Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Satria-1 Satelit Indonesia Sukses Terbang dari Landasan SpaceX

Tahap pertama peluncuran Satria-1 berjalan lancar hingga pendorong pertama melepaskan diri lalu Falcon 9 mendarat sempurna di Bumi
Alfi SalamahAlfi Salamah19 Juni 2023 Techno
Satria-1 Berhasil Diluncurkan
Satelit Republik Indonesia (Satria)-1 Sukses Terluncurkan dan Berhasil Mencapai Target Orbit 146 Bujur Timur, Pada Senin (19/6) Pukul 5.21 WIB atau Minggu (18/6) Pukul 18.21 Waktu Florida, Amerika Serikat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Satelit Republik Indonesia (Satria)-1 sukses terluncurkan dan berhasil mencapai target orbit 146 Bujur Timur. Pada Senin (19/6) pukul 5.21 WIB atau Minggu (18/6) pukul 18.21 waktu Florida, Amerika Serikat, Satelit ini merupakan satelit terbesar yang Indonesia miliki.

Satria-1 meluncur menggunakan roket Falcon 9 dari SpaceX yang terbang dari landasan di Cape Canaveral, Florida. Falcon 9 adalah jenis roket yang memiliki kemampuan mendarat secara vertikal dan dapat berguna kembali untuk misi di masa mendatang.

Tahap Pertama Peluncuran Satria-1

Tahap pertama peluncuran Satria-1 berjalan lancar hingga pendorong pertama melepaskan diri lalu Falcon 9 mendarat sempurna di Bumi.

Pada tahap kedua Satria-1 melanjutkan perjalanan sambil membawa pendorong kedua menuju target orbit. Satria-1 butuh waktu 27 menit hingga sampai di orbit yang sudah ditetapkan.

Baca Juga:
  • Modus Baru Penipuan Video Call Gunakan Wajah Baim Wong
  • Indosat Transformasi Jadi TechCo, Fokus Kembangkan AI dan Jangkau Daerah Rural
  • 7 Cara Efektif Mempromosikan WhatsApp Channel
  • Evolusi Kecerdasan Buatan: Sejarah, Tokoh Penting, dan Masa Depan

Satria-1 bakal meratakan akses internet di area tertinggal, terdepan, terluar (3T). Rencananya satelit ini bisa memfasilitasi layanan internet di 50 ribu titik fasilitas publik dengan kecepatan 4 Mbps.

Satelit Nusantara 3 dan dirakit Thales Alenia Space (TAS) membangun satelit di Prancis memakai platform SpaceBus NEO.

Biaya Investasi Pembuatan Satelit-1

Biaya investasi pembuatan Satria-1 telah membengkak, awalnya US$450 juta (sekitar Rp6,6 triliun) menjadi US$540 juta (sekitar Rp8 triliun).

Artikel Terkait:
  • PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025
  • Waspada, Oknum FB Palsu Mengaku Wakil Ketua DPRD Kaltim
  • PLTU Gunakan Integrated Security Solutions untuk Cegah Sabotase
  • Panduan Memilih dan Merawat Ban Motor untuk Keselamatan Berkendara

Tambahan biaya salah satunya karena akan mengangkut semula Satria-1 menggunakan pesawat Antonov namun tak bisa ia lakukan karena kondisi perang Rusia dan Ukraina.

Pengangkutan Satria-1 mereka lakukan dengan kapal kargo Nordic dari perancis menuju Cape Canaveral melalui jalur laut yang membutuhkan waktu 17 hari.

Jangan Lewatkan:
  • Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor
  • Makin Canggih, Ini Alasan Warga Indonesia Pilih HP dengan Fitur AI
  • 7 Aplikasi Jahat yang Harus Segera Anda Hapus
  • Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI
Amerika Serikat Satelit Indonesia Satria-1 SpaceX
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePerhatian Jamaah Haji, Kenali Tanda-tanda Serangan Jantung Ini
Next Article Sambut Puncak Haji Petugas Daker Madinah Harus Jaga Kondisi

Informasi lainnya

Palworld, Game Gado-Gado yang Viral

21 Januari 2026

Visa Ditolak AS, Presiden Palestina Gagal Hadiri Sidang PBB

31 Agustus 2025

Trump Resmikan UU Stablecoin Pertama di Amerika Serikat

19 Juli 2025

China Hadirkan Menara Penyaring Udara Setinggi 328 Kaki

28 April 2025

PLTU Gunakan Integrated Security Solutions untuk Cegah Sabotase

27 April 2025

Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

29 Maret 2025
Paling Sering Dibaca

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir

Gaya Politik Kekanak-Kanakan Ala RIDO

Editorial Udex Mundzir

Narasi Dizalimi, Strategi Politik

Editorial Udex Mundzir

Waspada Belanja Online Bodong

Bisnis Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi