Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Misa Requiem Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Pesan Damai

Dalam Misa Requiem di Katedral Jakarta, Menag sampaikan pesan damai dan ajakan jaga lingkungan.
Udex MundzirUdex Mundzir25 April 2025 Nasional
Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta
Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ibarat cahaya lilin yang tak pernah padam, warisan pemikiran Paus Fransiskus terus menyinari hati banyak orang. Dalam Misa Requiem mengenang tokoh penting Gereja Katolik itu, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat menjaga nilai-nilai yang ditinggalkan sang pemimpin spiritual.

Acara penghormatan tersebut berlangsung di Gereja Katedral Jakarta pada Kamis (24/4/2025), dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama, termasuk Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo.

Dalam sambutannya, Menag menyebut Paus Fransiskus sebagai sosok bijak yang “tak pernah benar-benar wafat,” melainkan hidup dalam ingatan umat sebagai inspirasi moral.

“Meski beliau telah wafat, pesan-pesannya akan tetap hidup di dalam batin kita. Seperti lilin yang terus menyala dalam kalbu dan pikiran kita,” ujar Menag dalam sambutan khidmat.

Baca Juga:
  • Ziarah Makam Soekarno, Ganjar: Teladan Inspirasi Indonesia
  • Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026
  • Mendagri Tito: Rp10 Miliar Anggaran Stunting, Rakyat Hanya Terima Rp2 Miliar
  • Jaksa Agung Dorong Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan

Pada kesempatan itu, Menag juga menyinggung kembali dua pesan penting dalam Deklarasi Istiqlal yang pernah ia tandatangani bersama Paus Fransiskus.

Pertama, bahwa segala bentuk kekerasan tidak pernah mampu menyelesaikan masalah secara konstruktif. Kedua, pentingnya menjadikan bahasa agama sebagai seruan untuk bersahabat dengan alam dan mencegah kerusakan lingkungan.

Ia menambahkan, “Jangan sampai kita menjadi penyebab kehancuran bumi ini hanya karena abai terhadap keseimbangan alam.”

Artikel Terkait:
  • Suzuki Indonesia: Strategi Lingkungan Ramah dan Berkelanjutan
  • Panduan Terbaru Rahasia Sukses Umroh di Muharram
  • Gempa Dahsyat Guncang Melonguane, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
  • Hari Pramuka Ke-63, Ma’ruf Amin: Pramuka Berjiwa Pancasila, Garda Terdepan NKRI

Menag juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, seraya mengungkapkan rasa hormatnya atas dedikasi tokoh tersebut dalam memperjuangkan perdamaian dan dialog antaragama.

Usai memberikan sambutan, Menag bergegas menuju Masjid Istiqlal untuk melaksanakan Salat Magrib berjamaah, sementara Misa Requiem di Katedral dimulai pukul 18.00 WIB. Momen ini menjadi simbol kuatnya semangat toleransi dan moderasi beragama di Indonesia.

Upacara ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga warisan nilai kemanusiaan, lingkungan, dan perdamaian yang diusung oleh Paus Fransiskus semasa hidupnya.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenag Terbitkan Edaran Efisiensi Anggaran Tahun 2025
  • Transisi Energi yang Adil, Bukan Sekedar Menurunkan Emisi Karbon
  • Karya Seni Menggambarkan Penderitaan Anak-anak Gaza
  • Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan
Katedral Jakarta Menag Nasaruddin Moderasi Beragama Paus Fransiskus Toleransi Umat Beragama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEdi Damansyah: Pembangunan Kukar Harus Fokus dan Berkelanjutan
Next Article Cecep–Asep Unggul di PSU Pilkada Tasikmalaya

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

17 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Peta Jalan Pendidikan: Benang Kusut yang Perlu Diurai

Opini Udex Mundzir

Liburan Hemat ke Jepang untuk Pemula

Travel Alfi Salamah

Musik AI Tanpa Hak Cipta

Gagasan Udex Mundzir

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

Bisnis Ericka

Selamat Tinggal Agustus Kelabu: Tinggalkan Joget-joget di Istana

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi