaraan di Momen Imlek
  • Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?
7 Bencana Alam BMKG Gempa M 6 Gempa Palu Sulawesi Tengah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJangankan Membuktikan Ijazah Asli?
Next Article Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

17 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang

Profil Lisda Lisdiawati

Gegetuk, Jejak Manis Kuliner Sunda

Food Alfi Salamah

Tips Penting bagi Jamaah Haji Baru Tiba, Perhatikan 5 Hal Ini

Islami Alfi Salamah

Prabowo Masih Takut Bayang-Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Menyingkap Tabir di Balik ‘Penyalahgunaan Wewenang’

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah15 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

120 Saksi dan 4 Ahli Jadi Bukti Jerat Nadiem Makarim

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi