Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bekerja dengan IHSAN

Ada 5 kunci yang dapat disingkat dalam kata IHSAN
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi4 Januari 2025 Pendidikan
Bekerja dengan IHSAN
Bekerja dengan IHSAN
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bagi alumni Program Metode Sekejap pasti kenal dengan Ust. Nur Ihsan Muhammad Idris, Lc. Beliau adalah penyusun Metode Sekejap salah satu metode memahami Al Quran dengan cepat dan mudah bagi para muslim yang tidak ada dasar bahasa Arab. Melalui metode yang menarik, pelajar, mahasiswa, orang tua bahkan kakek nenek bisa belajar bahasa Al Quran dengan mudah. Salah satu alumninya yaitu Prof. Dr. Rudi Rubiandini dari ITB yang pernah menjadi Ketua SKK Migas.

Saya sedang ikut program ini secara online. Juga sudah kami ajarkan kepada siswa SMP dan SMA Athirah sebagai mata pelajaran pilihan. Pada buku pegangan dan Al Quran cetakan khusus yang disusun oleh beliau, ada empat pola warna: hijau, biru, merah dan hitam. Hijau disebut Indonesia banget maksudnya kata-kata yang sudah diserap dalam bahasa Indonesia. Dari hitungan beliau ada sekitar 10 % dari seluruh kata dalam Al Quran.

Warna merah seperti halnya warna darah artinya banyak banget. Maksudnya banyak sekali berulang. Diperkirakan ada sekitar 50 % dari total kata dalam Al Quran. Kata berulang itu hanya ada 100 kata. Semua disusun dalam kertas ajaib 1. Jika bisa hafal 100 kata itu maka sudah paham 60 % kata dalam Al Quran. Selanjutnya warna biru ada 2148 kata dengan perulangannya sekitar 20% dalam Al Quran. Dikumpulkan dalam 34 halaman. Warna hitam adalah kata-kata yang bukan bahasa Indonesia dan jarang muncul harus dilihat di kamus Sekejap. Jumlahnya tidak terlalu banyak, ada sekitar 20% kata dalam Al Quran.

Menurut saya karya ini luar biasa. Merupakan karya besar dan telah banyak membantu ummat Islam untuk memahami Al.Quran. Bagaimana cara agar bisa berkarya demikian? Ust. Nur Ihsan Muhammad Idris, Lc menyampaikan ada 5 kunci yang dapat disingkat dalam kata IHSAN yaitu: impian yang besar, hard work, sinergi, aktif berdo’a dan niat yang tulus. Mari kita ulas satu persatu.

Baca Juga:
  • 184 Mahasiswa PGSD UNM Ikuti Kursus Pembina Pramuka Dasar
  • SMPN 1 Cisayong Gelar Workshop PBD untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
  • Samri: Kawal Masa Depan Remaja Melalui Pendidikan Seksual Sejak Dini
  • Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Kunci pertama yaitu impian yang besar. Impian ibarat bintang yang menjadi acuan perjalanan para penjelajah di lautan. Impian yang besar disebut oleh Jim Collins sebagai BHAG (Big Hairy Audacious Goals) yang artinya tujuan besar yang membuat bulu roma merinding. Berani dan memberi semangat. Lebih bagus lagi jika impian itu juga spesific, measureable, actual, realistic, time limit (SMART). Wujudnya bisa berupa karya seperti Metode Sekejap di atas. Bisa juga target kinerja atau capaian lainnya yang berani dan menantang.

Kunci kedua yaitu hard work (kerja keras). Bergerak dari langkah pertama sampai akhir secara konsisten dan persisten. Sejarah menunjukkan, orang-orang besar yang mampu mewujudkan impiannya semuanya adalah pekerja keras. Mereka bekerja lebih lama dari orang-orang kebanyakan. Kerja keras yang cerdas, terarah dan terencana dengan strategi dan langkah yang efektif, efisien, inovatif dan solutif.

Kunci ketiga yaitu sinergi dan kerja sama. Tidak ada superman, yang ada adalah superteam. Semua manusia membutuhkan bantuan orang lain. Bekerja dalam tim menjadi keniscayaan. Tim yang memiliki tujuan dan komitmen yang sama. Perasaan senasib sepenanggungan, saling menopang & menguatkan dan siap bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Ada kepedulian (care), siap berbagi (share), ada leader dan follower, saling terbuka dan percaya (trust).

Artikel Terkait:
  • Workshop Jurnalistik QSBS Al-Kautsar 561, Latih Siswa Kembangkan Keterampilan Menulis
  • Ferdiansyah Komisi X DPR Beri Kenangan Berharga 5 Perguruan Tinggi Tasikmalaya
  • Gebyar Lomba Santri TPQ Kab. Mojokerto Sambut 1 Muharram
  • Indonesia Siapkan Langkah Antisipatif Penangguhan Visa Pelajar ke AS

Kunci keempat yaitu aktif berdo’a. Manusia yang beriman meyakini bahwa ada Allah yang Maha Menentukan. Tugas manusia berusaha, Allah yang berkuasa atas segala sesuatu. Untuk itu dibutuhkan aktif berdo’a, memohon pertolongan dan perkenan Allah. Berdo’a merupakan bukti kepasrahan dan tawakkal. Juga bukti kerendahhatian. Jika berhasil, tidak sombong. Jika gagal tidak putus asa.

Kunci kelima yaitu niat yang tulus. Segala yang dilakukan harus senantiasa dalam niat yang tulus. Impian yang ingin diraih bukan semata untuk kepentingan pribadi tapi juga untuk kemaslahatan orang lain. Memberi manfaat kepada sesama. Orang-orang besar senantiasa memikirkan orang lain. Bahagia karena membahagiakan orang lain bukan karena mengorbankan orang lain.

Semoga di awal tahun 2025 ini kita dapat meraih dan menghasilkan karya dan kinerja terbaik. Ingat kunci IHSAN yaitu impian yang besar, hard work (kerja keras), sinergi & kerja sama, aktif berdo’a dan niat yang tulus untuk kebaikan bersama. Segera rumuskan impian Anda, dan raih dengan kerja keras, sinergi dan do’a. Selamat berjuang.

Jangan Lewatkan:
  • Legislator Desak Sekolah Rakyat Fokus ke Daerah 3T dan Libatkan Guru Lokal
  • Awardee LPDP Raih Gelar Doktor dengan IPK 3.96 di UPI
  • Dedi Mulyadi Copot Kepsek SMAN 6 Depok, Langgar Larangan Study Tour
  • Dedi Mulyadi Rencanakan Wajib Militer untuk Pelajar SMA di Jabar
Menghafal Al-Quran Metode Sekejap Pendidikan Islam Prinsip Ihsan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHukum Promosi ‘Beli Tiga Dapat Empat’ dalam Islam
Next Article Kolaborasi Kunci Sukses Pramuka Garuda di Tasikmalaya

Informasi lainnya

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

6 Agustus 2026

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

6 Agustus 2026

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

25 Juli 2026

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Menulis dari Negara yang Terlambat Sadar

Perspektif Udex Mundzir

Pimpinan Viral, Yang Menderita Rakyatnya.

Editorial Udex Mundzir

Adab Bertemu Guru dalam Islam

Islami Assyifa

dr. Dara Ayu: Dari Madrasah Aliyah ke Fakultas Kedokteran

Profil Ericka

Waktu Takbiran Idul Adha, Kapan Dimulai?

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi