Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Sidang isbat memutuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Sabtu setelah hilal belum memenuhi kriteria visibilitas.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 Maret 2026 Nasional
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret
Menteri Agama Nasaruddin Umar usai memimpin sidang isbat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti menunggu fajar yang belum sepenuhnya terbit, pemerintah akhirnya menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, setelah posisi hilal dinilai belum memenuhi standar yang ditentukan. Keputusan ini diumumkan usai sidang isbat yang digelar Kementerian Agama pada Kamis malam.

Penetapan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah memimpin rangkaian sidang isbat di Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di berbagai wilayah Indonesia, tinggi hilal berada di kisaran 0,9 hingga 3,1 derajat dengan elongasi antara 4,5 hingga 6,1 derajat. Angka ini dinilai belum memenuhi kriteria minimum MABIMS, yakni tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, sehingga 1 Syawal diputuskan jatuh pada Sabtu.

“Disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers.

Keputusan ini diambil melalui kombinasi metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung), yang melibatkan tim Kementerian Agama, Pengadilan Agama, organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait. Sidang isbat juga dihadiri berbagai pihak seperti Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, hingga perwakilan DPR dan negara sahabat.

Baca Juga:
  • OJK Bebaskan Danacita dan ITB dari Pelanggaran
  • Prabowo Targetkan Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Nol Persen
  • Stair Lift Borobudur Dipertimbangkan Jadi Fasilitas Permanen
  • Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

Meski demikian, terdapat perbedaan penetapan dengan Muhammadiyah yang lebih dahulu menetapkan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Perbedaan ini disebabkan penggunaan metode hisab yang menjadi pedoman utama organisasi tersebut, tanpa menunggu konfirmasi rukyat.

Fenomena perbedaan penetapan hari raya bukan hal baru di Indonesia. Sejak lama, perbedaan metode antara hisab dan rukyat kerap menghasilkan tanggal yang berbeda. Namun, pemerintah melalui sidang isbat berupaya menjadi titik temu berbagai pandangan dengan mempertimbangkan data ilmiah dan hasil pengamatan lapangan.

Sidang isbat sendiri memiliki akar sejarah panjang sejak awal kemerdekaan Indonesia. Tradisi ini mulai dilembagakan sejak era Presiden Soekarno melalui regulasi tahun 1946 yang memberi kewenangan kepada Menteri Agama dalam menetapkan hari raya keagamaan.

Seiring waktu, mekanisme ini diperkuat dengan berbagai aturan, termasuk Keputusan Menteri Agama tahun 1963 yang menjadikan sidang isbat sebagai forum resmi penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Artikel Terkait:
  • Ngopi Bareng Nelayan Pengaradan Brebes: Atasi Kebocoran Kapal dengan C’ketZ
  • Pasar Murah AGP 2025 Jadi Penyangga Inflasi Rumah Tangga di Sunter Agung
  • Jepang Kirim Tim Ahli untuk Dukung Program Gizi di Indonesia
  • Polisi Petakan 5 Titik Macet Jalur Mudik Garut

Dalam praktiknya, sidang isbat digelar setiap tanggal 29 bulan Hijriah terkait, dengan tahapan pemaparan data astronomi, sidang tertutup, hingga pengumuman hasil kepada publik. Proses ini bertujuan menjaga kesatuan umat sekaligus mengakomodasi perbedaan pandangan di tengah masyarakat.

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia yang mengikuti pemerintah diharapkan dapat mempersiapkan diri menyambut Idulfitri pada Sabtu, termasuk dalam pelaksanaan mudik dan ibadah hari raya.

Sebagai penutup, sidang isbat kembali menegaskan perannya sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dan tradisi keagamaan dalam menentukan momen penting umat Islam di Tanah Air.

Jangan Lewatkan:
  • BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe
  • Rapimnas PJS Matangkan Langkah ke Dewan Pers
  • Dewan Pers Desak Polri Usut Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo
  • Optimalkan Distribusi Kuota Haji Tambahan untuk Mengurangi Antrian

1 Syawal 1447 H Hilal Indonesia Kementerian Agama Lebaran 2026 Sidang Isbat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?
Next Article Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Informasi lainnya

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

31 Oktober 2026

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

27 Oktober 2026

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

26 Oktober 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

19 Oktober 2026

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

17 Oktober 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Golkar di Persimpangan Jalan

Editorial Udex Mundzir

Kalau Mau Selamat, Jadilah Koruptor di Indonesia

Editorial Udex Mundzir

Garuda Diselamatkan, Tapi Sampai Kapan?

Editorial Udex Mundzir

Curug Pelangi, Panorama Air dan Cahaya

Travel Alfi Salamah

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Food Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi