Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Misa Requiem Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Pesan Damai

Dalam Misa Requiem di Katedral Jakarta, Menag sampaikan pesan damai dan ajakan jaga lingkungan.
Udex MundzirUdex Mundzir25 April 2025 Nasional
Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta
Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ibarat cahaya lilin yang tak pernah padam, warisan pemikiran Paus Fransiskus terus menyinari hati banyak orang. Dalam Misa Requiem mengenang tokoh penting Gereja Katolik itu, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat menjaga nilai-nilai yang ditinggalkan sang pemimpin spiritual.

Acara penghormatan tersebut berlangsung di Gereja Katedral Jakarta pada Kamis (24/4/2025), dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama, termasuk Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo.

Dalam sambutannya, Menag menyebut Paus Fransiskus sebagai sosok bijak yang “tak pernah benar-benar wafat,” melainkan hidup dalam ingatan umat sebagai inspirasi moral.

“Meski beliau telah wafat, pesan-pesannya akan tetap hidup di dalam batin kita. Seperti lilin yang terus menyala dalam kalbu dan pikiran kita,” ujar Menag dalam sambutan khidmat.

Baca Juga:
  • Utang Jatuh Tempo atau Zakat Fitrah, Mana Prioritas?
  • Badan Gizi Ajak Swasta Dukung Program Makan Bergizi Gratis
  • Kinerja Jokowi Dikritik: 16,3% Sangat Puas, Mayoritas Puas 79,3%
  • Pendaftaran Jamaah Haji Sudan Selatan: 1.360 Kuota Terbuka

Pada kesempatan itu, Menag juga menyinggung kembali dua pesan penting dalam Deklarasi Istiqlal yang pernah ia tandatangani bersama Paus Fransiskus.

Pertama, bahwa segala bentuk kekerasan tidak pernah mampu menyelesaikan masalah secara konstruktif. Kedua, pentingnya menjadikan bahasa agama sebagai seruan untuk bersahabat dengan alam dan mencegah kerusakan lingkungan.

Ia menambahkan, “Jangan sampai kita menjadi penyebab kehancuran bumi ini hanya karena abai terhadap keseimbangan alam.”

Artikel Terkait:
  • Komdigi Bekukan Worldcoin karena Diduga Langgar Regulasi PSE
  • Skandal Korupsi Proyek BTS BAKTI Kominfo Rugikan Negara Rp 8 Triliun
  • Crew Helikopter Panther HS-1306 Ikuti Latihan Jelang Pratugas Konga TNl Satgas MTF Unifil
  • NU Prediksi 1 Syawal Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

Menag juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, seraya mengungkapkan rasa hormatnya atas dedikasi tokoh tersebut dalam memperjuangkan perdamaian dan dialog antaragama.

Usai memberikan sambutan, Menag bergegas menuju Masjid Istiqlal untuk melaksanakan Salat Magrib berjamaah, sementara Misa Requiem di Katedral dimulai pukul 18.00 WIB. Momen ini menjadi simbol kuatnya semangat toleransi dan moderasi beragama di Indonesia.

Upacara ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga warisan nilai kemanusiaan, lingkungan, dan perdamaian yang diusung oleh Paus Fransiskus semasa hidupnya.

Jangan Lewatkan:
  • Kerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun
  • Kepala BKPSDM Temukan Fakta Mengejutkan: Guru Lapor Pungli Gagal
  • Bansos Digital Diuji di Banyuwangi, Mensos Sebut Hemat Rp14 T
  • Lewat Metode Air Drop, Kemhan Kirim 800 Ton Bantuan ke Gaza
Katedral Jakarta Menag Nasaruddin Moderasi Beragama Paus Fransiskus Toleransi Umat Beragama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEdi Damansyah: Pembangunan Kukar Harus Fokus dan Berkelanjutan
Next Article Cecep–Asep Unggul di PSU Pilkada Tasikmalaya

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir

Kegaduhan yang Disengaja

Editorial Udex Mundzir

Menjadi Kepala Daerah

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Kabut Dalang, Gagalnya Aparat

Editorial Udex Mundzir

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi