Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 24 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Tingginya penggunaan handphone di Jawa Barat memperbesar kebutuhan informasi yang kredibel.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati24 Juni 2026 Pendidikan
36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas
Pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 yang berlangsung di GOR Wartawan Kota Bandung, 24–25 Juni 2026
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email


Bandung – Informasi kini hadir lebih cepat daripada sebelumnya. Di Jawa Barat, jutaan warga mengakses berita, media sosial, dan berbagai konten digital langsung dari telepon genggam yang mereka gunakan setiap hari. Perubahan itu membuat kebutuhan terhadap jurnalisme yang kredibel semakin mendesak.

Gambaran tersebut mengemuka dalam pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 yang berlangsung di GOR Wartawan Kota Bandung, 24–25 Juni 2026. Di tengah meningkatnya konsumsi informasi digital, wartawan dituntut tidak hanya mampu menghasilkan berita, tetapi juga menjaga kepercayaan publik.

Mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengungkapkan bahwa penggunaan perangkat komunikasi di Jawa Barat telah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat.

“Di Jawa Barat sekitar 81,60 persen masyarakat memiliki handphone. Asumsinya masyarakat usia lima tahun ke atas sudah menggunakan handphone. Artinya sekitar 36 juta warga Jawa Barat menggunakan handphone,” kata Adi Komar saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Barat di GOR Wartawan Kota Bandung, Rabu (24/6/26).

Data tersebut menunjukkan bahwa ruang digital kini menjadi tempat utama masyarakat memperoleh informasi. Berita, video, hingga berbagai opini beredar setiap saat dan dapat diakses dalam hitungan detik.

Besarnya jumlah pengguna handphone itu sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi dunia pers. Informasi yang tidak terverifikasi dapat menyebar sama cepatnya dengan informasi yang benar. Dalam kondisi seperti itu, peran wartawan profesional menjadi semakin penting.

Baca Juga:
  • Beasiswa Tasik Cerdas Diluncurkan untuk 500 Santri SMP di Tasikmalaya
  • Ganjar Pranowo Jelaskan Ada Tiga Poin Penting Untuk Kemajuan Pendidikan di Jawa Tengah
  • Sidang Senat Mengawali Perjalanan MABA Politeknik Triguna
  • Cyber University Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri Lewat Program CLP

Adi menegaskan bahwa kompetensi dan integritas wartawan harus terus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan dapat dipercaya.

“Jadikan UKW ini dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kompetensi, tanggung jawab, dan integritas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini berada di peringkat ketiga nasional dalam Indeks Keterbukaan Informasi Publik dengan nilai 98,17 dan masuk kategori provinsi informatif. Menurutnya, capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Untung mengingatkan bahwa kredibilitas merupakan aset utama seorang wartawan. Kepercayaan publik, menurutnya, tidak dibangun hanya melalui kemampuan menulis berita, tetapi juga melalui integritas dalam menjalankan profesi.

“Wartawan yang tidak kredibel dan tidak berintegritas tidak hanya merusak dirinya sendiri. Ia juga merusak kepercayaan publik terhadap institusi pers,” kata Untung saat menyampaikan materi tentang kredibilitas dan integritas wartawan pada UKW PWI Jawa Barat di Bandung (24/6/26).

Artikel Terkait:
  • Kemensos-Kemenag Kolaborasi, Sekolah Rakyat Siap Didirikan
  • Mahasiswa Kalla Institute Berjaya di Ajang Nasional
  • 550 Mahasiswa Meriahkan OSMB Program Sarjana dan Diploma UT Bandung 2024/2025 di Tasikmalaya
  • Anggaran Belum Siap, Sekolah Gratis Ditargetkan Mulai Tahun Depan

Menurut Untung, perkembangan teknologi membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sumber informasi. Karena itu, media harus mampu mempertahankan kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Fenomena penggunaan handphone sejak usia dini memperlihatkan bahwa masyarakat kini hidup dalam lingkungan yang sangat terkoneksi. Anak-anak, pelajar, hingga orang dewasa dapat mengakses berbagai informasi kapan saja melalui perangkat yang berada di tangan mereka.

Kondisi tersebut membuat peran wartawan tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi penjaga kualitas informasi di ruang publik. Ketika jutaan warga memperoleh berita melalui layar handphone, kesalahan informasi dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Pelaksanaan UKW PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan tersebut. Melalui penguatan kompetensi dan etika profesi, wartawan diharapkan mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di era ketika sekitar 36 juta warga Jawa Barat berada dalam ekosistem digital, kredibilitas pers menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga kualitas demokrasi dan literasi masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Seminar Politri Sebagai Rangkaian Dies Natalis ke-15
  • AKSI pada MPLS
  • Tips Ini Dijamin Memberikan Peluang Anda lulus SNBT 2023 Dengan Baik!
  • Unisba Gelar Pelatihan Desain Eksperimen untuk Dosen Tekstil

Handphone Jawa Barat Kredibilitas Wartawan Literasi Digital UKW PWI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRatusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Informasi lainnya

Pose Jari V Saat Selfie Disebut Simpan Risiko Siber

9 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

Strategi Penggunaan WhatsApp Channel untuk Membangun Personal Branding

Techno Udex Mundzir

XL dan Smartfren Merger, Siapa Pimpinan Baru XLSmart?

Techno Silva

Halal Kulture District Ajak Muslim Muda Sambut Ramadan Lebih Mindful

Happy Assyifa

Kosakata Hari yang Jarang Diketahui Masyarakat

Daily Tips Udex Mundzir

Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi