Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 16 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Kreativitas adalah mata uang baru di era digital. Siapa yang adaptif, dialah yang memimpin.
ErickaEricka3 Mei 2025 Bisnis
Dr. Lina Marlina , saat menjadi pemateri utama dalam Seminar Ekonomi di Politeknik Triguna Tasikmalaya, Sabtu (3/5/2025).
Dr. Lina Marlina saat menjadi pemateri utama dalam Seminar Ekonomi di Politeknik Triguna Tasikmalaya, Sabtu (3/5/2025).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Generasi Z kini berada di garis depan transformasi ekonomi digital. Dalam Seminar Ekonomi bertajuk “Peran Generasi Z Dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital” yang digelar di Politeknik Triguna Tasikmalaya pada Sabtu (3/5/2025), Dr. Lina Marlina menekankan pentingnya penguasaan alat digital dan personal branding bagi generasi muda.

Menurut Dr. Lina, Gen Z tidak harus menguasai semua bidang, namun penting untuk memahami dan memanfaatkan tools digital seperti Canva, CapCut, Notion, hingga ChatGPT.

“Belajar dari YouTube, ikuti tutorial gratis, dan praktik tiap hari. Itulah cara bertumbuh di dunia digital,” ucapnya menyemangati peserta.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun personal branding sebagai aset utama generasi muda.

Baca Juga:
  • Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!
  • Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia
  • XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi
  • Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

“Tunjukkan keunikan kalian. Entah kalian ilustrator tema lokal atau videografer spesialis acara budaya. Aktiflah di LinkedIn, IG, Behance, atau buat blog portofolio,” tambahnya.

Potensi lokal Tasikmalaya bisa diolah menjadi kekuatan ekonomi baru melalui inovasi desain, kolaborasi lintas generasi, digitalisasi pemasaran, serta penguatan kualitas produk lewat kurasi dan sertifikasi.

“Produk lokal bisa tembus pasar nasional hingga global. Industri kriya bahkan bisa menjadi alat edukasi budaya dan sumber pekerjaan di bidang desain, e-commerce, hingga kurator produk,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa 85% jenis pekerjaan pada tahun 2030 belum ada saat ini. Dunia yang serba cepat dan terdigitalisasi menuntut kemampuan adaptif, kreatif, serta semangat kolaboratif.

Artikel Terkait:
  • Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda
  • BRImo: Solusi Keuangan untuk Kuliah di Luar Negeri
  • Ciri-Ciri Buzzer dan Pengaruhnya dalam Dunia Bisnis
  • Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan

“Tren digital berubah cepat. Dari podcast ke YouTube Shorts, dari IG ke Threads. Siapa yang bisa beradaptasi, dialah pemenangnya,” katanya sambil mengajak mahasiswa untuk aktif mengikuti tren, bergabung komunitas, dan terus memperluas jejaring kreatif.

Dunia bergerak cepat, dan masa depan bukan untuk ditunggu, melainkan untuk diciptakan. Dalam industri kreatif, mahasiswa tak hanya dituntut untuk bekerja, tetapi juga menginspirasi.

“Jika Tasikmalaya mampu melahirkan karya yang mendunia, maka Gen Z juga bisa memulai dari langkah kecil yang berdampak besar. Jangan takut gagal, takutlah jika tidak pernah mencoba. Mari jadikan kreativitas sebagai gaya hidup, dan bersiaplah menjadi generasi pembaharu yang menyongsong masa depan,” pungkasnya.

Jangan Lewatkan:
  • Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek
  • Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan
  • Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional
  • Karyawan Bergaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak
Digitalisasi Ekonomi Kreatif Generasi Z Personal Branding Seminar Ekonomi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGen Z Harus Melek Alat Digital untuk Bangkitkan Ekonomi Kreatif
Next Article PKS Usulkan Tim Khusus Dukung Petani Milenial Kaltim

Informasi lainnya

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

15 Agustus 2026

Ketika Notifikasi Mengalahkan Literasi

3 Juni 2026

Jejak Muda, Prestasi Nyata

21 April 2026

Kasus Video Desa Picu Evaluasi Hukum Kreatif

1 April 2026

Omong Kosong Industri Kreatif

30 Maret 2026

Logika Nol yang Menyesatkan

30 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Kamu Menjadi Korban Penipuan Online? Begini Cara Melapornya

Bisnis Assyifa

Doa-doa Istimewa Keberkahan Saat Menjenguk Bayi Baru Lahir

Islami Alfi Salamah

Belajar Ikhlas

Islami Syamril Al-Bugisyi

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Menembus Gelap

Travel Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi