Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ujian Jabatan

Selamat mengemban amanah kepada seluruh pemimpin dan pejabat baru negara
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi20 Oktober 2024 Refleksi
Ujian Jabatan
Ilustrasi Ujian Jabatan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mulai 20 Oktober 2024 bangsa Indonesia memiliki Presiden dan Wakil Presiden baru untuk periode 2024 – 2029. Berlanjut pada tanggal 21 Oktober 2024 pelantikan Menteri, Wakil Menteri dan Pejabat selevel menteri. Besar harapan agar para pejabat baru bisa menjalankan tugas dengan baik. Tulisan ini mencoba mengulas apa saja ujian jabatan sebagai pengingat untuk diri sendiri dan bagi siapa saja yang diberi tugas sebagai pejabat.

Tantangan pertama seorang pejabat adalah menghadapi diri sendiri. Akan muncul rasa bangga yang berlebihan apalagi banyak ucapan selamat dan pujian. Tidak banyak orang yang menduduki posisi tersebut. Merasa istimewa karena ada fasilitas khusus, pelayanan prioritas, penghormatan dan lainnya.

Pejabat juga punya wewenang, kendali kekuasaan dan anggaran. Selama ini tanda tangan tidak menjadi keputusan penting. Sekarang bisa menentukan nasib orang lain, masa depan organisasi dan bangsa. Sebuah SK, titah, perintah sangat bertuah. Semua bawahan sigap menjalankan dan kurang peduli apakah itu tepat atau tidak, benar atau salah.

Kondisi ini sangat menggoda untuk terjebak dalam penyalahgunaan kekuasaan. Terjebak dalam konflik kepentingan. Seharusnya mendahulukan kepentingan rakyat. Karena godaan kekuasaan akhirnya mendahulukan kepentingan pribadi, keluarga dan kolega. Apalagi ada peluang untuk memperkaya diri di balik sebuah keputusan. Juga ada celah yang bisa disiasati.

Baca Juga:
  • Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip
  • Hindari Jebakan Kehidupan
  • Merdeka Jiwa
  • Menjadi Kepala Daerah

Menghadapi itu semua caranya menggali ke dalam diri. Tanyakan apa intention, niat, motivasi dan tujuan jadi pemimpin atau pejabat. Hati-hati jika motivasi dan tujuannya untuk kepentingan pribadi dan status sosial. Akan mudah terjebak dalam penyimpangan dan penyalahgunaan. Peluang terbuka luas dan lebar. Ada niat dan kesempatan. Juga ada wewenang dan kekuasaan

Naikkan niat, motivasi dan tujuan kepada level kehormatan, pembuktian dan kontribusi. Menjadi pemimpin dan pejabat publik adalah kehormatan. Bukan dari status sosialnya saja tapi kehormatan karena diberi kesempatan berbuat untuk bangsa. Kehormatan untuk membuktikan kemampuan mengatasi masalah besar bangsa.

Kehormatan untuk berkontribusi yang terbaik demi kemajuan bangsa. Kehormatan karena diberi kesempatan meninggalkan legacy, warisan kebaikan, kenangan dan teladan untuk generasi sekarang dan masa datang. Jika ada pada level ini maka akan terjaga dari berbagai penyimpangan. Ada harga diri yang dijaga melalui prestasi dan kinerja. Ada motivasi menjadi yang terbaik melalui kontribusi. Bahagia karena memberi, bukan menerima.

Tentu akan lebih terjaga lagi jika niat, tujuan dan motivasinya pada level spiritual dan ibadah. Didasari kata demi Allah seperti ucapan umum pada sumpah jabatan. Kata demi Allah mengingatkan bahwa jabatan itu titipan dari Allah yang bersifat sementara. Titipan, amanah dan tugas yang akan dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.

Artikel Terkait:
  • Manusia Bersifat Air
  • Modal Waktu
  • Growth Mindset
  • Vitamin Syukur

Jika ingin lulus pertanggungjawaban maka harus didasari iman takwa, profesional dan berintegritas. Iman takwa membuatnya berhati-hati karena yakin Allah Maha Mengawasi. Profesional membuatnya bekerja efektif, efisien, kreatif, inovatif, solutif untuk meraih keunggulan. Bekerja keras, cerdas, ikhlas, tuntas, mawas dan antusias.

Berintegritas membuatnya bekerja dengan jujur dan amanah, sejalan pikiran, perkataan dan perbuatan. Apa yang dijanjikan berusaha dijalankan. Membangun keterbukaan tak ada kebohongan, kepalsuan dan pencitraan. Membangun partisipasi melalui musyawarah, menampung aspirasi dan pikiran berbeda untuk mencari solusi dan jalan yang terbaik. Membangun teamwork dan sinergi demi aktif bersama membangun bangsa.

Selamat mengemban amanah kepada seluruh pemimpin dan pejabat baru negara. Harapan besar rakyat Indonesia ada di pundak Bapak/Ibu semua. Buatlah rakyat bahagia dan Anda pun juga bahagia karena banyak memberi bukan menerima. Bahagia karena berkontribusi untuk bangsa. Bahagia karena meraih pahala ibadah sosial dan amal jariah untuk dunia dan akhirat. Selamat bekerja. Semoga Allah senantiasa meridhai. Aamiin.

Jangan Lewatkan:
  • Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z
  • Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?
  • Tombol Motivasi
  • Bonus di Perguruan Tinggi: Kewajiban Institusi Pendidikan
Presiden dan Wapres RI Priode 2024-2029 Presiden RI Ujian Jabatan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo Bentuk Badan Haji dan Umrah, Gus Irfan Jadi Kepala
Next Article Prabowo-Gibran Dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029

Informasi lainnya

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

15 Agustus 2026

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

18 Januari 2026

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

17 Januari 2026

Memahami Kuasa Pengampunan Negara

1 Agustus 2025

Musik AI Tanpa Hak Cipta

27 Juli 2025

Menunda Beban, Mengutamakan Rakyat

23 Desember 2024
Paling Sering Dibaca

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Dampak Anjloknya IHSG terhadap Ekonomi Indonesia

Bisnis Ericka

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Mubarok dan Amanah Sejati: Pelajaran Jujur dari Seorang Hamba Sahaya

Islami Ericka

Mengenal Bukit Kelam, Batu Tertinggi di Dunia dari Indonesia

Travel Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi