Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 1 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Mahasiswa UI menggelar aksi dengan lima tuntutan terkait ekonomi, anggaran, dan demokrasi.
Alfi SalamahAlfi Salamah12 Juni 2026 Nasional
BEM UI
Mahasiswa UI berkumpul di lapangan parkir Fisip UI untuk bertolak ke Jakarta malakukan aksi demontrasi di Jakarta. (Pic: L6/DAP)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) memilih turun ke jalan. Ribuan mahasiswa dijadwalkan menggelar aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), dengan membawa lima tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah.

Aksi yang mengusung tema “Menuju Indonesia Bangkrut” itu merupakan hasil konsolidasi mahasiswa yang dilakukan beberapa hari sebelumnya. Mahasiswa menilai berbagai kebijakan ekonomi dan tata kelola anggaran negara belum mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari mahalnya harga kebutuhan pokok hingga menyempitnya lapangan pekerjaan.

Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan menjelaskan, terdapat lima tuntutan utama yang akan disampaikan dalam aksi tersebut. Pertama, menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kedua, menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). Ketiga, menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, menghentikan praktik militerisme di ranah sipil. Kelima, mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah dan berhenti menghindari kritik publik.

Mahasiswa menilai berbagai persoalan ekonomi saat ini tidak hanya tercermin dalam angka pertumbuhan nasional, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kenaikan harga pangan, biaya hidup yang meningkat, serta terbatasnya kesempatan kerja menjadi alasan utama mengapa isu ekonomi ditempatkan sebagai fokus utama aksi.

Baca Juga:
  • Nasib Honorer Tidak Lolos PPPK: Pekerja Paruh Waktu Jadi Solusi
  • Diskon Tarif Tol Diberlakukan di 10 Ruas Selama Libur Iduladha
  • Kapal Feri Tenggelam di Perairan PPU, Dua Penumpang Terjebak
  • Mirati Dewaningsih Soroti Perlunya Kesetaraan Akses Pendidikan

“Kenyataan yang kita hadapi sekarang adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas, tapi di meja makan rakyat, tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak, dan pemerintah sibuk memoles citra,” kata Yatalathof Ma’shum Imawan dalam keterangan menjelang aksi di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Menurut BEM UI, Indonesia memiliki sumber daya yang besar, namun kesejahteraan masyarakat dinilai belum meningkat secara merata. Mahasiswa juga menyoroti komunikasi pemerintah yang dianggap kurang responsif terhadap kritik publik serta penggunaan aparat negara yang dinilai berlebihan dalam merespons suara masyarakat.

Isu penghentian Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu tuntutan yang paling banyak menyita perhatian. Sebelumnya, BEM UI juga pernah menggelar aksi di depan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Mei 2026. Saat itu, mahasiswa menolak penggunaan anggaran pendidikan untuk mendukung program yang dianggap tidak menyentuh akar persoalan pendidikan tinggi, seperti biaya kuliah, kesejahteraan dosen, dan pemerataan kualitas pendidikan.

“Pendidikan membutuhkan perhatian serius. Kami menilai prioritas anggaran seharusnya lebih banyak diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan tenaga pendidik, dan akses yang merata,” ujar pernyataan BEM UI dalam aksi pendidikan yang digelar di Jakarta pada awal Mei 2026.

Artikel Terkait:
  • Warga Pingsan di Perayaan Tahun Baru Bundaran HI, Disiplin Menurun Setelah Era Anies Baswedan
  • Jadwal Penerbangan Surabaya-Bawean 2024 dan Harga Tiketnya
  • Lestarikan Warisan Leluhur, Warga Gegunung Wetan Gelar Sedekah Laut
  • Jejak Perjalanan Panjang Nelayan Indonesia, Dari Tradisi Hingga Modernitas

Selain persoalan ekonomi, mahasiswa juga mengangkat isu demokrasi dan relasi sipil-militer. Tuntutan penghentian militerisme di ranah sipil muncul karena kekhawatiran terhadap semakin luasnya keterlibatan unsur militer dalam sektor-sektor yang selama ini dikelola oleh lembaga sipil. Mahasiswa menilai prinsip demokrasi mensyaratkan pembagian peran yang jelas antara institusi sipil dan militer.

Aksi BEM UI kali ini memperlihatkan bahwa gerakan mahasiswa masih berupaya memainkan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik. Sejak era reformasi, kampus menjadi salah satu ruang yang secara konsisten menyuarakan kritik terhadap pemerintah ketika muncul persoalan yang dianggap berdampak luas bagi masyarakat.

Bagi masyarakat, substansi tuntutan mahasiswa bukan semata soal demonstrasi di jalan. Isu harga kebutuhan pokok, biaya hidup, penggunaan anggaran negara, hingga kualitas demokrasi merupakan persoalan yang menyentuh kehidupan sehari-hari. Karena itu, aksi tersebut berpotensi menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah sekaligus membuka ruang diskusi publik mengenai arah kebijakan nasional.

Pada akhirnya, demonstrasi mahasiswa selalu lebih dari sekadar pengerahan massa. Di balik spanduk dan orasi, terdapat upaya menghadirkan kembali pertanyaan mendasar tentang kesejahteraan rakyat, efektivitas penggunaan anggaran negara, dan kualitas demokrasi. Jawaban atas pertanyaan itu bukan hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga bagi masa depan masyarakat Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Ketapanrame, Wisata Desa Terbaik di Indonesia
  • Nusron Wahid Jamin Keamanan Sertifikat Elektronik, Data Center Anti Bobol
  • Ning Ita Akui Kota Mojokerto Adalah Kota Harmonis
  • BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka
APBN BEM UI Bundaran HI Demo Mahasiswa Ekonomi Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMeksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0
Next Article Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Federal Oil Gelar Acara Pasca Peluncuran Gresini Racing MotoGP

Bisnis Alfi Salamah

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

Editorial Udex Mundzir

Groundsel Raksasa: Harta Prasejarah di Atap Afrika

Travel Ericka

Rahasia Membuat Kentang Goreng Tetap Sehat

Food Alfi Salamah

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

Biografi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi