Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Abbas bin Abdul Muthalib Jadi Teladan, Santri Khalifa Usung 5 Jurus Revolusi Ramadan

Kegiatan yang diikuti puluhan anak dan remaja ini mengangkat kisah heroik Al-Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW, sebagai inspirasi menjalani Ramadan dengan keberanian memperbaiki diri dan memegang teguh kebenaran.  
Adit MusthofaAdit Musthofa3 Maret 2025 Pendidikan
Pesantren Pramuka Khalifa
Para santri Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya menyimak materi Kuliah Subuh "Teladan Al-Abbas: Berani Berubah di Bulan Taubat" di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Senin (3/3/2025). Kegiatan ini mengajak peserta merefleksikan kisah heroik paman Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi perubahan diri di bulan Ramadan.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya — Memasuki hari ketiga Ramadhan 1446 Hijriah, Pesantren Pramuka Khalifa lanjutkan Kuliah Subuh yang kali ini membahas ‘Teladan Al-Abbas Berani Berubah di Bulan Taubat’ di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (3/3/2025).

Kegiatan yang diikuti puluhan anak dan remaja ini mengangkat kisah heroik Al-Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW, sebagai inspirasi menjalani Ramadan dengan keberanian memperbaiki diri dan memegang teguh kebenaran.  

Di bulan suci yang sarat dengan nilai introspeksi, kisah Al-Abbas menjadi relevan untuk direnungkan. Santri Pesantren Pramuka Khalifa, Yuliyani Handraeni Utami, selaku pemateri, menekankan bahwa Ramadan adalah waktu tepat untuk meneladani sikap Al-Abbas yang berani meninggalkan kesalahan masa lalu. 

“Di hari ketiga Ramadan ini, kita diajak mencontoh Al-Abbas: dari ikut Perang Badr melawan Islam, ia berubah menjadi pembela kebenaran. Ramadan harus jadi momentum untuk reset niat dan tindakan,” ujarnya.  

5 Pelajaran dari Al-Abbas untuk Ramadhan 1446 H

1. Berpihak pada Kebenaran, Sekalipun Pahit

Baca Juga:
  • Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal
  • Pesantren Libur Awal Ramadan Bersama Pesantren Pramuka Khalifa
  • Riset Alam QSBS: Melatih Public Speaking dan Pola Pikir Kritis
  • Ramadan Seru di Pesantren Pramuka Khalifa

   Al-Abbas awalnya berada di pihak Kafir Quraisy dalam Perang Badr, tetapi akhirnya memilih Islam setelah menyadari kebenaran. 

“Di era hoaks dan polarisasi, Ramadan mengajak kita seperti Al-Abbas: berani mengoreksi diri, meski harus mengakui kesalahan,” papar Yuliyani.  

2. Kedermawanan sebagai Bentuk Ibadah

   Sebagai saudagar kaya, Al-Abbas menggunakan hartanya untuk membantu kaum lemah, bahkan sebelum masuk Islam. Yuliyani mengaitkannya dengan semangat sedekah Ramadan: “Seperti Al-Abbas, mari manfaatkan rezeki untuk berbagi, karena ini adalah ladang pahala di bulan mulia.”  

3. Diplomasi dan Bijak Menyelesaikan Konflik

   Peran Al-Abbas dalam Perjanjian Hudaibiyah menjadi contoh penyelesaian konflik tanpa kekerasan. “Di bulan penuh berkah ini, hindari permusuhan. Belajar dari Al-Abbas, selesaikan masalah dengan dialog dan kebijaksanaan,” tambahnya.  

Artikel Terkait:
  • Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025
  • Indonesia Siapkan Langkah Antisipatif Penangguhan Visa Pelajar ke AS
  • Pramuka di SMAN 8 Bone menggelar Bimtek Jota Joti Tahun 2023
  • Kemenag Umumkan 70.652 Peserta PPG Daljab Angkatan I

4. Menghormati Lawan, Meski dalam Beda Pendapat 

   Saat ditawan dalam Perang Badr, Al-Abbas diperlakukan dengan hormat oleh Muslim. “Ramadan mengajarkan kita untuk menjaga akhlak, termasuk kepada yang tidak sependapat. Jangan sampai puasa hanya menahan lapar, tapi lisan dan hati tetap kotor,” tegas Yuliyani.  

5. Warisan Abadi melalui Perbuatan Mulia

   Keturunan Al-Abbas, seperti Kekhalifahan Abbasiyah, menjadi bukti bahwa pilihan hidupnya berdampak lintas generasi. “Di 10 hari pertama Ramadan yang penuh rahmat, tanamkan kebaikan yang akan dikenang seperti warisan Al-Abbas,” imbau Yuliyani.  

Kegiatan ditutup dengan ajakan peserta untuk membuat satu perubahan konkret yang ingin dilakukan di Ramadan ini. 

Jangan Lewatkan:
  • Kemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal
  • Mahasiswa UT Tasikmalaya Jadi Panitia Jambore Muslim Dunia Pertama
  • Pramuka Garuda Siaga Tunggal Aisyie Bersinar di SDN 1 Cisayong
  • Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

“Seperti Al-Abbas yang berubah di usia tak lagi muda, Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri, sekecil apa pun langkahnya,” tutup Yuliyani.  

Abbas bin Abdul Muthalib Pesantren Pramuka Khalifa Ramadan 2025 Ramadan Seru 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?
Next Article Safari Ramadan Dicanangkan di Kota Bangun Darat

Informasi lainnya

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Tidur Nanti Saja

21 April 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan

Bisnis Udex Mundzir

Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek

Bisnis Assyifa

Ujian Jabatan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim

Islami Udex Mundzir

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi