Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 26 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mendikdasmen Siapkan Tiga Strategi Atasi Krisis Pustakawan

Kemendikdasmen upayakan solusi lewat prodi baru, pelatihan guru, dan formasi ASN khusus pustakawan.
ErickaEricka7 Juli 2025 Pendidikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan tiga strategi utama untuk mengatasi kekurangan tenaga pustakawan profesional di Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam peringatan Hari Pustakawan Nasional yang digelar di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Mu’ti menjelaskan bahwa profesi pustakawan masih belum populer di kalangan generasi muda, karena kerap dianggap sebagai pekerjaan yang sunyi dan minim sorotan publik. Padahal, keberadaan pustakawan sangat penting dalam mendukung literasi dan pendidikan nasional.

“Kekurangan pustakawan memang menjadi tantangan yang harus dijawab bersama-sama, karena bekerja di perpustakaan menjadi profesi yang tidak terkenal dan nyaris tanpa publikasi,” ujar Mu’ti.

Langkah pertama yang diusulkan adalah menambah program studi (prodi) ilmu perpustakaan di berbagai perguruan tinggi. Menurutnya, hal ini perlu dikoordinasikan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).

Baca Juga:
  • Ferdiansyah Komisi X DPR Beri Kenangan Berharga 5 Perguruan Tinggi Tasikmalaya
  • Ganjar Pranowo Jelaskan Ada Tiga Poin Penting Untuk Kemajuan Pendidikan di Jawa Tengah
  • Zena, Ketua OSIS SMPN 1 Cisayong, Naik ke Penggalang Terap
  • Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kualitas Pendidikan

“Ini nanti kami akan bicara dengan Mendiktisaintek untuk prodi-prodi perpustakaan menurut saya perlu ditambah,” tegasnya.

Langkah kedua, menurut Mu’ti, adalah keberpihakan pemerintah dalam membuka formasi aparatur sipil negara (ASN) untuk pustakawan sebagai tenaga kependidikan. Hal ini dinilai sejalan dengan aspirasi dari Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) yang meminta adanya kepastian karier dan status profesional bagi pustakawan.

“Perlu ada keberpihakan dari pemerintah, seperti yang disampaikan oleh Ketua IPI, untuk ada pengangkatan pustakawan sebagai bagian dari tenaga kependidikan, ada formasinya disediakan,” tambahnya.

Strategi ketiga yang akan diambil adalah pelatihan dasar kepustakawanan bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai pengelola perpustakaan sekolah. Mu’ti menyadari bahwa banyak guru yang menjalankan peran pustakawan tanpa bekal pendidikan formal di bidang tersebut.

Artikel Terkait:
  • Kak Evis Santika: Pransacitas Beri Warna Baru untuk SMPN 1 Cisayong
  • 36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas
  • Awardee LPDP Raih Gelar Doktor dengan IPK 3.96 di UPI
  • Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

“Sekarang ini kan pustakawan di sekolah itu biasanya guru yang diberikan tugas tertentu. Guru ini harus dilatih,” jelasnya.

Pelatihan ini rencananya akan menggunakan fasilitas Balai Guru Penggerak sebagai pusat pelatihan. Kemendikdasmen akan bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional dan IPI untuk memastikan standar pelatihan sesuai kebutuhan dasar pengelolaan perpustakaan.

Dengan ketiga langkah ini, pemerintah berharap dapat memperkuat posisi pustakawan di sistem pendidikan nasional dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, terutama di sekolah-sekolah.

Jangan Lewatkan:
  • Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun
  • Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar 2025 di Ponorogo Resmi Ditutup
  • Dedi Mulyadi Rencanakan Wajib Militer untuk Pelajar SMA di Jabar
  • FSGI Ingatkan Kajian Matang Terkait Penghapusan Zonasi PPDB
Abdul Mu’ti Ilmu Perpustakaan Pelatihan Guru Pendidikan Nasional Profesi Pustakawan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBP Haji Ajukan Tambahan Anggaran untuk Sewa Gedung Sendiri
Next Article DPRD Kritik Kesiapan Pramono Hadapi Banjir Kiriman di Jakarta

Informasi lainnya

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang

Profil Lisda Lisdiawati

Koperasi Rasa Franchise

Editorial Udex Mundzir

5 Cara Atasi Overthinking

Daily Tips Alfi Salamah

Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan

Bisnis Assyifa

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah
Berita Lainnya
Info Haji
Udex Mundzir5 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi