Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 29 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Sidang isbat memutuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Sabtu setelah hilal belum memenuhi kriteria visibilitas.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 Maret 2026 Nasional
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret
Menteri Agama Nasaruddin Umar usai memimpin sidang isbat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti menunggu fajar yang belum sepenuhnya terbit, pemerintah akhirnya menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, setelah posisi hilal dinilai belum memenuhi standar yang ditentukan. Keputusan ini diumumkan usai sidang isbat yang digelar Kementerian Agama pada Kamis malam.

Penetapan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah memimpin rangkaian sidang isbat di Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di berbagai wilayah Indonesia, tinggi hilal berada di kisaran 0,9 hingga 3,1 derajat dengan elongasi antara 4,5 hingga 6,1 derajat. Angka ini dinilai belum memenuhi kriteria minimum MABIMS, yakni tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, sehingga 1 Syawal diputuskan jatuh pada Sabtu.

“Disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers.

Keputusan ini diambil melalui kombinasi metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung), yang melibatkan tim Kementerian Agama, Pengadilan Agama, organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait. Sidang isbat juga dihadiri berbagai pihak seperti Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, hingga perwakilan DPR dan negara sahabat.

Baca Juga:
  • Menag Ajak Seluruh Wilayah Indonesia Jadi Kota Religi
  • Penerbangan Langsung ke Arab Saudi dari Bengkulu
  • Logo Hari Santri 2025 ‘Pita Cakrawala’ Resmi Dirilis Kemenag
  • Jepang Kirim Tim Ahli untuk Dukung Program Gizi di Indonesia

Meski demikian, terdapat perbedaan penetapan dengan Muhammadiyah yang lebih dahulu menetapkan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Perbedaan ini disebabkan penggunaan metode hisab yang menjadi pedoman utama organisasi tersebut, tanpa menunggu konfirmasi rukyat.

Fenomena perbedaan penetapan hari raya bukan hal baru di Indonesia. Sejak lama, perbedaan metode antara hisab dan rukyat kerap menghasilkan tanggal yang berbeda. Namun, pemerintah melalui sidang isbat berupaya menjadi titik temu berbagai pandangan dengan mempertimbangkan data ilmiah dan hasil pengamatan lapangan.

Sidang isbat sendiri memiliki akar sejarah panjang sejak awal kemerdekaan Indonesia. Tradisi ini mulai dilembagakan sejak era Presiden Soekarno melalui regulasi tahun 1946 yang memberi kewenangan kepada Menteri Agama dalam menetapkan hari raya keagamaan.

Seiring waktu, mekanisme ini diperkuat dengan berbagai aturan, termasuk Keputusan Menteri Agama tahun 1963 yang menjadikan sidang isbat sebagai forum resmi penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Artikel Terkait:
  • Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran
  • Diskon Tarif Tol Diberlakukan di 10 Ruas Selama Libur Iduladha
  • Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat
  • Mushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak

Dalam praktiknya, sidang isbat digelar setiap tanggal 29 bulan Hijriah terkait, dengan tahapan pemaparan data astronomi, sidang tertutup, hingga pengumuman hasil kepada publik. Proses ini bertujuan menjaga kesatuan umat sekaligus mengakomodasi perbedaan pandangan di tengah masyarakat.

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia yang mengikuti pemerintah diharapkan dapat mempersiapkan diri menyambut Idulfitri pada Sabtu, termasuk dalam pelaksanaan mudik dan ibadah hari raya.

Sebagai penutup, sidang isbat kembali menegaskan perannya sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dan tradisi keagamaan dalam menentukan momen penting umat Islam di Tanah Air.

Jangan Lewatkan:
  • KKP Luncurkan Command Center 24 Jam untuk Berantas Illegal Fishing
  • BWI : Wakaf sebagai Investasi Hidup untuk Dunia dan Akhirat
  • Kemenag Terbitkan Edaran Efisiensi Anggaran Tahun 2025
  • Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

1 Syawal 1447 H Hilal Indonesia Kementerian Agama Lebaran 2026 Sidang Isbat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
Next Article Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Kenali Self-Love Language Kamu, Biar Lebih Sayang Diri Sendiri

Daily Tips Alfi Salamah

Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh

Islami Alfi Salamah

Insentif MBG: Jangan Alihkan Beban

Editorial Udex Mundzir

Tips Belajar Efektif untuk Anak-anak

Daily Tips Alfi Salamah

Ketika Dilempari Batu, Bangunlah Istana: Pelajaran Bijak Menghadapi Kritik

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi