Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Bencana Mengubah Cara Kita Bepergian

Wisata Gunung Api, Indah tapi Seberapa Aman?

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 13 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Tingginya penggunaan handphone di Jawa Barat memperbesar kebutuhan informasi yang kredibel.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati24 Juni 2026 Pendidikan
36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas
Pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 yang berlangsung di GOR Wartawan Kota Bandung, 24–25 Juni 2026
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email


Bandung – Informasi kini hadir lebih cepat daripada sebelumnya. Di Jawa Barat, jutaan warga mengakses berita, media sosial, dan berbagai konten digital langsung dari telepon genggam yang mereka gunakan setiap hari. Perubahan itu membuat kebutuhan terhadap jurnalisme yang kredibel semakin mendesak.

Gambaran tersebut mengemuka dalam pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 yang berlangsung di GOR Wartawan Kota Bandung, 24–25 Juni 2026. Di tengah meningkatnya konsumsi informasi digital, wartawan dituntut tidak hanya mampu menghasilkan berita, tetapi juga menjaga kepercayaan publik.

Mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengungkapkan bahwa penggunaan perangkat komunikasi di Jawa Barat telah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat.

“Di Jawa Barat sekitar 81,60 persen masyarakat memiliki handphone. Asumsinya masyarakat usia lima tahun ke atas sudah menggunakan handphone. Artinya sekitar 36 juta warga Jawa Barat menggunakan handphone,” kata Adi Komar saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Barat di GOR Wartawan Kota Bandung, Rabu (24/6/26).

Data tersebut menunjukkan bahwa ruang digital kini menjadi tempat utama masyarakat memperoleh informasi. Berita, video, hingga berbagai opini beredar setiap saat dan dapat diakses dalam hitungan detik.

Besarnya jumlah pengguna handphone itu sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi dunia pers. Informasi yang tidak terverifikasi dapat menyebar sama cepatnya dengan informasi yang benar. Dalam kondisi seperti itu, peran wartawan profesional menjadi semakin penting.

Baca Juga:
  • KMD Karangnunggal 2025 Dimulai, 33 Calon Pembina Ikut Kursus
  • Pemerintah Resmi Ganti PPDB dengan SPMB, Ini Skema Baru 2025
  • Produk Luar Dominasi Destinasi, Wisata Lokal Tergerus di Rumah Sendiri
  • Gerakan Pramuka Kwarcab Bone Gelar Kegiatan Pra Jota Joti

Adi menegaskan bahwa kompetensi dan integritas wartawan harus terus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan dapat dipercaya.

“Jadikan UKW ini dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kompetensi, tanggung jawab, dan integritas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini berada di peringkat ketiga nasional dalam Indeks Keterbukaan Informasi Publik dengan nilai 98,17 dan masuk kategori provinsi informatif. Menurutnya, capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Untung mengingatkan bahwa kredibilitas merupakan aset utama seorang wartawan. Kepercayaan publik, menurutnya, tidak dibangun hanya melalui kemampuan menulis berita, tetapi juga melalui integritas dalam menjalankan profesi.

“Wartawan yang tidak kredibel dan tidak berintegritas tidak hanya merusak dirinya sendiri. Ia juga merusak kepercayaan publik terhadap institusi pers,” kata Untung saat menyampaikan materi tentang kredibilitas dan integritas wartawan pada UKW PWI Jawa Barat di Bandung (24/6/26).

Artikel Terkait:
  • Farmasi Unisba Edukasi Warga Mekarmanik Olah Bawang Batu
  • Dari Tugas Akhir ke Jurnal Bereputasi, Mahasiswa Politri Dibekali Keterampilan Publikasi
  • Kemah Ramadhan Kwaran Bataguh 2025 Siap Digelar
  • Ramadan Seru di Pesantren Pramuka Khalifa

Menurut Untung, perkembangan teknologi membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sumber informasi. Karena itu, media harus mampu mempertahankan kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Fenomena penggunaan handphone sejak usia dini memperlihatkan bahwa masyarakat kini hidup dalam lingkungan yang sangat terkoneksi. Anak-anak, pelajar, hingga orang dewasa dapat mengakses berbagai informasi kapan saja melalui perangkat yang berada di tangan mereka.

Kondisi tersebut membuat peran wartawan tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi penjaga kualitas informasi di ruang publik. Ketika jutaan warga memperoleh berita melalui layar handphone, kesalahan informasi dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Pelaksanaan UKW PWI Jawa Barat Angkatan 74, 75, dan 76 menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan tersebut. Melalui penguatan kompetensi dan etika profesi, wartawan diharapkan mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di era ketika sekitar 36 juta warga Jawa Barat berada dalam ekosistem digital, kredibilitas pers menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga kualitas demokrasi dan literasi masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Mendikdasmen Ajak Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu
  • Dedi Mulyadi Rencanakan Wajib Militer untuk Pelajar SMA di Jabar
  • Indonesia Siapkan Langkah Antisipatif Penangguhan Visa Pelajar ke AS
  • Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar 2025 di Ponorogo Resmi Ditutup

Handphone Jawa Barat Kredibilitas Wartawan Literasi Digital UKW PWI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRatusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran
Next Article Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Informasi lainnya

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Madinah Menjadi Tempat Percetakan Alquran Terbesar di Dunia

Islami Alfi Salamah

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir

Koperasi Rasa Franchise

Editorial Udex Mundzir

Menjaga Amanah

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Temaram di Khalifa

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi