Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mendagri Tito: Rp10 Miliar Anggaran Stunting, Rakyat Hanya Terima Rp2 Miliar

Pola penggunaan anggaran daerah harus diubah agar lebih efisien dan tepat sasaran.
AssyifaAssyifa18 Desember 2024 Nasional
Efisiensi anggaran stunting
Tito Karnavian, Mendagri (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyayangkan pola penggunaan anggaran program stunting yang dinilai tidak efisien. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Keuangan Daerah di Jakarta, Rabu (18/12/2024), Tito mengungkapkan bahwa dari total anggaran Rp10 miliar untuk program tersebut, hanya Rp2 miliar yang benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Ada program stunting, anggarannya Rp10 miliar. Rapat koordinasi, studi banding, dan kegiatan lainnya habiskan Rp6 miliar. Yang sampai ke ibu hamil dan anak di bawah dua tahun hanya Rp2 miliar. Rp2 miliar lagi untuk evaluasi,” ujar Tito.

Ia meminta Direktur Jenderal Keuangan Daerah untuk memantau secara ketat belanja daerah yang dianggap tidak efisien. Tito juga mengingatkan kepala daerah agar tidak tertipu oleh bawahan yang mengelola anggaran secara tidak tepat.

Menurutnya, anggaran program biasanya dikelola oleh Sekretaris Daerah, Badan Pendapatan Daerah, atau Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Baca Juga:
  • Kaltim Jadi Tuan Rumah, 38 Daerah Siap Ikuti MTQ Nasional Ke-30
  • John Wempi Wetipo Melayangkan Gugatan Rp23 Miliar ke RSPI
  • UI Beri Sanksi Ringan untuk Bahlil, Diduga Ada Konflik Kepentingan
  • Kesan Pemimpin Negara ASEAN Menikmati Naik Kapal Pinisi

“Jangan sampai program-program ini malah dipenuhi dengan rapat-rapat yang katanya untuk penguatan. Saya bilang, kapan kuat-kuatnya kalau terus rapat,” tambah Tito.

Lebih lanjut, Tito menyampaikan pentingnya perubahan dalam pola penggunaan anggaran, agar efisien dan mampu meningkatkan pendapatan daerah. Dengan pendapatan yang tinggi dan pengelolaan anggaran yang tepat, daerah bisa mandiri tanpa bergantung pada transfer dari pusat.

“Jika daerah bisa mandiri, maka pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut akan meningkat dan inflasi dapat terkendali,” jelas Tito.

Tito juga menegaskan bahwa izin perusahaan harus dikelola secara baik, salah satunya dengan membuat mal pelayanan publik yang terintegrasi.

Artikel Terkait:
  • KKP Luncurkan Command Center 24 Jam untuk Berantas Illegal Fishing
  • 4 Perusahaan Terindikasi Terlibat Syarat ‘Tidur Bareng Bos’ Demi Perpanjang Kontrak
  • Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami
  • Istana Bantah Isu Pemotongan Beasiswa dalam Aksi ‘Indonesia Gelap’

“Pelayanan publik harus mudah, cepat, dan efisien,” katanya.

Ia berharap daerah yang memiliki pendapatan lebih tinggi dibandingkan dana transfer dari pusat dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan program yang berdampak nyata untuk masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Korban Meninggal Bertambah dalam Insiden Bus Terguling di Guci, Jawa Tengah
  • Kesepakatan Sertifikasi Halal Antar Arab Saudi dan Malaysia
  • Sultan Bojong Koneng Memimpin 113 Orang dalam Umrah
  • Wisata Bahari Keindahan Kampung Nelayan di Bontang, Kalimantan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePeraturan Wajib Diketahui Sebelum Kunjungi IKN
Next Article Justin Hubner Cedera Gegar Otak, Absen di Semifinal Piala AFF

Informasi lainnya

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

17 Oktober 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir

Menyingkap Tabir di Balik ‘Penyalahgunaan Wewenang’

Editorial Udex Mundzir

Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi