Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 17 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Pilihan menentukan identitas: bijaklah dalam memilih apa yang kita kenakan.
ErickaEricka27 April 2025 Bisnis
Barang kw
Ilustrasi Produk Palsu (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Industri produk tiruan di sektor fashion terus berkembang pesat di Indonesia. Mulai dari tas, pakaian, hingga sepatu, barang palsu kini mudah ditemukan di pasaran dengan harga jauh lebih murah dibandingkan produk asli.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Gadjah Mada International Journal of Business oleh Iin Mayasari, sikap konsumen terhadap pembelian barang palsu dipengaruhi oleh faktor personal seperti integritas, novelty seeking (keinginan mencari hal baru), serta konsumsi berbasis status sosial.

“Keinginan mencoba sesuatu yang baru membuat konsumen lebih terbuka terhadap pembelian produk palsu,” ungkap hasil riset tersebut.

Namun, nilai integritas pribadi tetap menjadi faktor penting yang menahan kecenderungan ini. Konsumen dengan prinsip kuat lebih memilih tidak membeli produk palsu.

Selain faktor pribadi, aspek sosial juga sangat mempengaruhi. Rekomendasi dari teman atau komunitas meningkatkan niat seseorang untuk membeli produk tiruan.

Baca Juga:
  • Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri
  • Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat
  • ASN BKN Boleh WFA 2 Hari Seminggu, Efisiensi Anggaran dan Uji Kinerja Digital
  • Dropbox PHK 528 Karyawan, Alihkan Fokus pada Investasi AI

Dalam banyak kasus, budaya kolektif membuat perilaku konsumtif terhadap barang palsu dianggap wajar dalam lingkungan sosial.

Sebaliknya, motivasi berbasis vanity seperti keinginan tampil menarik (physical vanity) dan memperlihatkan prestasi (achievement vanity) tidak berpengaruh signifikan. Ini menunjukkan bahwa pembelian barang palsu lebih

banyak didorong oleh dorongan sosial dan rasa penasaran, bukan sekadar gaya hidup mewah.

Meski konsumen sadar kualitas barang palsu lebih rendah, faktor harga murah dan penerimaan sosial tetap membuat produk-produk tiruan laris di pasaran.

Kerugian ekonomi akibat peredaran barang palsu di Indonesia pun sangat besar. Menurut data terbaru dari Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) dan Institute for Economic Analysis of Law and Policy Universitas Pelita Harapan, kerugian akibat produk ilegal, termasuk barang palsu, mencapai sekitar Rp291 triliun pada tahun 2024 .

Artikel Terkait:
  • Waspada Belanja Online Bodong
  • Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional
  • Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital
  • Hukum Jual Beli Emas Digital dalam Islam

Angka ini mencakup potensi kehilangan penerimaan pajak dan hambatan besar terhadap pertumbuhan lapangan kerja di sektor formal.

Menghadapi realitas ini, peneliti menyarankan strategi inovatif seperti memperbanyak mass prestige brand—produk asli dengan harga lebih terjangkau tetapi tetap bergengsi.

Selain itu, edukasi konsumen tentang pentingnya mendukung produk orisinal dan penguatan regulasi perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi langkah penting.

Jangan Lewatkan:
  • Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis
  • Bank Mandiri Berkolaborasi Ciptakan Smart Financing untuk UKM
  • APBS Siapkan Santri Jadi Pengusaha Tangguh
  • Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek

Masa depan industri fashion Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kreativitas para pelaku bisnis, tetapi juga oleh kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih menghargai keaslian dan membangun ekonomi yang lebih sehat.

Barang Palsu Fashion Pembelian Produk Tiruan Perilaku Konsumen Strategi Bisnis Fashion Tren Belanja Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya
Next Article Danau Batu Bumbun Dikembangkan Jadi Wisata Andalan

Informasi lainnya

War Ticket: Ilusi Akses Setara

12 April 2026

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

19 Mei 2025

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

19 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Tukin Dosen: Antara Janji dan Realita

Editorial Udex Mundzir

Jejak Warisan dan Peluang di Desa Krampon

Editorial Udex Mundzir

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

Bisnis Udex Mundzir

Barang yang Jarang Dipakai Akan Dihisab di Akhirat

Islami Ericka

Inilah Harga Baru Pembuatan Paspor Mulai 17 Desember

Travel Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi