Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 21 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Penjelasan urutan kunjungan saat Idulfitri menurut ajaran Islam agar silaturahmi lebih bermakna dan penuh keberkahan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 Maret 2026 Nasional
Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
Ilustrasi silaturahmi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lebaran ibarat simpul yang kembali mengikat benang-benang hubungan yang sempat renggang. Di tengah suasana saling memaafkan, muncul pertanyaan klasik: siapa yang sebaiknya lebih dulu dikunjungi agar silaturahmi bernilai lebih dalam ajaran Islam?

Momentum Idulfitri setelah Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan keluarga dan sosial. Dalam ajaran Islam, menjaga silaturahmi bukan hanya tradisi, melainkan amalan yang memiliki nilai ibadah tinggi.

Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 36 yang memerintahkan umat Islam untuk berbuat baik kepada orang tua, kerabat, hingga lingkungan sekitar. Selain itu, hadis riwayat Bukhari dan Muslim juga menegaskan bahwa silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.

Dalam berbagai literatur keislaman, dijelaskan adanya urutan yang dianjurkan dalam bersilaturahmi saat Lebaran. Posisi paling utama adalah ibu, diikuti oleh ayah, kemudian anak, kakek, nenek, serta saudara kandung. Setelah itu, kunjungan dilanjutkan kepada kerabat dekat seperti paman dan bibi dari kedua jalur keluarga, lalu keluarga dari pihak mertua, hingga tetangga.

Baca Juga:
  • Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun
  • Wakil Ketua DPR Nilai Aksi ‘Indonesia Gelap’ Bagian Demokrasi
  • Keberhasilan Pertanian, Prabowo Apresiasi Panglima Pangan
  • Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

“Dalam Islam, ibu memiliki kedudukan paling tinggi dalam hal bakti. Karena itu, mengunjungi ibu terlebih dahulu menjadi bentuk penghormatan utama, disusul ayah dan keluarga inti lainnya,” ujar seorang pengajar ilmu agama, Kamis (19/03/2026).

Ia menambahkan bahwa kondisi tertentu juga perlu menjadi pertimbangan. Misalnya, jika ada anggota keluarga yang sedang sakit atau membutuhkan perhatian khusus, maka mereka patut diprioritaskan meskipun berada di luar urutan umum.

Selain mengunjungi keluarga yang masih hidup, umat Islam juga dianjurkan untuk melanjutkan silaturahmi dengan berziarah ke makam keluarga yang telah wafat. Tradisi ini menjadi bentuk doa dan penghormatan kepada leluhur, sekaligus mengingatkan akan hakikat kehidupan.

Dalam praktiknya, silaturahmi juga harus dibarengi dengan adab bertamu yang baik. Niat yang tulus menjadi dasar utama, diikuti dengan pemilihan waktu yang tepat agar tidak mengganggu tuan rumah. Tamu juga dianjurkan untuk tidak berlama-lama hingga merepotkan, namun tetap menjaga kualitas interaksi.

Artikel Terkait:
  • Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas
  • Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid
  • Optimalkan Distribusi Kuota Haji Tambahan untuk Mengurangi Antrian
  • Jadi Staf Ahli Gubernur Jabar, Susi Pudjiastuti Tolak Digaji

Adab lainnya mencakup sikap sopan santun, tidak pilih kasih dalam bersilaturahmi, serta tidak menjadikan kunjungan sebagai ajang mencari hidangan. Rasulullah SAW mencontohkan untuk selalu menghargai jamuan yang diberikan tanpa mencela makanan yang disajikan.

Tak kalah penting, menjaga sikap agar tidak menimbulkan fitnah, berpakaian sederhana, serta membawa bingkisan sebagai bentuk perhatian juga menjadi bagian dari etika yang dianjurkan. Meski tidak wajib, hal tersebut dapat mempererat hubungan emosional antar keluarga.

Dengan memahami urutan dan adab silaturahmi ini, momen Lebaran diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Jangan Lewatkan:
  • Kasmudjo Klarifikasi Tak Pernah Bimbing Skripsi Jokowi
  • Presiden Undang Semua Capres, Berikan Dukungan
  • Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret
  • Ekonomi Digital Indonesia Mengalami Lonjakan 78,19 Persen
Adab Islam IdulFitri Keluarga Silaturahmi Lebaran Tradisi Muslim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWaspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya
Next Article Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Hidup dari Dividen Saham? Ini Modal yang Kamu Butuhkan!

Bisnis Ericka

Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Techno Ericka

Dulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram

Editorial Udex Mundzir

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Opini Alfi Salamah

Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Alfi Salamah10 Februari 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi