Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 14 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Tingginya penggunaan handphone di Jawa Barat memperbesar kebutuhan informasi yang kredibel.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati24 Juni 2026 Pendidikan
36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas
Pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 yang berlangsung di GOR Wartawan Kota Bandung, 24–25 Juni 2026
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email


Bandung – Informasi kini hadir lebih cepat daripada sebelumnya. Di Jawa Barat, jutaan warga mengakses berita, media sosial, dan berbagai konten digital langsung dari telepon genggam yang mereka gunakan setiap hari. Perubahan itu membuat kebutuhan terhadap jurnalisme yang kredibel semakin mendesak.

Gambaran tersebut mengemuka dalam pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 yang berlangsung di GOR Wartawan Kota Bandung, 24–25 Juni 2026. Di tengah meningkatnya konsumsi informasi digital, wartawan dituntut tidak hanya mampu menghasilkan berita, tetapi juga menjaga kepercayaan publik.

Mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengungkapkan bahwa penggunaan perangkat komunikasi di Jawa Barat telah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat.

“Di Jawa Barat sekitar 81,60 persen masyarakat memiliki handphone. Asumsinya masyarakat usia lima tahun ke atas sudah menggunakan handphone. Artinya sekitar 36 juta warga Jawa Barat menggunakan handphone,” kata Adi Komar saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Barat di GOR Wartawan Kota Bandung, Rabu (24/6/26).

Data tersebut menunjukkan bahwa ruang digital kini menjadi tempat utama masyarakat memperoleh informasi. Berita, video, hingga berbagai opini beredar setiap saat dan dapat diakses dalam hitungan detik.

Besarnya jumlah pengguna handphone itu sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi dunia pers. Informasi yang tidak terverifikasi dapat menyebar sama cepatnya dengan informasi yang benar. Dalam kondisi seperti itu, peran wartawan profesional menjadi semakin penting.

Baca Juga:
  • Peran Pendidikan dalam Menghindari Perilaku Kampungan
  • Pramuka Tak Lekang Usia 93 Peserta KMD Lulus Memuaskan
  • Insentif Guru RA dan Madrasah Non-ASN Cair Juni 2025
  • Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

Adi menegaskan bahwa kompetensi dan integritas wartawan harus terus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan dapat dipercaya.

“Jadikan UKW ini dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kompetensi, tanggung jawab, dan integritas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini berada di peringkat ketiga nasional dalam Indeks Keterbukaan Informasi Publik dengan nilai 98,17 dan masuk kategori provinsi informatif. Menurutnya, capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Untung mengingatkan bahwa kredibilitas merupakan aset utama seorang wartawan. Kepercayaan publik, menurutnya, tidak dibangun hanya melalui kemampuan menulis berita, tetapi juga melalui integritas dalam menjalankan profesi.

“Wartawan yang tidak kredibel dan tidak berintegritas tidak hanya merusak dirinya sendiri. Ia juga merusak kepercayaan publik terhadap institusi pers,” kata Untung saat menyampaikan materi tentang kredibilitas dan integritas wartawan pada UKW PWI Jawa Barat di Bandung (24/6/26).

Artikel Terkait:
  • Syafruddin Bawa Rektor Al-Azhar Kairo ke Indonesia, Jalin Kerja Sama Pendidikan Islam
  • QSBS Kenalkan Wirausaha Hijau Lewat Pameran P5
  • Tips Ini Dijamin Memberikan Peluang Anda lulus SNBT 2023 Dengan Baik!
  • Santri SMA QSBS Al-Kautsar 561 Ciptakan Solusi Limbah, Tembus Final KREASI

Menurut Untung, perkembangan teknologi membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sumber informasi. Karena itu, media harus mampu mempertahankan kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Fenomena penggunaan handphone sejak usia dini memperlihatkan bahwa masyarakat kini hidup dalam lingkungan yang sangat terkoneksi. Anak-anak, pelajar, hingga orang dewasa dapat mengakses berbagai informasi kapan saja melalui perangkat yang berada di tangan mereka.

Kondisi tersebut membuat peran wartawan tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi penjaga kualitas informasi di ruang publik. Ketika jutaan warga memperoleh berita melalui layar handphone, kesalahan informasi dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Pelaksanaan UKW PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan tersebut. Melalui penguatan kompetensi dan etika profesi, wartawan diharapkan mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di era ketika sekitar 36 juta warga Jawa Barat berada dalam ekosistem digital, kredibilitas pers menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga kualitas demokrasi dan literasi masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Bersiap Naratama, Kak Udex Terima Tugas Menjadi Pimpinan Kursus
  • PPG untuk 95.367 Guru PAI Digelar, Kemenag Fokus Profesionalisme dan Kesejahteraan
  • Eco-enzyme Lebih Cepat Jadi dengan Inovasi Farmasi Unisba
  • Awardee LPDP Raih Gelar Doktor dengan IPK 3.96 di UPI

Handphone Jawa Barat Kredibilitas Wartawan Literasi Digital UKW PWI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRatusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran
Next Article Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Informasi lainnya

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

Pose Jari V Saat Selfie Disebut Simpan Risiko Siber

9 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir

Kalau Tidak Viral, Mana Mau Kalian Membantu?

Opini Udex Mundzir

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Travel Alfi Salamah

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi