Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Insentif Guru RA dan Madrasah Non-ASN Cair Juni 2025

Tunjangan insentif Rp1,5 juta per semester diberikan untuk guru RA dan madrasah yang belum sertifikasi.
ErickaEricka7 Mei 2025 Pendidikan
Guru
Ilustrasi guru RA yang sedang mengajar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kabar baik menghampiri ribuan guru RA dan madrasah swasta non-ASN di seluruh Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agama akan mencairkan tunjangan insentif senilai Rp1,5 juta per semester mulai bulan Juni 2025.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pendidik yang belum bersertifikasi.

Hal ini ditegaskan Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Rabu (7/5/2025) di Jakarta, menyatakan bahwa tunjangan sebesar Rp250.000 per bulan itu akan dibayarkan dalam dua tahap setiap tahunnya.

Saat ini, proses verifikasi data dan sinkronisasi sistem dengan bank penyalur masih berlangsung untuk memastikan kelancaran distribusi dana.

“Peningkatan kesejahteraan guru menjadi konsern Presiden Prabowo, salah satunya melalui pemberian tunjangan insentif bagi guru bukan ASN pada RA dan Madrasah,” ujar Nasaruddin Umar.

Baca Juga:
  • HUT RI Ke-78 Disertai Penyematan Ulang Tanda Penghargaan
  • Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026
  • Samri: Kawal Masa Depan Remaja Melalui Pendidikan Seksual Sejak Dini
  • Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

Ia menambahkan, tunjangan ini menyasar para guru yang belum sertifikasi, aktif mengajar, serta memenuhi sejumlah syarat administratif dan akademik.

Setidaknya 243.669 guru akan menerima manfaat program tersebut pada tahap pertama.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno, merinci bahwa anggaran yang disiapkan untuk pencairan tahap pertama mencapai lebih dari Rp365 miliar.

Dana ini akan disalurkan kepada guru RA, MI, MTs, hingga MA/MAK yang telah terdata dalam sistem GTK Madrasah dan memenuhi kualifikasi minimal S-1 atau D-IV.

Artikel Terkait:
  • Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara
  • Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?
  • Sidang Senat Terbuka Antarkan 116 Wisudawan Terbaik Politri
  • Eks Ketua MK: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas, Bukan Beban Negara

Para guru juga harus memiliki beban mengajar minimal enam jam tatap muka per minggu dan tidak menerima bantuan serupa dari instansi lain.

Selain itu, mereka tidak boleh berusia lebih dari 60 tahun atau terikat sebagai tenaga tetap di instansi selain RA dan madrasah.

Kebijakan ini disambut antusias oleh para guru madrasah yang selama ini menggantungkan harapan pada bantuan pemerintah untuk menopang penghasilan.

Jangan Lewatkan:
  • Dedi Mulyadi Rencanakan Wajib Militer untuk Pelajar SMA di Jabar
  • Kursus Pembina Pramuka Dibuka di Ponpes Al-Iman Ponorogo
  • “Akhirnya Paham Cara Menemukan Celah Kebaruan Riset.”
  • Anggaran Belum Siap, Sekolah Gratis Ditargetkan Mulai Tahun Depan

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemerataan kesejahteraan tenaga pendidik, sekaligus sebagai wujud nyata perhatian negara terhadap dunia pendidikan nonformal keagamaan di Indonesia.

Guru Madrasah Non-ASN Kemenag 2025 Tunjangan Guru RA
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSeno Aji Tegaskan Komitmen Tuntaskan Masalah Guru Honorer Kaltim
Next Article Bill Gates Hibahkan USD159 Juta untuk Indonesia

Informasi lainnya

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

23 Juli 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

23 Juli 2026

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Rahmah El Yunusiah, Perintis Diniyah Putri

Profil Alfi Salamah

Ketika Narkoba Dilindungi Oknum

Editorial Udex Mundzir

7 Rekomendasi Masakan Sehat untuk Bekal Anak Sekolah

Daily Tips Alfi Salamah

Doa-doa Istimewa Keberkahan Saat Menjenguk Bayi Baru Lahir

Islami Alfi Salamah

Peta Jalan Pendidikan: Benang Kusut yang Perlu Diurai

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi