Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 16 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Pilihan menentukan identitas: bijaklah dalam memilih apa yang kita kenakan.
ErickaEricka27 April 2025 Bisnis
Barang kw
Ilustrasi Produk Palsu (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Industri produk tiruan di sektor fashion terus berkembang pesat di Indonesia. Mulai dari tas, pakaian, hingga sepatu, barang palsu kini mudah ditemukan di pasaran dengan harga jauh lebih murah dibandingkan produk asli.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Gadjah Mada International Journal of Business oleh Iin Mayasari, sikap konsumen terhadap pembelian barang palsu dipengaruhi oleh faktor personal seperti integritas, novelty seeking (keinginan mencari hal baru), serta konsumsi berbasis status sosial.

“Keinginan mencoba sesuatu yang baru membuat konsumen lebih terbuka terhadap pembelian produk palsu,” ungkap hasil riset tersebut.

Namun, nilai integritas pribadi tetap menjadi faktor penting yang menahan kecenderungan ini. Konsumen dengan prinsip kuat lebih memilih tidak membeli produk palsu.

Selain faktor pribadi, aspek sosial juga sangat mempengaruhi. Rekomendasi dari teman atau komunitas meningkatkan niat seseorang untuk membeli produk tiruan.

Baca Juga:
  • Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat
  • Pedagang Kelontong Dukung Stiker Larangan Jual Rokok ke Anak
  • Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen
  • Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda

Dalam banyak kasus, budaya kolektif membuat perilaku konsumtif terhadap barang palsu dianggap wajar dalam lingkungan sosial.

Sebaliknya, motivasi berbasis vanity seperti keinginan tampil menarik (physical vanity) dan memperlihatkan prestasi (achievement vanity) tidak berpengaruh signifikan. Ini menunjukkan bahwa pembelian barang palsu lebih

banyak didorong oleh dorongan sosial dan rasa penasaran, bukan sekadar gaya hidup mewah.

Meski konsumen sadar kualitas barang palsu lebih rendah, faktor harga murah dan penerimaan sosial tetap membuat produk-produk tiruan laris di pasaran.

Kerugian ekonomi akibat peredaran barang palsu di Indonesia pun sangat besar. Menurut data terbaru dari Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) dan Institute for Economic Analysis of Law and Policy Universitas Pelita Harapan, kerugian akibat produk ilegal, termasuk barang palsu, mencapai sekitar Rp291 triliun pada tahun 2024 .

Artikel Terkait:
  • Kopi Tuku Branding MRT Cipete
  • Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek
  • Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan
  • Kamu Menjadi Korban Penipuan Online? Begini Cara Melapornya

Angka ini mencakup potensi kehilangan penerimaan pajak dan hambatan besar terhadap pertumbuhan lapangan kerja di sektor formal.

Menghadapi realitas ini, peneliti menyarankan strategi inovatif seperti memperbanyak mass prestige brand—produk asli dengan harga lebih terjangkau tetapi tetap bergengsi.

Selain itu, edukasi konsumen tentang pentingnya mendukung produk orisinal dan penguatan regulasi perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi langkah penting.

Jangan Lewatkan:
  • Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan
  • Dampak Anjloknya IHSG terhadap Ekonomi Indonesia
  • 7 Kunci Sukses ala Bill Gates yang Bisa Kamu Terapkan
  • Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Masa depan industri fashion Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kreativitas para pelaku bisnis, tetapi juga oleh kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih menghargai keaslian dan membangun ekonomi yang lebih sehat.

Barang Palsu Fashion Pembelian Produk Tiruan Perilaku Konsumen Strategi Bisnis Fashion Tren Belanja Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya
Next Article Danau Batu Bumbun Dikembangkan Jadi Wisata Andalan

Informasi lainnya

War Ticket: Ilusi Akses Setara

12 April 2026

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

19 Mei 2025

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

19 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Refleksi Alfi Salamah

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

Happy Alfi Salamah

Mike Tyson vs Jake Paul, Duel Fenomenal untuk Konten YouTube!

Editorial Udex Mundzir

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah

Panduan Berkunjung ke Klinik IMC

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi