Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 12 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut

WWF Indonesia bekerja sama dengan perusahaan wisata bahari untuk mendukung kelestarian pesisir dan meningkatkan ekonomi biru.
AssyifaAssyifa4 Februari 2025 Lingkungan
Wisata bahari berkelanjutan Indonesia 2025
Yayasan WWF Indonesia menggandeng 100 perusahaan yang bergerak di bidang wisata bahari (.wwf)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Yayasan WWF Indonesia menggandeng 100 perusahaan wisata bahari dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut serta memperkuat ekonomi biru di Indonesia. Inisiatif ini dilakukan melalui program Signing Blue, yang mengundang para pelaku wisata bahari dalam diskusi bertajuk “Advancing Responsible Marine Tourism Practices” di Bali Dynasty Resort.

Direktur Program Kelautan & Perikanan WWF Indonesia, Imam Musthofa, mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam mengelola wisata bahari yang bertanggung jawab.

“Di satu sisi, wisata bahari memiliki potensi ekonomi yang besar, tetapi juga memiliki dampak ekologis. Oleh karena itu, Signing Blue hadir untuk membimbing pelaku wisata dalam menerapkan praktik yang lebih berkelanjutan,” ujar Imam dalam keterangan tertulis, Selasa (4/2/2025).

Dalam satu dekade terakhir, Signing Blue telah bermitra dengan lebih dari 100 perusahaan wisata bahari, termasuk operator selam, kapal rekreasi, dan akomodasi wisata dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui sistem pendampingan, praktik wisata berkelanjutan yang diterapkan oleh anggota Signing Blue meningkat sebesar 24%.

Baca Juga:
  • El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026
  • BNPB Tolak Bantuan Asing, Penanganan Karhutla Dianggap Masih Terkendali
  • Plt Bupati Sidoarjo Tinjau Penanganan Banjir
  • Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

Salah satu program utama yang mendukung inisiatif ini adalah Marine Tourism Improvement Program (MTIP). WWF Indonesia mendampingi perusahaan wisata dalam menerapkan strategi yang berkelanjutan dan pengelolaan ekowisata yang lebih efektif.

Herdi Andrariladchi, Assurance Strategy Manager dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC), menyoroti pentingnya sertifikasi global bagi sektor pariwisata Indonesia. Saat ini, baru dua hotel di Indonesia yang memperoleh sertifikasi GSTC, meskipun banyak hotel yang sudah menerapkan prinsip keberlanjutan.

“Sebenarnya, banyak hotel di Indonesia sudah melakukan praktik berkelanjutan, tetapi kurangnya dokumentasi membuat mereka kesulitan mendapatkan sertifikasi. Jika kita memahami indikator dan prosesnya, sebenarnya itu mudah,” ujar Herdi.

Artikel Terkait:
  • Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki
  • Larangan Baru di Bandara Terkenal Eropa Menjadi Sorotan!
  • Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak
  • Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

Sementara itu, Guru Besar Universitas Udayana Agung Suryawan Wiranatha menambahkan bahwa Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC) sedang mengembangkan sistem pengukuran pariwisata berkelanjutan yang lebih menyeluruh.

“Ke depan, ISTC akan berperan dalam mengevaluasi sejauh mana praktik wisata berkelanjutan telah diterapkan di Indonesia,” katanya.

WWF Indonesia berencana memperluas jangkauan Signing Blue agar lebih banyak pelaku wisata bahari yang menerapkan praktik berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menciptakan tata kelola pariwisata yang lebih baik, melestarikan ekosistem laut, dan mendukung pertumbuhan ekonomi biru di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Bahlil Ungkap Riwayat Izin Tambang PT GAG di Raja Ampat
  • Gempa Poso M 5,8 Picu Tsunami Minor 4 Cm
  • Laju Deforestasi Indonesia 2024 Tembus 175 Ribu Ha
  • Koalisi Papua Kecam Intervensi Pejabat Terkait Tambang Raja Ampat
Ekonomi Biru Ekowisata Konservasi Laut Wisata Bahari Berkelanjutan WWF Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek
Next Article Rakyat Kesulitan LPG 3 Kg, Polri Turun Langsung Cek Ketersediaan

Informasi lainnya

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

25 September 2026

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir

Kamu Menjadi Korban Penipuan Online? Begini Cara Melapornya

Bisnis Assyifa

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka

Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut

Islami Ericka

Jokowi, Mengapa Masih Ikut Campur?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi