Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Misa Requiem Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Pesan Damai

Dalam Misa Requiem di Katedral Jakarta, Menag sampaikan pesan damai dan ajakan jaga lingkungan.
Udex MundzirUdex Mundzir25 April 2025 Nasional
Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta
Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ibarat cahaya lilin yang tak pernah padam, warisan pemikiran Paus Fransiskus terus menyinari hati banyak orang. Dalam Misa Requiem mengenang tokoh penting Gereja Katolik itu, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat menjaga nilai-nilai yang ditinggalkan sang pemimpin spiritual.

Acara penghormatan tersebut berlangsung di Gereja Katedral Jakarta pada Kamis (24/4/2025), dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama, termasuk Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo.

Dalam sambutannya, Menag menyebut Paus Fransiskus sebagai sosok bijak yang “tak pernah benar-benar wafat,” melainkan hidup dalam ingatan umat sebagai inspirasi moral.

“Meski beliau telah wafat, pesan-pesannya akan tetap hidup di dalam batin kita. Seperti lilin yang terus menyala dalam kalbu dan pikiran kita,” ujar Menag dalam sambutan khidmat.

Baca Juga:
  • Perjuangan Nelayan Indonesia Hadapi Tantangan
  • Insiden Pengeroyokan dan Penusukan Terjadi pada Dua Lansia di Kelapa Gading oleh WNA Nigeria di Dalam Apartemen
  • Berkah Ramadhan, Purna Jamnas 96 Buka Bersama Yatim Piatu
  • 580 Ribu Rekening Bansos Gagal Salur Kini Sudah Cair

Pada kesempatan itu, Menag juga menyinggung kembali dua pesan penting dalam Deklarasi Istiqlal yang pernah ia tandatangani bersama Paus Fransiskus.

Pertama, bahwa segala bentuk kekerasan tidak pernah mampu menyelesaikan masalah secara konstruktif. Kedua, pentingnya menjadikan bahasa agama sebagai seruan untuk bersahabat dengan alam dan mencegah kerusakan lingkungan.

Ia menambahkan, “Jangan sampai kita menjadi penyebab kehancuran bumi ini hanya karena abai terhadap keseimbangan alam.”

Artikel Terkait:
  • RUU PPRT Disiapkan untuk Melindungi dan Menjamin Hak Pekerja Rumah Tangga
  • Hari Batik Pola Megah dari Jawa Barat
  • Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan
  • Ketapanrame, Wisata Desa Terbaik di Indonesia

Menag juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, seraya mengungkapkan rasa hormatnya atas dedikasi tokoh tersebut dalam memperjuangkan perdamaian dan dialog antaragama.

Usai memberikan sambutan, Menag bergegas menuju Masjid Istiqlal untuk melaksanakan Salat Magrib berjamaah, sementara Misa Requiem di Katedral dimulai pukul 18.00 WIB. Momen ini menjadi simbol kuatnya semangat toleransi dan moderasi beragama di Indonesia.

Upacara ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga warisan nilai kemanusiaan, lingkungan, dan perdamaian yang diusung oleh Paus Fransiskus semasa hidupnya.

Jangan Lewatkan:
  • BDS Asia Pasifik: Boikot Produk Israel Pendukung Genosida
  • Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat
  • Utang Jatuh Tempo atau Zakat Fitrah, Mana Prioritas?
  • Anggaran Kemenag Dipangkas Rp14 Triliun, Menag Cari Solusi Agar Program Tetap Jalan
Katedral Jakarta Menag Nasaruddin Moderasi Beragama Paus Fransiskus Toleransi Umat Beragama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEdi Damansyah: Pembangunan Kukar Harus Fokus dan Berkelanjutan
Next Article Cecep–Asep Unggul di PSU Pilkada Tasikmalaya

Informasi lainnya

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026

Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera

18 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

15 April 2026

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

13 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pengalaman Naik Bus Umum Samarinda-Balikpapan: Tiket Murah, Musik Dangdut, dan Jalanan Bergelombang

Travel Udex Mundzir

Satria-1 Satelit Indonesia Sukses Terbang dari Landasan SpaceX

Techno Alfi Salamah

Rakyat Jabar Dijadikan Figuran “Bapak Aing”

Opini Lina Marlina

Indosat Transformasi Jadi TechCo, Fokus Kembangkan AI dan Jangkau Daerah Rural

Techno Assyifa

Larangan Baju Bekas: Tegas Boleh, Serampangan Jangan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi