Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Efisiensi atau Salah Kelola?

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Abbas bin Abdul Muthalib Jadi Teladan, Santri Khalifa Usung 5 Jurus Revolusi Ramadan

Kegiatan yang diikuti puluhan anak dan remaja ini mengangkat kisah heroik Al-Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW, sebagai inspirasi menjalani Ramadan dengan keberanian memperbaiki diri dan memegang teguh kebenaran.  
Adit MusthofaAdit Musthofa3 Maret 2025 Pendidikan
Pesantren Pramuka Khalifa
Para santri Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya menyimak materi Kuliah Subuh "Teladan Al-Abbas: Berani Berubah di Bulan Taubat" di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Senin (3/3/2025). Kegiatan ini mengajak peserta merefleksikan kisah heroik paman Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi perubahan diri di bulan Ramadan.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya — Memasuki hari ketiga Ramadhan 1446 Hijriah, Pesantren Pramuka Khalifa lanjutkan Kuliah Subuh yang kali ini membahas ‘Teladan Al-Abbas Berani Berubah di Bulan Taubat’ di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (3/3/2025).

Kegiatan yang diikuti puluhan anak dan remaja ini mengangkat kisah heroik Al-Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW, sebagai inspirasi menjalani Ramadan dengan keberanian memperbaiki diri dan memegang teguh kebenaran.  

Di bulan suci yang sarat dengan nilai introspeksi, kisah Al-Abbas menjadi relevan untuk direnungkan. Santri Pesantren Pramuka Khalifa, Yuliyani Handraeni Utami, selaku pemateri, menekankan bahwa Ramadan adalah waktu tepat untuk meneladani sikap Al-Abbas yang berani meninggalkan kesalahan masa lalu. 

“Di hari ketiga Ramadan ini, kita diajak mencontoh Al-Abbas: dari ikut Perang Badr melawan Islam, ia berubah menjadi pembela kebenaran. Ramadan harus jadi momentum untuk reset niat dan tindakan,” ujarnya.  

5 Pelajaran dari Al-Abbas untuk Ramadhan 1446 H

1. Berpihak pada Kebenaran, Sekalipun Pahit

Baca Juga:
  • Gebyar Prasiaga Cisayong: Pengenalan Kepramukaan untuk Anak Usia Dini
  • Pramuka Jatim, Menyelam untuk Masa Depan di Situbondo
  • Dedi Mulyadi Larang Study Tour, Pelaku Wisata Jawa Barat Keberatan
  • Pesantren Awal Libur Ramadan Ditutup

   Al-Abbas awalnya berada di pihak Kafir Quraisy dalam Perang Badr, tetapi akhirnya memilih Islam setelah menyadari kebenaran. 

“Di era hoaks dan polarisasi, Ramadan mengajak kita seperti Al-Abbas: berani mengoreksi diri, meski harus mengakui kesalahan,” papar Yuliyani.  

2. Kedermawanan sebagai Bentuk Ibadah

   Sebagai saudagar kaya, Al-Abbas menggunakan hartanya untuk membantu kaum lemah, bahkan sebelum masuk Islam. Yuliyani mengaitkannya dengan semangat sedekah Ramadan: “Seperti Al-Abbas, mari manfaatkan rezeki untuk berbagi, karena ini adalah ladang pahala di bulan mulia.”  

3. Diplomasi dan Bijak Menyelesaikan Konflik

   Peran Al-Abbas dalam Perjanjian Hudaibiyah menjadi contoh penyelesaian konflik tanpa kekerasan. “Di bulan penuh berkah ini, hindari permusuhan. Belajar dari Al-Abbas, selesaikan masalah dengan dialog dan kebijaksanaan,” tambahnya.  

Artikel Terkait:
  • Mendikdasmen Ajak Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu
  • Kemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal
  • Beasiswa Prestasi Unggul QSBS Al Kautsar 561, Gratis SPP Hingga Rp120 Juta!
  • Pengembangan Karir Dosen Kunci Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi

4. Menghormati Lawan, Meski dalam Beda Pendapat 

   Saat ditawan dalam Perang Badr, Al-Abbas diperlakukan dengan hormat oleh Muslim. “Ramadan mengajarkan kita untuk menjaga akhlak, termasuk kepada yang tidak sependapat. Jangan sampai puasa hanya menahan lapar, tapi lisan dan hati tetap kotor,” tegas Yuliyani.  

5. Warisan Abadi melalui Perbuatan Mulia

   Keturunan Al-Abbas, seperti Kekhalifahan Abbasiyah, menjadi bukti bahwa pilihan hidupnya berdampak lintas generasi. “Di 10 hari pertama Ramadan yang penuh rahmat, tanamkan kebaikan yang akan dikenang seperti warisan Al-Abbas,” imbau Yuliyani.  

Kegiatan ditutup dengan ajakan peserta untuk membuat satu perubahan konkret yang ingin dilakukan di Ramadan ini. 

Jangan Lewatkan:
  • Produk Luar Dominasi Destinasi, Wisata Lokal Tergerus di Rumah Sendiri
  • Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna
  • KMD Sodonghilir Luluskan 49 Pembina Pramuka Baru
  • Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

“Seperti Al-Abbas yang berubah di usia tak lagi muda, Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri, sekecil apa pun langkahnya,” tutup Yuliyani.  

Abbas bin Abdul Muthalib Pesantren Pramuka Khalifa Ramadan 2025 Ramadan Seru 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?
Next Article Safari Ramadan Dicanangkan di Kota Bangun Darat

Informasi lainnya

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

23 Juli 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

23 Juli 2026

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Ketika Moral Publik Mati

Editorial Udex Mundzir

Alibi Efisiensi, Pilkada Tetap Harus Langsung

Editorial Udex Mundzir

Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia

Happy Silva

Politik Warisan yang Membelit

Editorial Udex Mundzir

Idulfitri Momen Kembali Kepada Kesucian dan Memperkuat Toleransi

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Global
Ericka10 Mei 2023

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Disbun Kaltim Sambut Hangat Kontingen MTQ Nasional XXX dari Provinsi Riau

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi