Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Penjelasan urutan kunjungan saat Idulfitri menurut ajaran Islam agar silaturahmi lebih bermakna dan penuh keberkahan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 Maret 2026 Nasional
Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
Ilustrasi silaturahmi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lebaran ibarat simpul yang kembali mengikat benang-benang hubungan yang sempat renggang. Di tengah suasana saling memaafkan, muncul pertanyaan klasik: siapa yang sebaiknya lebih dulu dikunjungi agar silaturahmi bernilai lebih dalam ajaran Islam?

Momentum Idulfitri setelah Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan keluarga dan sosial. Dalam ajaran Islam, menjaga silaturahmi bukan hanya tradisi, melainkan amalan yang memiliki nilai ibadah tinggi.

Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 36 yang memerintahkan umat Islam untuk berbuat baik kepada orang tua, kerabat, hingga lingkungan sekitar. Selain itu, hadis riwayat Bukhari dan Muslim juga menegaskan bahwa silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.

Dalam berbagai literatur keislaman, dijelaskan adanya urutan yang dianjurkan dalam bersilaturahmi saat Lebaran. Posisi paling utama adalah ibu, diikuti oleh ayah, kemudian anak, kakek, nenek, serta saudara kandung. Setelah itu, kunjungan dilanjutkan kepada kerabat dekat seperti paman dan bibi dari kedua jalur keluarga, lalu keluarga dari pihak mertua, hingga tetangga.

Baca Juga:
  • Sejak 2005, LPS Tangani 137 Bank dan Bayarkan Klaim Rp 2,82 Triliun
  • Potensi Zakat Capai 400 Triliun, Tasikmalaya Terima Penghargaan Kota Wakaf 2024
  • Prabowo Terima Mualem-Dek Fadh, Bahas Masa Depan Aceh
  • Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

“Dalam Islam, ibu memiliki kedudukan paling tinggi dalam hal bakti. Karena itu, mengunjungi ibu terlebih dahulu menjadi bentuk penghormatan utama, disusul ayah dan keluarga inti lainnya,” ujar seorang pengajar ilmu agama, Kamis (19/03/2026).

Ia menambahkan bahwa kondisi tertentu juga perlu menjadi pertimbangan. Misalnya, jika ada anggota keluarga yang sedang sakit atau membutuhkan perhatian khusus, maka mereka patut diprioritaskan meskipun berada di luar urutan umum.

Selain mengunjungi keluarga yang masih hidup, umat Islam juga dianjurkan untuk melanjutkan silaturahmi dengan berziarah ke makam keluarga yang telah wafat. Tradisi ini menjadi bentuk doa dan penghormatan kepada leluhur, sekaligus mengingatkan akan hakikat kehidupan.

Dalam praktiknya, silaturahmi juga harus dibarengi dengan adab bertamu yang baik. Niat yang tulus menjadi dasar utama, diikuti dengan pemilihan waktu yang tepat agar tidak mengganggu tuan rumah. Tamu juga dianjurkan untuk tidak berlama-lama hingga merepotkan, namun tetap menjaga kualitas interaksi.

Artikel Terkait:
  • Suzuki Indonesia: Strategi Lingkungan Ramah dan Berkelanjutan
  • Momentum Suci Air Zamzam Jamaah Haji Kembali Mengalir
  • ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T
  • Nelayan Kali Baru Selamatkan Sapi Terdampar di Perairan Jakarta Utara

Adab lainnya mencakup sikap sopan santun, tidak pilih kasih dalam bersilaturahmi, serta tidak menjadikan kunjungan sebagai ajang mencari hidangan. Rasulullah SAW mencontohkan untuk selalu menghargai jamuan yang diberikan tanpa mencela makanan yang disajikan.

Tak kalah penting, menjaga sikap agar tidak menimbulkan fitnah, berpakaian sederhana, serta membawa bingkisan sebagai bentuk perhatian juga menjadi bagian dari etika yang dianjurkan. Meski tidak wajib, hal tersebut dapat mempererat hubungan emosional antar keluarga.

Dengan memahami urutan dan adab silaturahmi ini, momen Lebaran diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Jangan Lewatkan:
  • Temukan Keindahan Bersejarah Dubai di Al Fahidi
  • Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah
  • Kemenhut Berhasil Repatriasi Empat Orangutan Korban Perdagangan Ilegal ke Indonesia
  • Ziarah Makam Soekarno, Ganjar: Teladan Inspirasi Indonesia
Adab Islam IdulFitri Keluarga Silaturahmi Lebaran Tradisi Muslim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWaspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya
Next Article Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Perspektif Assyifa

Korupsi Kuota Haji Tak Boleh Dimaafkan

Editorial Udex Mundzir

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir

Ephesus: Kota Legendaris yang Tak Pernah Mati

Travel Alfi Salamah

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi