Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 6 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera

Distribusi kurban 2026 diarahkan ke wilayah terdampak bencana guna memperkuat pemerataan dan keadilan sosial nasional.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati18 April 2026 Nasional
Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera
Deputi II Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Imdadun Rahmat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta– Seperti aliran sungai yang mencari muara ke tempat paling membutuhkan, distribusi kurban tahun 2026 oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) diarahkan untuk menjangkau wilayah-wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial melalui ibadah kurban.

Baznas RI menetapkan bahwa sebanyak 10 persen dari total hewan kurban yang dihimpun secara nasional akan disalurkan ke tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Keputusan ini diumumkan dalam peluncuran program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 di Jakarta pada Jumat (17/4/2026). Penyaluran tersebut difokuskan pada daerah yang terdampak bencana serta memiliki kebutuhan tinggi terhadap bantuan pangan.

“Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mendapatkan alokasi 10 persen dari distribusi nasional. Ini sudah melalui kajian internal dengan sejumlah indikator,” ujar Deputi II Baznas RI, Imdadun Rahmat.

Ia menjelaskan bahwa penentuan distribusi tidak dilakukan secara seragam, melainkan berbasis analisis sejumlah kriteria, seperti jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, ketersediaan hewan kurban, hingga kondisi geografis wilayah. Selain itu, daerah dengan status tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah minoritas juga menjadi perhatian dalam skema afirmasi tersebut.

Baca Juga:
  • Hak Suara Untuk 412 Warga Jakarta yang Ultah Ke-17 Saat Pemilu
  • Harapan Terbuka: 14 Kiat Menyongsong Perjalanan Haji
  • Kuota Calon Jamaah Haji Batam Bertambah 27 Slot
  • Menag: Santri Harus Bangga, Bukan Kelompok “The Second Population”

Menurut Imdadun, meskipun penghimpunan hewan kurban terbesar berasal dari wilayah perkotaan seperti Jakarta, distribusinya tidak selalu mengikuti jumlah tersebut. Jawa Timur, misalnya, menjadi daerah dengan alokasi terbesar karena memiliki populasi tinggi serta jumlah masyarakat kurang mampu yang signifikan.

“Kurban kita salurkan ke seluruh Indonesia dengan semangat afirmasi. Tujuannya adalah mengurangi ketimpangan distribusi dan memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Selain fokus pada penerima manfaat, Baznas juga memastikan bahwa program ini memberikan dampak ekonomi bagi peternak lokal. Melalui 42 Balai Ternak Baznas yang tersebar di berbagai daerah, hewan kurban dipasok oleh peternak binaan yang sebagian besar berasal dari kalangan mustahik. Skema ini memungkinkan manfaat kurban dirasakan secara berlapis, baik oleh penerima daging maupun pelaku usaha peternakan skala kecil.

“Kami ingin manfaat kurban tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh peternak. Ini bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Imdadun.

Artikel Terkait:
  • Kemeriahan Tahun Baru di Bundaran HI Sisakan Penyesalan Warga
  • Kemnaker Buka Batch 3 Magang Nasional 2025, Sisa Kuota Segera Diisi
  • Prabowo Rancang Perkampungan Indonesia Dekat Masjidil Haram
  • Akhir Perjuangan, Politisi Gerindra Desmond J Mahesa

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Baznas akan menggelar koordinasi nasional menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan distribusi kurban sesuai prinsip syariah dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Dengan strategi berbasis kebutuhan dan pendekatan afirmatif, Baznas berharap distribusi kurban tahun 2026 dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah keberagaman wilayah Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Kejadian Mengerikan: Luka Perut Akibat Dibuntuti Dua Motor
  • MUI Dukung Program Penguatan Kompetensi Juru Dakwah
  • Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat
  • KH Miftachul Akhyar Desak Gus Yahya Mundur dari PBNU
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHarga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU
Next Article Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

Biografi Alfi Salamah

Mike Tyson vs Jake Paul, Duel Fenomenal untuk Konten YouTube!

Editorial Udex Mundzir

UMP 2025: Melampaui Angka, Memahami Kebutuhan

Editorial Udex Mundzir

Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian

Islami Alfi Salamah

Cara Efektif Menghitung Dana Pensiun di Indonesia

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi