Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 18 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Satria-1 Satelit Indonesia Sukses Terbang dari Landasan SpaceX

Tahap pertama peluncuran Satria-1 berjalan lancar hingga pendorong pertama melepaskan diri lalu Falcon 9 mendarat sempurna di Bumi
Alfi SalamahAlfi Salamah19 Juni 2023 Techno
Satria-1 Berhasil Diluncurkan
Satelit Republik Indonesia (Satria)-1 Sukses Terluncurkan dan Berhasil Mencapai Target Orbit 146 Bujur Timur, Pada Senin (19/6) Pukul 5.21 WIB atau Minggu (18/6) Pukul 18.21 Waktu Florida, Amerika Serikat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Satelit Republik Indonesia (Satria)-1 sukses terluncurkan dan berhasil mencapai target orbit 146 Bujur Timur. Pada Senin (19/6) pukul 5.21 WIB atau Minggu (18/6) pukul 18.21 waktu Florida, Amerika Serikat, Satelit ini merupakan satelit terbesar yang Indonesia miliki.

Satria-1 meluncur menggunakan roket Falcon 9 dari SpaceX yang terbang dari landasan di Cape Canaveral, Florida. Falcon 9 adalah jenis roket yang memiliki kemampuan mendarat secara vertikal dan dapat berguna kembali untuk misi di masa mendatang.

Tahap Pertama Peluncuran Satria-1

Tahap pertama peluncuran Satria-1 berjalan lancar hingga pendorong pertama melepaskan diri lalu Falcon 9 mendarat sempurna di Bumi.

Pada tahap kedua Satria-1 melanjutkan perjalanan sambil membawa pendorong kedua menuju target orbit. Satria-1 butuh waktu 27 menit hingga sampai di orbit yang sudah ditetapkan.

Baca Juga:
  • 7 Cara Efektif Mempromosikan WhatsApp Channel
  • Modus Baru Penipuan Video Call Gunakan Wajah Baim Wong
  • Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI
  • Tiga Pekerjaan Masa Depan yang Paling Dibutuhkan Dunia

Satria-1 bakal meratakan akses internet di area tertinggal, terdepan, terluar (3T). Rencananya satelit ini bisa memfasilitasi layanan internet di 50 ribu titik fasilitas publik dengan kecepatan 4 Mbps.

Satelit Nusantara 3 dan dirakit Thales Alenia Space (TAS) membangun satelit di Prancis memakai platform SpaceBus NEO.

Biaya Investasi Pembuatan Satelit-1

Biaya investasi pembuatan Satria-1 telah membengkak, awalnya US$450 juta (sekitar Rp6,6 triliun) menjadi US$540 juta (sekitar Rp8 triliun).

Artikel Terkait:
  • Bahaya Tersembunyi di Balik Jam Tangan Pintar
  • AISNESIA Luncurkan Virtual Buoy untuk Efisiensi Navigasi Maritim
  • 7 Aplikasi Jahat yang Harus Segera Anda Hapus
  • Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Tambahan biaya salah satunya karena akan mengangkut semula Satria-1 menggunakan pesawat Antonov namun tak bisa ia lakukan karena kondisi perang Rusia dan Ukraina.

Pengangkutan Satria-1 mereka lakukan dengan kapal kargo Nordic dari perancis menuju Cape Canaveral melalui jalur laut yang membutuhkan waktu 17 hari.

Jangan Lewatkan:
  • Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor
  • Makin Canggih, Ini Alasan Warga Indonesia Pilih HP dengan Fitur AI
  • Waspada, Oknum FB Palsu Mengaku Wakil Ketua DPRD Kaltim
  • DPR AS Desak Apple dan Google Hapus TikTok Januari 2025
Amerika Serikat Satelit Indonesia Satria-1 SpaceX
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePerhatian Jamaah Haji, Kenali Tanda-tanda Serangan Jantung Ini
Next Article Sambut Puncak Haji Petugas Daker Madinah Harus Jaga Kondisi

Informasi lainnya

Palworld, Game Gado-Gado yang Viral

21 Januari 2026

Visa Ditolak AS, Presiden Palestina Gagal Hadiri Sidang PBB

31 Agustus 2025

Trump Resmikan UU Stablecoin Pertama di Amerika Serikat

19 Juli 2025

China Hadirkan Menara Penyaring Udara Setinggi 328 Kaki

28 April 2025

PLTU Gunakan Integrated Security Solutions untuk Cegah Sabotase

27 April 2025

Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

29 Maret 2025
Paling Sering Dibaca

Gunung Andong, Primadona Pendaki Pemula

Travel Alfi Salamah

Isra’ Mi’raj dan Problem Solving

Islami Syamril Al-Bugisyi

Eksploitasi Konsumen: Kuota Hangus, Manipulasi Digital Terstruktur

Editorial Udex Mundzir

Yang Mau Lanjutkan Bangun IKN, Silakan Patungan

Editorial Udex Mundzir

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi