Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Abbas bin Abdul Muthalib Jadi Teladan, Santri Khalifa Usung 5 Jurus Revolusi Ramadan

Kegiatan yang diikuti puluhan anak dan remaja ini mengangkat kisah heroik Al-Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW, sebagai inspirasi menjalani Ramadan dengan keberanian memperbaiki diri dan memegang teguh kebenaran.  
Adit MusthofaAdit Musthofa3 Maret 2025 Pendidikan
Pesantren Pramuka Khalifa
Para santri Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya menyimak materi Kuliah Subuh "Teladan Al-Abbas: Berani Berubah di Bulan Taubat" di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Senin (3/3/2025). Kegiatan ini mengajak peserta merefleksikan kisah heroik paman Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi perubahan diri di bulan Ramadan.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya — Memasuki hari ketiga Ramadhan 1446 Hijriah, Pesantren Pramuka Khalifa lanjutkan Kuliah Subuh yang kali ini membahas ‘Teladan Al-Abbas Berani Berubah di Bulan Taubat’ di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (3/3/2025).

Kegiatan yang diikuti puluhan anak dan remaja ini mengangkat kisah heroik Al-Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW, sebagai inspirasi menjalani Ramadan dengan keberanian memperbaiki diri dan memegang teguh kebenaran.  

Di bulan suci yang sarat dengan nilai introspeksi, kisah Al-Abbas menjadi relevan untuk direnungkan. Santri Pesantren Pramuka Khalifa, Yuliyani Handraeni Utami, selaku pemateri, menekankan bahwa Ramadan adalah waktu tepat untuk meneladani sikap Al-Abbas yang berani meninggalkan kesalahan masa lalu. 

“Di hari ketiga Ramadan ini, kita diajak mencontoh Al-Abbas: dari ikut Perang Badr melawan Islam, ia berubah menjadi pembela kebenaran. Ramadan harus jadi momentum untuk reset niat dan tindakan,” ujarnya.  

5 Pelajaran dari Al-Abbas untuk Ramadhan 1446 H

1. Berpihak pada Kebenaran, Sekalipun Pahit

Baca Juga:
  • Nada Salsabila dari SMKN 4 Batam Dinobatkan Duta Penulis 2025
  • Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026
  • Kemenag Resmi Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi untuk Lima Bidang Keagamaan
  • Universitas Cipasung Tasikmalaya Adakan Pelatihan Media Digital STEAM untuk Guru KKG Wiradadaha 1

   Al-Abbas awalnya berada di pihak Kafir Quraisy dalam Perang Badr, tetapi akhirnya memilih Islam setelah menyadari kebenaran. 

“Di era hoaks dan polarisasi, Ramadan mengajak kita seperti Al-Abbas: berani mengoreksi diri, meski harus mengakui kesalahan,” papar Yuliyani.  

2. Kedermawanan sebagai Bentuk Ibadah

   Sebagai saudagar kaya, Al-Abbas menggunakan hartanya untuk membantu kaum lemah, bahkan sebelum masuk Islam. Yuliyani mengaitkannya dengan semangat sedekah Ramadan: “Seperti Al-Abbas, mari manfaatkan rezeki untuk berbagi, karena ini adalah ladang pahala di bulan mulia.”  

3. Diplomasi dan Bijak Menyelesaikan Konflik

   Peran Al-Abbas dalam Perjanjian Hudaibiyah menjadi contoh penyelesaian konflik tanpa kekerasan. “Di bulan penuh berkah ini, hindari permusuhan. Belajar dari Al-Abbas, selesaikan masalah dengan dialog dan kebijaksanaan,” tambahnya.  

Artikel Terkait:
  • Desi Siti Hoerunnisa: Wisuda Awal Perjuangan Baru
  • Raih Jota SSTV Award, Jota Joti UPT SMAN 8 Bone Sukses Digelar
  • Pelantikan Pramuka Pandega Warnai Semangat Baru di Cisayong
  • Pramuka di SMAN 8 Bone menggelar Bimtek Jota Joti Tahun 2023

4. Menghormati Lawan, Meski dalam Beda Pendapat 

   Saat ditawan dalam Perang Badr, Al-Abbas diperlakukan dengan hormat oleh Muslim. “Ramadan mengajarkan kita untuk menjaga akhlak, termasuk kepada yang tidak sependapat. Jangan sampai puasa hanya menahan lapar, tapi lisan dan hati tetap kotor,” tegas Yuliyani.  

5. Warisan Abadi melalui Perbuatan Mulia

   Keturunan Al-Abbas, seperti Kekhalifahan Abbasiyah, menjadi bukti bahwa pilihan hidupnya berdampak lintas generasi. “Di 10 hari pertama Ramadan yang penuh rahmat, tanamkan kebaikan yang akan dikenang seperti warisan Al-Abbas,” imbau Yuliyani.  

Kegiatan ditutup dengan ajakan peserta untuk membuat satu perubahan konkret yang ingin dilakukan di Ramadan ini. 

Jangan Lewatkan:
  • Bergerak Menginspirasi, Pesantren Pramuka Khalifa Gelar Dianpinsat Gudep Tasikmalaya 05.110
  • Syafruddin Bawa Rektor Al-Azhar Kairo ke Indonesia, Jalin Kerja Sama Pendidikan Islam
  • Maraknya Child Grooming, Kurikulum Pendidikan Disorot
  • Prabowo Targetkan 200 Sekolah Rakyat Terealisasi Tahun Ini

“Seperti Al-Abbas yang berubah di usia tak lagi muda, Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri, sekecil apa pun langkahnya,” tutup Yuliyani.  

Abbas bin Abdul Muthalib Pesantren Pramuka Khalifa Ramadan 2025 Ramadan Seru 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?
Next Article Safari Ramadan Dicanangkan di Kota Bangun Darat

Informasi lainnya

Tidur Nanti Saja

21 April 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026

Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

14 April 2026

Kwaran Ponre Matangkan KMD untuk Pembina Pramuka

8 April 2026
Paling Sering Dibaca

Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan

Opini Udex Mundzir

Korupsi Makan Bergizi: Kejahatan yang Harus Dihabisi

Editorial Udex Mundzir

Etika Toilet Umum, Cermin Kesadaran Sosial Sehari-hari

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia

Bisnis Ericka

Jokowi, Mengapa Masih Ikut Campur?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi