Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Demi Maskapai Nasional, Jemaah Umrah Diminta Beralih

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek

Keadilan bukan tentang siapa yang lebih kuat, tetapi siapa yang berhak atas kebenaran.
AssyifaAssyifa4 Februari 2025 Bisnis
Sengketa merek pengusaha Indonesia
Kasus sengketa merek pengusaha Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Perjuangan pengusaha lokal dalam mempertahankan hak merek mereka dari gempuran perusahaan raksasa dunia terus menjadi sorotan. Baru-baru ini, TikTok Ltd harus menelan pil pahit setelah kalah dalam sengketa merek melawan Fenfiana Saputra, pengusaha pakaian asal Bandung. Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak gugatan TikTok Ltd yang berusaha menghapus merek “Tik Tok” milik Fenfiana yang telah terdaftar sejak 2009 untuk produk pakaian.

Fenomena ini bukanlah kejadian yang pertama. Sejumlah perusahaan besar dunia juga pernah mengalami kekalahan dalam sengketa merek melawan pengusaha Indonesia. Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa pengusaha lokal memiliki hak yang kuat untuk mempertahankan merek dagang mereka meskipun harus berhadapan dengan perusahaan global dengan sumber daya besar.

Mahkamah Agung Indonesia sebelumnya pernah memenangkan PT Ratania Khatulistiwa, sebuah perusahaan pengrajin rotan asal Surabaya, dalam sengketa dengan IKEA. Perusahaan furnitur asal Swedia itu menggugat hak atas nama “IKEA,” namun kalah karena PT Ratania Khatulistiwa telah lebih dulu mendaftarkan nama tersebut untuk kategori barang rumah tangga di Indonesia. Keputusan ini menegaskan bahwa pendaftaran merek di Indonesia memiliki kekuatan hukum yang harus dihormati oleh semua pihak.

Pierre Cardin, perancang busana asal Prancis, juga mengalami hal serupa. Ia menggugat pengusaha lokal yang menggunakan nama “Pierre Cardin” untuk produk pakaian di Indonesia. Namun, gugatan tersebut ditolak oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan Mahkamah Agung, sehingga pengusaha lokal tetap berhak atas merek tersebut.

Baca Juga:
  • Pedagang Kelontong Dukung Stiker Larangan Jual Rokok ke Anak
  • Hidup dari Dividen Saham? Ini Modal yang Kamu Butuhkan!
  • Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal
  • Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

DC Comics, perusahaan penerbit komik terkenal, juga pernah kalah dalam sengketa dengan PT Marxing Fam Makmur. Perusahaan asal Indonesia ini menggunakan nama Superman dalam produk wafernya, yang kemudian dipermasalahkan oleh DC Comics. Meski awalnya DC Comics kalah dalam dua putusan, akhirnya mereka berhasil memenangkan kasus tersebut dalam gugatan berikutnya pada 2020.

Sementara itu, ExxonMobil, perusahaan minyak raksasa asal Amerika Serikat, harus menerima kenyataan bahwa mereka kalah dalam perebutan merek “TRICO” dari dua pengusaha asal Pluit, Jakarta Utara. Keputusan Mahkamah Agung pada 2023 memperkuat hak kedua pengusaha tersebut atas merek dagang yang mereka daftarkan lebih dulu.

Amazon juga mengalami kekalahan dalam sengketa merek dengan Andrew Tanuwijaya, seorang pengusaha dari Jakarta Utara. Andrew telah mendaftarkan merek “Amazon” untuk kelas produk elektronik seperti antena TV dan tape recorder. Meskipun Amazon menggugatnya ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 2021, gugatan tersebut ditolak, bahkan permohonan kasasi mereka juga ditolak oleh Mahkamah Agung pada 2023.

Artikel Terkait:
  • Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang
  • THR 2025 Cair Lebih Cepat, Siapkan Rencana Anda!
  • Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!
  • XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa merek dagang bukan sekadar nama, tetapi juga hak yang diakui secara hukum. Dalam dunia bisnis, pendaftaran merek menjadi langkah penting untuk melindungi usaha dari klaim perusahaan lain. Pengusaha lokal yang lebih dulu mendaftarkan merek memiliki hak eksklusif atas penggunaannya, terlepas dari seberapa besar atau berpengaruhnya pihak lain yang mencoba menggugatnya.

Keberhasilan pengusaha Indonesia dalam mempertahankan hak mereka dari perusahaan global mencerminkan pentingnya sistem hukum yang adil dan perlindungan terhadap usaha lokal. Hal ini juga menunjukkan bahwa dengan pemahaman yang baik tentang regulasi merek, pengusaha kecil dapat berdiri sejajar dengan korporasi besar.

Bagi para pelaku bisnis di Indonesia, pelajaran dari kasus ini adalah pentingnya segera mendaftarkan merek dagang sejak awal. Perlindungan merek bukan hanya untuk menghindari sengketa di masa depan, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras dan inovasi yang telah dilakukan. Dengan memiliki hak merek yang kuat, bisnis lokal dapat berkembang lebih percaya diri tanpa takut kehilangan identitasnya.

Jangan Lewatkan:
  • Kamu Menjadi Korban Penipuan Online? Begini Cara Melapornya
  • Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion
  • APBS Siapkan Santri Jadi Pengusaha Tangguh
  • Kopi Tuku Branding MRT Cipete
Bisnis Global Hak Kekayaan Intelektual Pengusaha Lokal Perlindungan Usaha Sengketa Merek
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePeringatan Darurat Trending Lagi dengan Istilah PENTOL, Apa Saja Tuntutannya?
Next Article WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut

Informasi lainnya

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

16 Agustus 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

19 Mei 2025

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

19 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Editorial Udex Mundzir

Cokelat! Lezat, Kaya Manfaat, dan Penuh Fakta Menarik

Food Alfi Salamah

Makna Idul Fitri

Islami Lisda Lisdiawati

Mei Ayam Bakso Solo Samarinda Seberang, Sensasi Kuah Kental dan Pentol yang Lezat

Food Alwi Ahmad

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi