Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Libur Sekolah Selama Ramadan, Belum Ada Keputusan Final

Wacana libur sekolah penuh selama Ramadan menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan.
AssyifaAssyifa13 Januari 2025 Pendidikan
Libur Sekolah Selama Ramadan 2025
Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa wacana libur sekolah selama Ramadan 2025 belum mencapai keputusan final. Pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama Kementerian Agama (Kemenag) melalui rapat lintas kementerian untuk memastikan kebijakan ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap proses pendidikan.

“Akan diputuskan dalam rapat lintas kementerian, minimal dengan Kementerian Agama. Kami masih mendalami dampak dan efektivitas wacana ini bagi pendidikan anak-anak,” ujar Abdul Mu’ti pada Minggu (12/01/2025). Meski demikian, jadwal untuk pertemuan tersebut belum diumumkan secara resmi.

Wacana ini pertama kali diusulkan oleh Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i, yang menyarankan agar siswa diliburkan selama satu bulan penuh untuk memberikan mereka waktu beribadah dan berkonsentrasi pada kegiatan keagamaan. Syafi’i menyebut, ide ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ibadah siswa selama Ramadan.

Namun, usulan ini mengundang pro dan kontra di berbagai kalangan. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa pendidikan harus tetap berjalan selama bulan puasa. “Puasa seharusnya tidak menjadi alasan untuk menghentikan aktivitas belajar. Pendidikan adalah prioritas yang harus tetap dijalankan dengan menyesuaikan kondisi siswa,” kata Muhaimin dalam acara diskusi pendidikan di Jakarta Selatan, Sabtu (11/01/2025).

Baca Juga:
  • Sekolah Garuda Siap Bimbing Siswa Masuk Universitas Dunia
  • Dana Penelitian 2025 Meningkat, Tapi Ada Hibah yang Dibatalkan
  • Raih Gelar Cumlaude di Politri, Febby Berbagi Tips dan Motivasi
  • Kemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal

Kalangan pendidik dan orang tua siswa juga ikut bersuara. Sebagian mendukung usulan ini karena dianggap dapat meringankan beban siswa yang mungkin mengalami kelelahan saat menjalani puasa dan belajar. Di sisi lain, ada yang mengkhawatirkan dampak jangka panjang dari kebijakan ini, terutama pada efektivitas kurikulum dan persiapan ujian nasional.

Saat ini, aturan libur Ramadan yang berlaku di Indonesia masih mengacu pada kebijakan Dinas Pendidikan masing-masing daerah. Umumnya, siswa hanya mendapatkan libur tiga hingga lima hari di awal Ramadan atau menjelang Idulfitri. Sistem ini dianggap lebih fleksibel dan tetap menjaga ritme belajar siswa.

Menurut hasil survei sementara dari Federasi Guru Indonesia, sebagian besar guru menilai perlu adanya alternatif kebijakan, seperti pengurangan jam belajar selama Ramadan dibandingkan libur penuh. Hal ini dianggap dapat menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan antara pendidikan dan ibadah.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Usulkan Progran Studi “Serakahnomics” di Kampus Indonesia
  • Piagam Penghargaan Jadi Penutup Ramadan Leadership Camp
  • Kedisiplinan Seragam Jadi Fokus Latihan Gabungan Pramuka
  • Hari Kedua KMD Pramuka Ponorogo, Peserta Dalami Peran Pembina

Rapat lintas kementerian yang direncanakan mendatang diharapkan dapat memberikan solusi yang tepat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama akan diminta untuk membuat kajian mendalam, termasuk mempertimbangkan pengalaman negara lain yang memiliki kebijakan serupa.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memberikan masukan terkait kesiapan sekolah dalam menghadapi potensi libur panjang selama Ramadan. “Kami berharap ada kebijakan yang tidak hanya mengedepankan sisi spiritual, tetapi juga menjaga kualitas pendidikan siswa,” ujar Khoirudin, Ketua DPRD DKI Jakarta.

Keputusan akhir mengenai wacana ini diharapkan dapat segera diumumkan sebelum akhir Februari 2025, sehingga sekolah dan keluarga dapat menyesuaikan rencana mereka untuk bulan puasa mendatang.

Jangan Lewatkan:
  • Semangat Kebangsaan, Kwarran Cisayong Gelar HUT Pramuka di SMPN 1 Cisayong
  • OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan
  • DPR Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan Nasional
  • Usulan Sri Mulyani Anak SD Belajar Saham, Mendikdasmen Angkat Bicara
Kebijakan pendidikan Kementerian Agama Libur Ramadan Menkibud Pendidikan Nasional
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePatrick Kluivert Ungkap Strategi Timnas Lawan Australia dan Bahrain
Next Article Patrick Kluivert Pilih Batik dalam Wawancara Eksklusif

Informasi lainnya

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

6 Agustus 2026

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

6 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara

Profil Alfi Salamah

Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya

Daily Tips Ericka

Bahaya Tersembunyi di Balik Jam Tangan Pintar

Techno Silva

Membeli Oleh-Oleh yang Bermanfaat dan Bernilai: Tips Agar Tidak Menjadi Sampah

Perspektif Alfi Salamah

Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi