Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 3 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Temaram di Khalifa

Menyalakan terang di dalam dada kala zaman terus berganti rupa.
Adit MusthofaAdit Musthofa14 Agustus 2026 Pendidikan
Peserta renungan malam menjelang Hari Pramuka ke-65 duduk melingkar mengelilingi pendar cahaya dari telepon genggam yang menembus tumbler di Pesantren Pramuka Khalifa, Tasikmalaya, Kamis (13/8/2026).
Peserta renungan malam menjelang Hari Pramuka ke-65 duduk melingkar mengelilingi pendar cahaya dari telepon genggam yang menembus tumbler di Pesantren Pramuka Khalifa, Tasikmalaya, Kamis (13/8/2026).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Malam itu, di Pesantren Pramuka Khalifa, api tak lagi dinyalakan.

Tidak ada ranting yang berderak terbakar. Tidak ada bau asap kayu yang menguar ke langit malam Tasikmalaya. Ritus itu telah bergeser. Kamis, (13/8/2026).

Sebagai gantinya adalah seberkas cahaya dari telepon pintar. Lampu-lampu kecil itu dihidupkan, lalu disorotkan menembus dinding tumbler minuman. Ada pendar warna-warni yang tiba-tiba lahir di tengah gulita lapangan.

Sebuah pemandangan yang mungkin ganjil bagi mereka yang gigih merawat ingatan tentang masa lalu. Namun, di sanalah sebuah kehangatan baru justru ditemukan.

Kita tahu, waktu tak pernah sudi berhenti. Ia mengubah bentuk, merombak cara generasi muda berkegiatan. Tapi malam itu, menjelang peringatan Hari Pramuka ke-65, kita belajar bahwa ada hal-hal yang menolak untuk ikut mati dihempas zaman.

Baca Juga:
  • Legislator Desak Sekolah Rakyat Fokus ke Daerah 3T dan Libatkan Guru Lokal
  • Unisba Bahas Inovasi Obat Modern Berbasis Produk Alami
  • 62 Peserta Ikuti KPDK DKC Bone Perkuat Tata Kelola
  • Kemenag Siapkan Laman Khusus PPG Daljab 2025 untuk Permudah Akses Guru

“Nilai yang kita jaga tidak boleh ikut padam.”

Pesan itu mengemuka dari Lina Marlina, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan Pesantren Pramuka Khalifa. Di tengah lingkaran, ia memimpin upacara renungan–pengucapan kembali kode kehormatan Tri Satya.

Suasana khidmat menyelimuti prosesi upacara Renungan dan Ulang Janji di Pesantren Pramuka Khalifa, Kamis (13/8/2026) malam.
Suasana khidmat menyelimuti prosesi upacara Ulang Janji di Pesantren Pramuka Khalifa, Kamis (13/8/2026) malam.

Sebuah janji, pada hakikatnya, bukanlah fosil yang dibekukan di dalam teks. Susunan kalimat Tri Satya memang tak pernah berubah dari tahun ke tahun. Ia diulang, dieja, dan dihapal. Tapi seperti kata Lina, di setiap pengulangannya, rasanya tak pernah benar-benar sama.

Sebab usia bertambah. Pengalaman bertumbuh. Dan bersamaan dengan itu, seharusnya tumbuh pula sebuah keberanian yang sunyi di dalam diri setiap manusia: keberanian untuk bertanya, sudah sejauh mana janji itu benar-benar dijalankan?

Malam Ulang Janji di Khalifa pun bukan sekadar seremoni untuk merayakan angka 65. Ia menjelma ruang muhasabah. Lagu-lagu Pramuka dilantunkan, mengudara membawa kenangan. Namun, di balik nyanyian itu, ada evaluasi yang dirajut. Ia menjadi jeda untuk menakar jarak antara ikrar yang diucap lantang saat upacara, dan jejak langkah yang kelak ditinggalkan setelahnya.

Artikel Terkait:
  • DPR Panggil Mendikti Terkait Polemik Banyak Siswa Gagal Daftar SNBP
  • Gebyar Prasiaga Cisayong: Pengenalan Kepramukaan untuk Anak Usia Dini
  • Kecurangan UTBK 2025 Kian Canggih, Kamera Disembunyikan di Behel
  • Dialog Kebangsaan: Krisis Pengakuan Profesi Pembina Pramuka

Tradisi, rupanya, bertahan bukan dengan cara mengurung diri. Ia hidup justru dengan beradaptasi.

Cahaya warna-warni dari balik tumbler itu adalah buktinya. Gerakan Pramuka tak harus melulu meromantisasi bentuk-bentuk masa silam. Ia bisa hadir di sini, hari ini, di antara generasi yang lekat dengan layar kaca, tanpa perlu kehilangan kiblat dasarnya.

Di akhir malam, sebuah harapan dititipkan. Agar kelak, semakin sedikit jarak antara janji yang terucap dan tindakan yang dikerjakan di keseharian—baik di lingkungan pesantren, maupun di tengah masyarakat luas.

Sebab janji yang sejati tak selalu membutuhkan nyala api unggun yang besar untuk terus hidup. Ia hanya butuh dirawat. Menyala terang di dalam dada, meski di luar sana, zaman terus berganti rupa.

Jangan Lewatkan:
  • Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna
  • Pesantren Awal Libur Ramadan Ditutup
  • Prestasi Siswa Meningkat Pesat, Ekskul Pramuka Jadi Kunci
  • UTBK SNMPTN 2023 dan Penyesuaiannya: Waktu Pelaksanaan dan Informasi Penting!

Hari Pramuka Pesantren Pramuka Khalifa Tri Satya Ulang Janji Pramuka
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKetika Pramuka Belajar Korupsi
Next Article Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Informasi lainnya

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

6 Agustus 2026

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

6 Agustus 2026

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Alam dan Ego Pembangunan

Perspektif Udex Mundzir

Titik Kritis Kepemimpinan Prabowo

Editorial Udex Mundzir

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

Islami Lisda Lisdiawati

Kalau Taman Bisa Dibuka 24 Jam, Mengapa Masjid Tidak?

Perspektif Udex Mundzir

3 Cara Efektif Lunasi Utang dengan Cepat

Daily Tips Silva
Berita Lainnya
Indonesia
Udex Mundzir19 April 2025

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi