Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Eks Ketua MK: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas, Bukan Beban Negara

Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie tegaskan 20 persen anggaran pendidikan mestinya diprioritaskan untuk guru, siswa, dan sarana.
ErickaEricka19 Agustus 2025 Pendidikan
Guru
Ilustrasi demo pernyataan Sri Mulyani soal gaji guru (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, menyoroti kebijakan anggaran pendidikan yang seharusnya sesuai amanat konstitusi. Ia mengkritik pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sebelumnya menyinggung gaji guru dan dosen sebagai beban negara.

Dalam unggahannya di akun X pribadi pada Selasa (19/8/2025), Jimly menegaskan bahwa alokasi minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) seharusnya diarahkan pada tiga hal utama: kesejahteraan guru dan dosen, pemenuhan hak siswa/mahasiswa, serta penyediaan sarana pendidikan.

“Mestinya anggaran 20 persen APBN dan APBD ditujukan untuk, satu guru dan dosen, dua, siswa/mahasiswa, dan tiga, sarana pendukung utama. Tapi karena guru dianggap beban, tujuan anggaran 20 persen di UUD dan putusan MK, tidak pernah dilaksanakan dengan i’tikad baik,” ujar Jimly.

Ia menilai pengelolaan yang tidak sesuai dengan amanat konstitusi akan membuat biaya pendidikan semakin mahal di semua jenjang. “Maka pendidikan jadi makin mahal di semua jenjang dan guru/dosen tidak sejahtera,” lanjutnya.

Baca Juga:
  • SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan
  • Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat
  • Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Tahun 2025 di PP Al-Iman Putri Resmi Ditutup
  • Kegiatan Latihan Pengembangan Kepemimpinan Menarik Perhatian di Tasikmalaya

Polemik mengenai gaji guru dan dosen mencuat setelah Sri Mulyani dalam pidatonya di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Sabtu (9/8/2025) menyinggung soal rendahnya apresiasi terhadap profesi pendidik. Dalam pidato itu, ia menyampaikan bahwa meski anggaran pendidikan 2025 mencapai Rp724,3 triliun, tantangan besar tetap ada karena gaji tenaga pendidik dinilai kecil dan beban peningkatannya sulit ditanggung negara sendirian.

“Banyak di media sosial, saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya enggak besar. Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara,” kata Sri Mulyani.

Pernyataan itu menuai kontroversi setelah ia melontarkan pertanyaan apakah persoalan rendahnya gaji guru dan dosen harus sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara atau bisa dibantu dengan partisipasi masyarakat. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail bentuk partisipasi yang dimaksud.

Artikel Terkait:
  • Bekerja dengan IHSAN
  • Unisba Satu-satunya PTS yang Tembus Final OFI 2024
  • Kemensos-Kemenag Kolaborasi, Sekolah Rakyat Siap Didirikan
  • Pesantren Pramuka Khalifa, Wadah Menempa Karakter Lewat Hikmah

Isu ini memantik kritik dari berbagai pihak, termasuk Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), yang menegaskan bahwa guru adalah pencetak generasi bangsa, bukan beban keuangan negara.

Dengan perdebatan ini, tuntutan agar pemerintah lebih serius menyalurkan anggaran pendidikan sesuai amanat UUD 1945 kembali menguat. Publik menunggu langkah konkret yang memastikan kesejahteraan guru meningkat tanpa mengorbankan akses dan mutu pendidikan nasional.

Jangan Lewatkan:
  • Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?
  • Janji Prabowo untuk Guru Masih Multitafsir
  • Beasiswa Prestasi Unggul QSBS Al Kautsar 561, Gratis SPP Hingga Rp120 Juta!
  • Kenapa Ibu yang Paling Sering Belajar Parenting?
Anggaran Pendidikan Gaji Guru Jimly Asshiddiqie Pendidikan Indonesia Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTolak Royalti, Menkum HAM Tegaskan Indonesia Raya Domain Publik
Next Article Usai Rumahnya Digeledah, Eks Menag Yaqut Kembali Dipanggil KPK

Informasi lainnya

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

22 September 2026

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

6 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Islami Ericka

Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur

Perspektif Udex Mundzir

Keutamaan Puasa Arafah, Ampunan Dosa dan Keselamatan dari Neraka

Islami Alfi Salamah

Doa Awal Ramadhan: Sambut Bulan Suci dengan Penuh Berkah

Islami Assyifa

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi