Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Garam Kusamba Bali, Warisan Leluhur yang Mendunia

Larung Cai Cirebon, Warisan Budaya Penuh Makna

Prabowo Pecat Listyo Sigit, Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 7 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Pemerintah akan menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah melalui sidang isbat bersama ormas dan ahli astronomi.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati7 Mei 2026 Nasional
Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026
Ilustrasi Sidang isbat penentuan Iduladha 1447 H (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penentuan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kembali menjadi perhatian publik, layaknya “penunjuk arah” bagi umat Islam dalam menapaki momentum ibadah kurban. Pemerintah melalui Kementerian Agama menjadwalkan sidang isbat penetapan awal Zulhijah pada Minggu 17 Mei 2026 mendatang di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

Sidang tersebut menjadi forum resmi pemerintah untuk menetapkan awal bulan Zulhijah sekaligus menentukan kapan Iduladha 1447 H dirayakan di Indonesia. Proses penetapan dilakukan dengan mengombinasikan metode hisab atau perhitungan astronomi dengan rukyat hilal melalui pemantauan langsung di berbagai titik pengamatan di Tanah Air. Kegiatan itu juga melibatkan unsur pemerintah, organisasi masyarakat Islam, ahli falak, hingga astronom.

“Sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ormas Islam, serta para ahli falak dan astronomi dalam menetapkan awal bulan Hijriah,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, saat memimpin rapat persiapan sidang isbat di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, pendekatan hisab dan rukyat digunakan secara terpadu agar keputusan yang dihasilkan tidak hanya mengacu pada perhitungan ilmiah, tetapi juga diperkuat hasil pengamatan di lapangan. Menurutnya, mekanisme tersebut telah menjadi bagian penting dalam penetapan kalender Hijriah nasional.

“Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,” jelasnya.

Baca Juga:
  • Dewan Pers Desak Polri Usut Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo
  • Indonesia Borong Juara MTQ Internasional 2025 di Jakarta
  • BMKG Hentikan Peringatan Tsunami Usai Gempa Bitung
  • Pemerintah Lelang Proyek Rp 11,2 Triliun di IKN Februari 2025

Rangkaian sidang isbat nantinya akan diawali seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Seminar tersebut diselenggarakan secara terbuka sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat. Setelah itu, laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia akan dikumpulkan dan dibahas dalam sidang tertutup yang dipimpin Menteri Agama.

Dalam rapat persiapan, Kemenag juga mengungkapkan bahwa secara hisab posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS. Berdasarkan data awal, tinggi hilal tercatat berada di atas tiga derajat dengan elongasi lebih dari 6,4 derajat sehingga secara teori masuk kategori imkan rukyat atau memungkinkan untuk diamati.

“Perhitungan menunjukkan tinggi hilal berada di atas 3 derajat dan elongasi di atas 6,4 derajat, sehingga secara teori telah memenuhi kriteria imkan rukyat,” ungkap Abu Rokhmad.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa data astronomi tersebut masih bersifat prediksi awal dan belum menjadi dasar resmi penetapan awal Zulhijah. Hasil akhir tetap menunggu laporan rukyat dari seluruh titik pemantauan dan keputusan sidang isbat yang diumumkan pemerintah melalui konferensi pers.

Artikel Terkait:
  • Susi Desak Presiden Pecat Hasan Nasbi Terkait Teror Kepala Babi
  • BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026
  • Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat
  • Komdigi Bekukan Worldcoin karena Diduga Langgar Regulasi PSE

“Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebagai otoritas resmi pemerintah,” tegasnya.

Kementerian Agama pun mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi sidang isbat agar terdapat keseragaman informasi terkait pelaksanaan Iduladha 1447 H di Indonesia. Keputusan tersebut nantinya diharapkan menjadi pedoman bersama bagi umat Islam dalam mempersiapkan ibadah kurban dan pelaksanaan salat Iduladha.

Dengan proses yang menggabungkan kajian ilmiah dan pengamatan langsung, pemerintah berharap penetapan awal Zulhijah dapat diterima secara luas serta memperkuat semangat kebersamaan umat dalam menyambut hari besar keagamaan tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN
  • Kompolnas Layangkan Surat ke Prabowo Soal Senjata Api Polisi
  • Kereta Cepat Whoosh Tambah Perjalanan Jadi 62 Kali per Hari
  • Gairahkan Petugas Haji: Kompetensi Kunci untuk Kesuksesan

Iduladha 2026 Kementerian Agama Rukyat Hilal Sidang Isbat Zulhijah 1447 H
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?
Next Article Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

Informasi lainnya

Prabowo Pecat Listyo Sigit, Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP

4 November 2026

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

31 Oktober 2026

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

27 Oktober 2026

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

26 Oktober 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

19 Oktober 2026

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

17 Oktober 2026
Paling Sering Dibaca

Fitur Baru BRImo Mudahkan Transfer Uang ke Luar Negeri

Bisnis Ericka

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Editorial Udex Mundzir

Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan

Editorial Udex Mundzir

Tidur Nanti Saja

Profil Adit Musthofa

Rahmah El Yunusiah, Perintis Diniyah Putri

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi