Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hari Batik Pola Megah dari Jawa Barat

Mengenal Hari Batik Mega Mendung Karya Seni Warisan Indonesia yang Memukau.
ErickaEricka2 Oktober 2023 Nasional
Ilustrasi Batik Mega Mendung (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Hari Batik adalah perayaan yang memuja keindahan kain batik, warisan budaya Indonesia. Diperingati setiap tanggal 2 Oktober, acara ini menjadi momen untuk mengapresiasi seni dan keterampilan para pengrajin.

Salah satu pola batik yang memiliki sejarah panjang adalah motif Mega Mendung. Motif ini pertama kali dikenal di Cirebon, Jawa Barat, pada abad ke-19. Mengandung elemen-elemen geometris, Mega Mendung menggambarkan awan megah yang membentang di langit.

Sejarah Batik Mega Mendung

Temukan keindahan karya seni warisan Indonesia yang mempesona. Pelajari asal-usul dan makna di balik motif ini.

Asal Usul Batik Mega Mendung

Motif Mega Mendung pertama kali muncul di Cirebon, Jawa Barat, pada abad ke-19. Alkisah bahwa seorang pengrajin motif ini terinspirasi oleh langit yang penuh awan megah, menciptakan pola ini untuk mengabadikan keindahan alam.

Baca Juga:
  • Transformasi Digital di Pelabuhan, Upaya Kemenhub Lawan Pungutan Liar
  • 580 Ribu Rekening Bansos Gagal Salur Kini Sudah Cair
  • PKB Desak Prabowo Tolak Pengunduran Diri Miftah
  • Kementan Sidak Gudang Daging Impor

Makna Simbolik Melambangkan Kekuasaan dan Keanggunan Alam

Pola motif Mega Mendung memiliki makna mendalam dalam budaya Jawa. Awan megah melambangkan kekuasaan dan keanggunan alam, sementara pola geometris mencerminkan keselarasan dalam kehidupan.

Proses Pembuatan Batik Membutuhkan Ketelitian dan Keterampilan Tinggi

Sementara itu, proses pembuatan motif Mega Mendung membutuhkan ketelitian dan keterampilan tinggi. Pengrajin harus secara hati-hati menerapkan motif geometris dengan warna yang tepat untuk menciptakan kesan awan megah yang indah.

Keunikan Motif Mega Mendung

Keunikan motif ini terletak pada pola geometrisnya yang mengesankan dan perpaduan warna yang harmonis. Setiap kain menjadi karya seni yang unik, memancarkan pesona dan keindahan alam.

Artikel Terkait:
  • Pawai Kirab Budaya Meriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2023
  • Menag Prediksi Lebaran 31 Maret 2025
  • Menuju Haji yang Ramah Lansia: Tujuh Komitmen Penting
  • Petugas Daker dan Sektor Sambut Jamaah Haji Indonesia

Memuja Karya Seni Warisan Indonesia

Selain itu, Hari ini adalah momen berharga untuk mengapresiasi keindahan dan keunikan kain batik, termasuk motif Mega Mendung. Sebagai warisan budaya, karya seni ini terus memukau dan menginspirasi generasi selanjutnya.

Mari bersama-sama memperingati Hari ini dengan mengenakan kainini atau mengunjungi lokakarya batik lokal. Dukung para pengrajin dan terus lestarikan kekayaan budaya Indonesia!

Jangan Lewatkan:
  • Gas Air Mata Mengenai Siswa Sekolah, Alek PKS Minta Polri Tanggung Jawab dan Evaluasi Aparat
  • Pembangunan Fasilitas Baru di IKN, dari Hunian ASN-Pusat Perbelanjaan
  • UGM: Jokowi Sah Lulusan Kehutanan, Ijazah Asli di Tangannya
  • BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN
Batik Mega Mendung Hari Batik Unesco
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAli Hamdi Ajak Anak Muda Lestarikan Warisan Budaya Indonesia
Next Article Menggantikan Isran, Akmal Malik Resmi Dilantik Sebagai Pj Gubernur Kaltim

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Perspektif Alfi Salamah

Memilih Menteri

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Siswa SMA di Kebumen Patungan untuk Teman

Happy Assyifa

Memahami Etika Tak Tertulis di Masyarakat

Daily Tips Alfi Salamah

Pilkada Jakarta: Gugat Aja Dulu

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi