Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Cegah Karhutla Berulang, PKS Kaltim Bergerak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

FSGI Ingatkan Kajian Matang Terkait Penghapusan Zonasi PPDB

Alfi SalamahAlfi Salamah22 November 2024 Pendidikan 567 Views
Penghapusan Zonasi PPDB
Penghapusan Zonasi PPDB (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyampaikan tanggapan kritis terkait rencana penghapusan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Usulan ini telah mendapat lampu hijau dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, FSGI menegaskan perlunya perencanaan matang agar masyarakat tidak dirugikan.

“Kebijakan ini perlu kajian agar tidak menimbulkan simpang siur dan kebingungan di masyarakat,” ujar Sekretaris Jenderal FSGI, Heru Purnomo, Jumat (22/11/2024).

Heru mendesak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, segera memperjelas rencana tersebut. Menurutnya, Mendikdasmen memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan mekanisme baru yang menggantikan zonasi.

“Gunakan mekanisme apa kalau zonasi dihapus? Jalur prestasi dan afirmasi mungkin tetap, tapi dampak negatifnya harus dipikirkan,” kata Heru.

Baca Juga:
  • Kwarcab Bone Gelar KPDK Perkuat Tata Kelola Dewan Kerja
  • Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna
  • Raih Gelar Cumlaude di Politri, Febby Berbagi Tips dan Motivasi
  • Bergerak Menginspirasi, Pesantren Pramuka Khalifa Gelar Dianpinsat Gudep Tasikmalaya 05.110

Ia juga menekankan bahwa penghapusan ini memerlukan konsep yang jelas dan terkomunikasikan secara baik. FSGI mengusulkan batas waktu hingga Desember 2024 atau Januari 2025 bagi pemerintah untuk menyelesaikan rancangan mekanisme baru.

“Kepada Pak Wapres dan Mendikdasmen, mekanisme ini harus matang dan dipahami masyarakat jauh sebelum PPDB dimulai,” lanjut Heru.

Sistem zonasi yang akan dihapus diharapkan tetap memberikan akses pendidikan yang adil dan merata. Heru mengingatkan agar kebijakan baru tidak menimbulkan ketimpangan di masyarakat.

Artikel Terkait:
  • Gebyar Lomba Santri TPQ Kab. Mojokerto Sambut 1 Muharram
  • Dedi Mulyadi Copot Kepsek SMAN 6 Depok, Langgar Larangan Study Tour
  • 13 Unit Kerja UPI Bandung Teken Zona Integritas Cegah Korupsi
  • Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

“Prinsip dasarnya adalah memberikan akses pendidikan yang setara. Sistem baru tidak boleh memperburuk kesenjangan,” ujar Heru menutup.

Dengan waktu yang tersisa, semua pihak berharap pemerintah segera menyelesaikan kebijakan pengganti zonasi yang inklusif dan tidak menimbulkan keresahan publik.

Jangan Lewatkan:
  • Universitas Terbuka Bandung Promosikan Pendidikan di Edu Fair SMAN 1 Cisayong
  • Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kualitas Pendidikan
  • PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus
  • Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026
Abdul Mu'ti FSGI Gibran Rakabuming Raka PPDB Zonasi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBusiness Analyst, Karier Menjanjikan di Era Digital
Next Article Prof Giyatmi Dilantik, Usung Lima Pilar Transformasi USAHID

Informasi lainnya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

22 Oktober 2026

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

3 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Bebas Bertanggung Jawab

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Refleksi Adit Musthofa

Gizi di Meja, Konglomerat di Pintu

Editorial Udex Mundzir

Shin Tae Yong Beri Dampak Positif pada Sepak Bola Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi