Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Pemerintah akan menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah melalui sidang isbat bersama ormas dan ahli astronomi.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati7 Mei 2026 Nasional
Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026
Ilustrasi Sidang isbat penentuan Iduladha 1447 H (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penentuan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kembali menjadi perhatian publik, layaknya “penunjuk arah” bagi umat Islam dalam menapaki momentum ibadah kurban. Pemerintah melalui Kementerian Agama menjadwalkan sidang isbat penetapan awal Zulhijah pada Minggu 17 Mei 2026 mendatang di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

Sidang tersebut menjadi forum resmi pemerintah untuk menetapkan awal bulan Zulhijah sekaligus menentukan kapan Iduladha 1447 H dirayakan di Indonesia. Proses penetapan dilakukan dengan mengombinasikan metode hisab atau perhitungan astronomi dengan rukyat hilal melalui pemantauan langsung di berbagai titik pengamatan di Tanah Air. Kegiatan itu juga melibatkan unsur pemerintah, organisasi masyarakat Islam, ahli falak, hingga astronom.

“Sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ormas Islam, serta para ahli falak dan astronomi dalam menetapkan awal bulan Hijriah,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, saat memimpin rapat persiapan sidang isbat di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, pendekatan hisab dan rukyat digunakan secara terpadu agar keputusan yang dihasilkan tidak hanya mengacu pada perhitungan ilmiah, tetapi juga diperkuat hasil pengamatan di lapangan. Menurutnya, mekanisme tersebut telah menjadi bagian penting dalam penetapan kalender Hijriah nasional.

“Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,” jelasnya.

Baca Juga:
  • Fahri Hamzah Dorong Rumah Baru Tahan Gempa Megathrust
  • 354.247 Ribu Orang Tinggalkan Jawa ke Sumatra saat Libur Natal
  • Pertunjukan Seni dan Budaya Kalimantan Timur Memukau Delegasi OIC-CA 2023
  • Kurikulum Cinta, Upaya Mencegah Generasi Muda dari Kebencian

Rangkaian sidang isbat nantinya akan diawali seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Seminar tersebut diselenggarakan secara terbuka sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat. Setelah itu, laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia akan dikumpulkan dan dibahas dalam sidang tertutup yang dipimpin Menteri Agama.

Dalam rapat persiapan, Kemenag juga mengungkapkan bahwa secara hisab posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS. Berdasarkan data awal, tinggi hilal tercatat berada di atas tiga derajat dengan elongasi lebih dari 6,4 derajat sehingga secara teori masuk kategori imkan rukyat atau memungkinkan untuk diamati.

“Perhitungan menunjukkan tinggi hilal berada di atas 3 derajat dan elongasi di atas 6,4 derajat, sehingga secara teori telah memenuhi kriteria imkan rukyat,” ungkap Abu Rokhmad.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa data astronomi tersebut masih bersifat prediksi awal dan belum menjadi dasar resmi penetapan awal Zulhijah. Hasil akhir tetap menunggu laporan rukyat dari seluruh titik pemantauan dan keputusan sidang isbat yang diumumkan pemerintah melalui konferensi pers.

Artikel Terkait:
  • Bahlil Akan Tertibkan BBM Subsidi, Pantang Mundur Meski Picu Polemik
  • BDS Asia Pasifik: Boikot Produk Israel Pendukung Genosida
  • Skripsi Jokowi Dipertanyakan Alumni, UGM Dinilai Tidak Transparan
  • Hari Libur Kenaikan Isa Al-Masih 2023 dan Tradisi Perayaannya di Indonesia

“Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebagai otoritas resmi pemerintah,” tegasnya.

Kementerian Agama pun mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi sidang isbat agar terdapat keseragaman informasi terkait pelaksanaan Iduladha 1447 H di Indonesia. Keputusan tersebut nantinya diharapkan menjadi pedoman bersama bagi umat Islam dalam mempersiapkan ibadah kurban dan pelaksanaan salat Iduladha.

Dengan proses yang menggabungkan kajian ilmiah dan pengamatan langsung, pemerintah berharap penetapan awal Zulhijah dapat diterima secara luas serta memperkuat semangat kebersamaan umat dalam menyambut hari besar keagamaan tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Aryanto Misel Diremehkan, Inovasi Nikuba Mengguncang Negeri
  • Menkumham Bahas Sistem Royalti dengan Agnez Mo hingga BCL
  • Tari Bedoyo Putri Mojosakti Raih Rekor MURI di Majafest 2023
  • Menag Pastikan Kesiapan Fasilitas Masjid PIK Jelang Iduladha

Iduladha 2026 Kementerian Agama Rukyat Hilal Sidang Isbat Zulhijah 1447 H
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?
Next Article Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

17 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

China Hadirkan Menara Penyaring Udara Setinggi 328 Kaki

Lainnya Ericka

Ketika Notifikasi Mengalahkan Literasi

Opini Alfi Salamah

Samarinda ke Bontang: Di Atas Aspal Berliku, Menuju Kota di Ujung Timur

Travel Alfi Salamah

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah

Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi