Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 22 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Penjelasan urutan kunjungan saat Idulfitri menurut ajaran Islam agar silaturahmi lebih bermakna dan penuh keberkahan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 Maret 2026 Nasional
Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
Ilustrasi silaturahmi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lebaran ibarat simpul yang kembali mengikat benang-benang hubungan yang sempat renggang. Di tengah suasana saling memaafkan, muncul pertanyaan klasik: siapa yang sebaiknya lebih dulu dikunjungi agar silaturahmi bernilai lebih dalam ajaran Islam?

Momentum Idulfitri setelah Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan keluarga dan sosial. Dalam ajaran Islam, menjaga silaturahmi bukan hanya tradisi, melainkan amalan yang memiliki nilai ibadah tinggi.

Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 36 yang memerintahkan umat Islam untuk berbuat baik kepada orang tua, kerabat, hingga lingkungan sekitar. Selain itu, hadis riwayat Bukhari dan Muslim juga menegaskan bahwa silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.

Dalam berbagai literatur keislaman, dijelaskan adanya urutan yang dianjurkan dalam bersilaturahmi saat Lebaran. Posisi paling utama adalah ibu, diikuti oleh ayah, kemudian anak, kakek, nenek, serta saudara kandung. Setelah itu, kunjungan dilanjutkan kepada kerabat dekat seperti paman dan bibi dari kedua jalur keluarga, lalu keluarga dari pihak mertua, hingga tetangga.

Baca Juga:
  • Pimpinan DPR Sidak dan Sosialisasi Sub Pangkalan Gas Melon di Jakarta Barat
  • Crew Helikopter Panther HS-1306 Ikuti Latihan Jelang Pratugas Konga TNl Satgas MTF Unifil
  • Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter
  • BNPB Sebut 303 Korban Jiwa dalam Banjir dan Longsor Sumatra

“Dalam Islam, ibu memiliki kedudukan paling tinggi dalam hal bakti. Karena itu, mengunjungi ibu terlebih dahulu menjadi bentuk penghormatan utama, disusul ayah dan keluarga inti lainnya,” ujar seorang pengajar ilmu agama, Kamis (19/03/2026).

Ia menambahkan bahwa kondisi tertentu juga perlu menjadi pertimbangan. Misalnya, jika ada anggota keluarga yang sedang sakit atau membutuhkan perhatian khusus, maka mereka patut diprioritaskan meskipun berada di luar urutan umum.

Selain mengunjungi keluarga yang masih hidup, umat Islam juga dianjurkan untuk melanjutkan silaturahmi dengan berziarah ke makam keluarga yang telah wafat. Tradisi ini menjadi bentuk doa dan penghormatan kepada leluhur, sekaligus mengingatkan akan hakikat kehidupan.

Dalam praktiknya, silaturahmi juga harus dibarengi dengan adab bertamu yang baik. Niat yang tulus menjadi dasar utama, diikuti dengan pemilihan waktu yang tepat agar tidak mengganggu tuan rumah. Tamu juga dianjurkan untuk tidak berlama-lama hingga merepotkan, namun tetap menjaga kualitas interaksi.

Artikel Terkait:
  • Libur Isra Mi’raj dan Imlek, KCCI Tambah 8 Perjalanan Whoosh
  • Wartawan Dilarang Liput Dapur MBG, Rekaman Dipaksa Hapus
  • Andi Harun Wali Kota Samarinda Dukung Olahraga Wanita
  • Rakyat Kesulitan LPG 3 Kg, Polri Turun Langsung Cek Ketersediaan

Adab lainnya mencakup sikap sopan santun, tidak pilih kasih dalam bersilaturahmi, serta tidak menjadikan kunjungan sebagai ajang mencari hidangan. Rasulullah SAW mencontohkan untuk selalu menghargai jamuan yang diberikan tanpa mencela makanan yang disajikan.

Tak kalah penting, menjaga sikap agar tidak menimbulkan fitnah, berpakaian sederhana, serta membawa bingkisan sebagai bentuk perhatian juga menjadi bagian dari etika yang dianjurkan. Meski tidak wajib, hal tersebut dapat mempererat hubungan emosional antar keluarga.

Dengan memahami urutan dan adab silaturahmi ini, momen Lebaran diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Jangan Lewatkan:
  • Siapkan Persyaratan CPNS 2023: Format Dokumen Lengkap
  • Hari Pramuka Ke-63, Ma’ruf Amin: Pramuka Berjiwa Pancasila, Garda Terdepan NKRI
  • Tasreh Masuk Raudhah Tanpa Batasan Usia bagi 23 Kloter
  • Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera
Adab Islam IdulFitri Keluarga Silaturahmi Lebaran Tradisi Muslim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWaspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya
Next Article Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Pilwalkot Samarinda 2024: Formalitas Saja

Editorial Udex Mundzir

10 Tips Penting Dalam Memilih Calon Presiden

Daily Tips Alfi Salamah

Self Healing, Tren atau Pelarian?

Happy Alfi Salamah

Guru Hebat

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi