Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sawer Meriah di Kampung Citepus

“Kebahagiaan sejati adalah saat berbagi kebahagiaan dengan orang lain.”
Lina MarlinaLina Marlina10 Januari 2025 Happy 763 Views
Tradisi sawer adat Sunda
Tanpa berebut tidak seru, sawer panganten (.dex)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Suasana meriah meliputi Kampung Citepus saat pernikahan adat Sunda antara Cucu Hadis dan Susan digelar pada 10 Januari 2025. Prosesi saweran menjadi daya tarik utama, membawa keceriaan tidak hanya bagi pasangan pengantin tetapi juga warga sekitar.

Berbagai benda simbolis, mulai dari beras putih, uang logam, hingga kunyit, ditaburkan oleh Bi Oting dan keluarga besar kedua mempelai, disambut antusias oleh para tamu dan warga yang hadir.

Filosofi dalam Setiap Taburan

Tradisi sawer adalah bagian tak terpisahkan dari adat Sunda. Lebih dari sekadar hiburan, setiap benda yang ditaburkan memiliki filosofi mendalam:

Baca Juga:
  • 6 Alasan Mengapa Suami Harus Memeluk Istri Setiap Hari
  • Kerja Seru di Luar Rumah, Bukan Sekadar Gaya
  • Pandemi Berlalu, Industri Film Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan
  • Lulusan Gen Z Banyak Dipecat? Kenali Masalah dan Solusinya
  • Beras putih, melambangkan kesejahteraan dan kebahagiaan dalam rumah tangga.
  • Uang logam, simbol kelancaran rezeki
  • Permen, menggambarkan kehidupan rumah tangga yang manis.
  • Kunyit, menyiratkan keberkahan dan kemuliaan.
  • Bunga, doa agar pasangan harum namanya di tengah masyarakat.
  • Daun sirih, lambang kerukunan dan saling pengertian.

Prosesi ini diiringi dengan lantunan tembang Sunda penuh petuah dari juru sawer, yang menyampaikan nasihat tentang pentingnya cinta, kesetiaan, dan kerja sama dalam membangun rumah tangga.

Kebahagiaan yang Dibagikan

Setelah benda-benda simbolis ditaburkan, warga yang hadir berebut saweran dengan penuh sukacita. Anak-anak hingga orang dewasa berpartisipasi, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban. Dalam adat Sunda, momen ini tidak hanya dianggap sebagai hiburan tetapi juga sebagai wujud berbagi berkah dengan masyarakat sekitar.

Panitia acara memastikan prosesi berlangsung tertib agar tidak terjadi kericuhan. Kehangatan dari tradisi ini mengajarkan makna gotong royong dan semangat kebersamaan yang kerap dirindukan dalam kehidupan modern.

Artikel Terkait:
  • Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak
  • Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia
  • Beban Mental dalam Pernikahan
  • Soft Living: Hidup lebih pelan, bahagia lebih lama

Awal Kehidupan yang Berkah

Tradisi sawer dalam pernikahan Cucu dan Susan menciptakan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Selain menjadi awal yang penuh doa bagi kedua mempelai, tradisi ini menjadi pengingat bahwa adat istiadat adalah warisan yang patut dijaga.

Cucu dan Susan, saat sesi foto ruang terbuka

Semoga Cucu Hadis dan Susan menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis dan penuh cinta, dilimpahi berkah sakinah, mawaddah, dan rahmah. Kebahagiaan yang mereka bagikan di hari istimewa ini akan terus dikenang sebagai inspirasi bagi masyarakat Kampung Citepus.

Jangan Lewatkan:
  • Keunikan Sapaan Akrab Laki-Laki di Indonesia
  • Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan
  • Pegeseran Makna Staycation dan Arti Sebenarnya
  • Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024
Adat Pernikahan Sawer Budaya Indonesia Kampung Citepus Pernikahan Harmonis Tradisi Sunda
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKomisi II Usul Kepala Daerah yang tak Masuk Sengketa MK Dilantik Duluan
Next Article Jelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur

Informasi lainnya

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

25 Agustus 2026

Self Healing, Tren atau Pelarian?

22 Januari 2026

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

11 Januari 2026

Soft Living: Hidup lebih pelan, bahagia lebih lama

29 Oktober 2025

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

29 Oktober 2025

Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam

15 September 2025
Paling Sering Dibaca

Pesona Kawaguchiko dengan Latar Gunung Fuji

Travel Alfi Salamah

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir

Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat

Food Lina Marlina

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir

Etika Digital dalam Islam

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi